<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perdagangan Perdana, Uni-Charm Raih Dana IPO Terbesar di 2019</title><description>PT Uni-Charm Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek  Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/278/2144134/perdagangan-perdana-uni-charm-raih-dana-ipo-terbesar-di-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/278/2144134/perdagangan-perdana-uni-charm-raih-dana-ipo-terbesar-di-2019"/><item><title>Perdagangan Perdana, Uni-Charm Raih Dana IPO Terbesar di 2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/278/2144134/perdagangan-perdana-uni-charm-raih-dana-ipo-terbesar-di-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/278/2144134/perdagangan-perdana-uni-charm-raih-dana-ipo-terbesar-di-2019</guid><pubDate>Jum'at 20 Desember 2019 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/20/278/2144134/perdagangan-perdana-uni-charm-raih-dana-ipo-terbesar-di-2019-VMdFFsprh4.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Uni Charm (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/20/278/2144134/perdagangan-perdana-uni-charm-raih-dana-ipo-terbesar-di-2019-VMdFFsprh4.jpeg</image><title>IPO Uni Charm (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Uni-Charm Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham atau initial public ofering (IPO) pada hari ini, Jumat (20/12/2019). Emiten berkode UCID tersebut  menjadi emiten ke-54 di 2019 yang melantai di bursa.
Dalam aksi korporasi ini perseroan melepas sebanyak-banyaknya 831,31 juta saham ke publik atau setara 20% dari modal ditempatkan setelah IPO. Jumlah saham yang dilepas tersebut termasuk juga saham karyawan (Employee Stock Allocation atau ESA) yang dialokasikan sebanyak-banyaknya sebesar 1,70 juta saham atau sebanyak-banyaknya 0,04% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Baca juga:  Perdana di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2%
Adapun harga penawaran saham ditetapkan sebesar Rp1.500 per saham. Dengan demikian UCID berpotensi meraup dana segar sebesar Rp1,25 triliun, sekaligus menjadi IPO terbesar di sepanjang 2019. Pada pembukaan perdagangan, saham UCID naik 150 poin atau 10% ke level Rp1.650 dari harga IPO. Saham UCID ditransaksikan sebanyak 64 kali dengan volume sebanyak 9.601 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,57 miliar.
&amp;ldquo;Dukungan dan sambutan yang diberikan oleh pasar modal Indonesia hingga kami dapat dicatatkan sahamnya di BEI merupakan bukti kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Pencatatan saham ini juga merupakan bukti komitmen Uni-Charm Indonesia kepada para stakeholders dan rekan usaha kami,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Uni-Charn Yuji Ishii saat membuka perdagangan di BEI, Jakarta, Jumat (20/12/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/02/06/55733/282487_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Rencananya, perseroan bakal menggunakan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 64,6% untuk kebutuhan belanja modal yakni pembelian fasilitas produksi baru dan peremajaan fasilitas produksi yang sudah ada. Kemudian sekitar 20,6% digunakan untuk pembayaran utang dan sebesar 14,8% digunakan untuk modal kerja.Dengan demikian, setelah IPO, komposisi pemegang saham Uni-Charm  menjadi 59,20% UC Corporation, 20,80% Purinusa, dan 20% Masyarakat.  Adapun perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi  efek.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/02/06/55733/282489_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sekedar diketahui, Uni-Charm Indonesia merupakan anak usaha dari  Unicharm Corporation. Perseroan memiliki kegiatan usaha utama yakni  produsen popok bayi, produk pembalut wanita dan produk popok dewasa,  serta produk perawatan hewan peliharaan, kosmetik dan produk rumah  tangga. Pada Maret 1998, Perseroan mulai memproduksi produk pembalut  wanita bermerek Charm.
Saat ini perseroan mengoperasikan empat pabrik yang berlokasi di  Karawang dan Mojokerto. Total kapasitas produksi sekitar 8 miliar produk  per tahun dengan total rata-rata tingkat utilisasi sebesar 82%.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Uni-Charm Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham atau initial public ofering (IPO) pada hari ini, Jumat (20/12/2019). Emiten berkode UCID tersebut  menjadi emiten ke-54 di 2019 yang melantai di bursa.
Dalam aksi korporasi ini perseroan melepas sebanyak-banyaknya 831,31 juta saham ke publik atau setara 20% dari modal ditempatkan setelah IPO. Jumlah saham yang dilepas tersebut termasuk juga saham karyawan (Employee Stock Allocation atau ESA) yang dialokasikan sebanyak-banyaknya sebesar 1,70 juta saham atau sebanyak-banyaknya 0,04% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Baca juga:  Perdana di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2%
Adapun harga penawaran saham ditetapkan sebesar Rp1.500 per saham. Dengan demikian UCID berpotensi meraup dana segar sebesar Rp1,25 triliun, sekaligus menjadi IPO terbesar di sepanjang 2019. Pada pembukaan perdagangan, saham UCID naik 150 poin atau 10% ke level Rp1.650 dari harga IPO. Saham UCID ditransaksikan sebanyak 64 kali dengan volume sebanyak 9.601 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp1,57 miliar.
&amp;ldquo;Dukungan dan sambutan yang diberikan oleh pasar modal Indonesia hingga kami dapat dicatatkan sahamnya di BEI merupakan bukti kepercayaan yang diberikan kepada perseroan. Pencatatan saham ini juga merupakan bukti komitmen Uni-Charm Indonesia kepada para stakeholders dan rekan usaha kami,&amp;rdquo; ujar Direktur Utama Uni-Charn Yuji Ishii saat membuka perdagangan di BEI, Jakarta, Jumat (20/12/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/02/06/55733/282487_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Rencananya, perseroan bakal menggunakan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 64,6% untuk kebutuhan belanja modal yakni pembelian fasilitas produksi baru dan peremajaan fasilitas produksi yang sudah ada. Kemudian sekitar 20,6% digunakan untuk pembayaran utang dan sebesar 14,8% digunakan untuk modal kerja.Dengan demikian, setelah IPO, komposisi pemegang saham Uni-Charm  menjadi 59,20% UC Corporation, 20,80% Purinusa, dan 20% Masyarakat.  Adapun perseroan menunjuk PT Sinarmas Sekuritas sebagai penjamin emisi  efek.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/02/06/55733/282489_medium.jpg&quot; alt=&quot;IHSG Ditutup Menguat 76,4 Poin Hari Ini&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Sekedar diketahui, Uni-Charm Indonesia merupakan anak usaha dari  Unicharm Corporation. Perseroan memiliki kegiatan usaha utama yakni  produsen popok bayi, produk pembalut wanita dan produk popok dewasa,  serta produk perawatan hewan peliharaan, kosmetik dan produk rumah  tangga. Pada Maret 1998, Perseroan mulai memproduksi produk pembalut  wanita bermerek Charm.
Saat ini perseroan mengoperasikan empat pabrik yang berlokasi di  Karawang dan Mojokerto. Total kapasitas produksi sekitar 8 miliar produk  per tahun dengan total rata-rata tingkat utilisasi sebesar 82%.</content:encoded></item></channel></rss>
