<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Drama Batalnya Rudiantara Jadi Bos PLN</title><description>Teka-teki nama bos baru PT PLN (Persero) akhirnya terjawab setelah ditunjuknya Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/23/320/2145363/drama-batalnya-rudiantara-jadi-bos-pln</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/23/320/2145363/drama-batalnya-rudiantara-jadi-bos-pln"/><item><title>Drama Batalnya Rudiantara Jadi Bos PLN</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/23/320/2145363/drama-batalnya-rudiantara-jadi-bos-pln</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/23/320/2145363/drama-batalnya-rudiantara-jadi-bos-pln</guid><pubDate>Senin 23 Desember 2019 21:04 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/23/320/2145363/drama-batalnya-rudiantara-jadi-bos-pln-uSUuHfTCZB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rudiantara (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/23/320/2145363/drama-batalnya-rudiantara-jadi-bos-pln-uSUuHfTCZB.jpg</image><title>Rudiantara (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Teka-teki nama bos baru PT PLN (Persero) akhirnya terjawab setelah ditunjuknya Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama. Keputusan ini cukup mengagetkan mengingat sebelumnya nama Rudiantara yang di gadang-gadang menjadi bos baru PLN.
Dalam berbagai kesempatan bahkan nama Rudiantara terus disebut-sebut akan mengisi posisi Dirut PLN. Bahkan nama Rudiantara sudah disebut oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengisi posisi orang nomor satu di perusahaan listrik milik negara tersebut.
Baca Juga: Sah! Zulkifli Zaini Jadi Dirut PLN
Menanggapi kekisruhan itu, Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, alasan mengapa lebih memilih Zulkifli karena dianggap lebih cocok dengan kebutuhan PLN saat ini. Adapun PLN lebih fokus untuk memperluas distribusi listrik dibandingkan membangun pembangkit.
&amp;ldquo;Untuk saat ini yang terbaik yang dibutuhkan PLN, pak Zulkifli,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Arya menjelaskan, saat ini PLN membutuhkan sosok yang mampu memperbaiki keuangan PLN. Salah satu caranya dengan melakukan efisiensi. Atas dasar itu, menurut Arya, Erick Thohir menilai sosok Zulkifli lebih tepat dibandingkan Rudiantara. Mengingat background Zulkifli yang merupakan seorang banker.
&amp;ldquo;Pak Zulkifli ini ahli di management keuangan, kebutuhan PLN saat ini kita lihat ingin ekspansi dan perkuat distribusi, artinya cash flow harus kuat,&amp;rdquo; kata Arya.Arya pun membantah Rudiantara tak dipilih karena alasan politis.  Menurut dia, pemilihan dirut PLN semata-mata melihat kebutuhan perseroan  tersebut. Selain itu, dirinya juga menyebut jika memang Rudiantara  masuk dalam salah satu bursa bos PLN bersama tiga orang lainnya. Hanya  saja dirinya tidak menyebutkan salah satu nama dari tiga nama yang  diajukan sebagai bos BUMN.
Asal tahu saja, sebelumnya ada tiga nama yang diajukan kepada Tim  Penilai Akhir (TPA) untuk mengisi jabatan Bos PLN. Ketiga nama tersebut  adalah Rudiantara, lalu PLT Direktur Utama PLN Sripeni Inten dan satu  nama yang dirahasiakan.

&quot;Enggak ada lah kayak begitu (unsur politis),&quot; ucap Arya.
Mengenai kelanjutan nasib Rudiantara, Arya menyebut nama mantan  Menteri Komunikasi dan Informatika itu tidak akan digantungkan begitu  saja. Pihaknya pasti akan mencarikan posisi yang pas untuk mengisi  jabatan Bos perusahaan BUMN.
&quot;Nanti kita lihat kalau ada kebutuhan BUMN bisa kita mintakan lagi beliau. Apalagi datanya kami sudah dapat,&quot; ucapnya. (kmj)&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Teka-teki nama bos baru PT PLN (Persero) akhirnya terjawab setelah ditunjuknya Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama. Keputusan ini cukup mengagetkan mengingat sebelumnya nama Rudiantara yang di gadang-gadang menjadi bos baru PLN.
Dalam berbagai kesempatan bahkan nama Rudiantara terus disebut-sebut akan mengisi posisi Dirut PLN. Bahkan nama Rudiantara sudah disebut oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mengisi posisi orang nomor satu di perusahaan listrik milik negara tersebut.
Baca Juga: Sah! Zulkifli Zaini Jadi Dirut PLN
Menanggapi kekisruhan itu, Staff Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, alasan mengapa lebih memilih Zulkifli karena dianggap lebih cocok dengan kebutuhan PLN saat ini. Adapun PLN lebih fokus untuk memperluas distribusi listrik dibandingkan membangun pembangkit.
&amp;ldquo;Untuk saat ini yang terbaik yang dibutuhkan PLN, pak Zulkifli,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (23/12/2019).

Arya menjelaskan, saat ini PLN membutuhkan sosok yang mampu memperbaiki keuangan PLN. Salah satu caranya dengan melakukan efisiensi. Atas dasar itu, menurut Arya, Erick Thohir menilai sosok Zulkifli lebih tepat dibandingkan Rudiantara. Mengingat background Zulkifli yang merupakan seorang banker.
&amp;ldquo;Pak Zulkifli ini ahli di management keuangan, kebutuhan PLN saat ini kita lihat ingin ekspansi dan perkuat distribusi, artinya cash flow harus kuat,&amp;rdquo; kata Arya.Arya pun membantah Rudiantara tak dipilih karena alasan politis.  Menurut dia, pemilihan dirut PLN semata-mata melihat kebutuhan perseroan  tersebut. Selain itu, dirinya juga menyebut jika memang Rudiantara  masuk dalam salah satu bursa bos PLN bersama tiga orang lainnya. Hanya  saja dirinya tidak menyebutkan salah satu nama dari tiga nama yang  diajukan sebagai bos BUMN.
Asal tahu saja, sebelumnya ada tiga nama yang diajukan kepada Tim  Penilai Akhir (TPA) untuk mengisi jabatan Bos PLN. Ketiga nama tersebut  adalah Rudiantara, lalu PLT Direktur Utama PLN Sripeni Inten dan satu  nama yang dirahasiakan.

&quot;Enggak ada lah kayak begitu (unsur politis),&quot; ucap Arya.
Mengenai kelanjutan nasib Rudiantara, Arya menyebut nama mantan  Menteri Komunikasi dan Informatika itu tidak akan digantungkan begitu  saja. Pihaknya pasti akan mencarikan posisi yang pas untuk mengisi  jabatan Bos perusahaan BUMN.
&quot;Nanti kita lihat kalau ada kebutuhan BUMN bisa kita mintakan lagi beliau. Apalagi datanya kami sudah dapat,&quot; ucapnya. (kmj)&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
