<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Beberkan Penyebab Kredit Perbankan Tumbuh Melambat di 2019</title><description>Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan  penyebab melambatnya pertumbuhan kredit perbankan di 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/320/2144497/menko-airlangga-beberkan-penyebab-kredit-perbankan-tumbuh-melambat-di-2019</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/320/2144497/menko-airlangga-beberkan-penyebab-kredit-perbankan-tumbuh-melambat-di-2019"/><item><title>Menko Airlangga Beberkan Penyebab Kredit Perbankan Tumbuh Melambat di 2019</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/320/2144497/menko-airlangga-beberkan-penyebab-kredit-perbankan-tumbuh-melambat-di-2019</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/20/320/2144497/menko-airlangga-beberkan-penyebab-kredit-perbankan-tumbuh-melambat-di-2019</guid><pubDate>Jum'at 20 Desember 2019 21:45 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/20/320/2144497/menko-airlangga-beberkan-penyebab-kredit-perbankan-tumbuh-melambat-di-2019-3w10nANrNI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/20/320/2144497/menko-airlangga-beberkan-penyebab-kredit-perbankan-tumbuh-melambat-di-2019-3w10nANrNI.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan penyebab melambatnya pertumbuhan kredit perbankan di 2019. Pasalnya, perlambatan tersebut dikarenakan rata-rata bunga korporasi masih tinggi di angka 10,7%.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga sebanyak empat kali dan terakhir berada di angka 5%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Lesu, BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Kredit 2019 Jadi 8%
&quot;Spread dari 5% ke 10,7% itu tidak mendorong kredit tumbuh. Dan ini salah satu persoalan,&quot; ujar dia di Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (20/12/2019).
&amp;nbsp;
Maka itu, lanjut dia, dirinya meminta agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan di Indonesia. Di mana, Perbankan agar dapat mempercepat penurunan bunganya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Permintaan Kredit Korporasi Melambat, Begini Penjelasan Gubernur BI
&quot;Jadi, kami sudah sampaikan ke OJK, untuk transmisinya dipercepat,&quot; ungkap dia

Dia menambahkan, pemerintah saat ini menurunkan suku bunga kredit usaha mikro (KUR) ke angka 6%, agar  mendongkrak pertumbuhan kredit.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rendahnya Suku Bunga Belum Mampu Dongkrak Pertumbuhan Kredit
&quot;Kami menurunkan suku bunga kredit usaha mikro (KUR) ke angka 6% dan berlaku mulai Januari 2020,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membeberkan penyebab melambatnya pertumbuhan kredit perbankan di 2019. Pasalnya, perlambatan tersebut dikarenakan rata-rata bunga korporasi masih tinggi di angka 10,7%.

Seperti diketahui, Bank Indonesia (BI) sudah menurunkan suku bunga sebanyak empat kali dan terakhir berada di angka 5%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Lesu, BI Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Kredit 2019 Jadi 8%
&quot;Spread dari 5% ke 10,7% itu tidak mendorong kredit tumbuh. Dan ini salah satu persoalan,&quot; ujar dia di Airlangga di kantornya, Jakarta, Jumat (20/12/2019).
&amp;nbsp;
Maka itu, lanjut dia, dirinya meminta agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan di Indonesia. Di mana, Perbankan agar dapat mempercepat penurunan bunganya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Permintaan Kredit Korporasi Melambat, Begini Penjelasan Gubernur BI
&quot;Jadi, kami sudah sampaikan ke OJK, untuk transmisinya dipercepat,&quot; ungkap dia

Dia menambahkan, pemerintah saat ini menurunkan suku bunga kredit usaha mikro (KUR) ke angka 6%, agar  mendongkrak pertumbuhan kredit.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rendahnya Suku Bunga Belum Mampu Dongkrak Pertumbuhan Kredit
&quot;Kami menurunkan suku bunga kredit usaha mikro (KUR) ke angka 6% dan berlaku mulai Januari 2020,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
