<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Perkirakan Inflasi Desember Terendah Dalam 5 Tahun Terakhir</title><description>Bank Indonesia (BI) memperkirakan pada Minggu keempat Desember 2019 terjadi inflasi sebesar 0,55% (month to month/mtm).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/20/2146643/bi-perkirakan-inflasi-desember-terendah-dalam-5-tahun-terakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/20/2146643/bi-perkirakan-inflasi-desember-terendah-dalam-5-tahun-terakhir"/><item><title>BI Perkirakan Inflasi Desember Terendah Dalam 5 Tahun Terakhir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/20/2146643/bi-perkirakan-inflasi-desember-terendah-dalam-5-tahun-terakhir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/20/2146643/bi-perkirakan-inflasi-desember-terendah-dalam-5-tahun-terakhir</guid><pubDate>Jum'at 27 Desember 2019 17:07 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/27/20/2146643/bi-perkirakan-inflasi-desember-terendah-dalam-5-tahun-terakhir-AQzYtIgUg8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/27/20/2146643/bi-perkirakan-inflasi-desember-terendah-dalam-5-tahun-terakhir-AQzYtIgUg8.jpg</image><title>Perry Warjiyo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pada Minggu keempat Desember 2019 terjadi inflasi sebesar 0,55% (month to month/mtm). Hal tersebut berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan BI.

&quot;Inflasi, berdasarkan survei pemantauan kami sampai Minggu keempat Desember, kita perkirakan inflasinya 0,55% month to month atau kalau dihitung secara tahunannya 2,93%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: BI Ramalkan Inflasi 2019 Lebih Rendah dari 3,1%
Maka itu, lanjut dia, inflasi ini di bawah rata-rata historis 5 tahun yang 0,58%. &quot;Dan Alhamdulillah ini di bawah 3%. Karena perkiraan kami sebelumnya 3,1%,&quot; ungkap dia.

Menurut dia, dengan inflasi seperti itu, menjadi kinerja yang sangat bagus dalam lima tahun terakhir. Di mana inflasinya di sekitar 3%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Inflasi Desember Cenderung Tinggi, Pemicunya Tarif Angkutan hingga Rokok
&quot;Kalau untuk penyumbang inflasinya bulan ini biasa tarif angkutan udara 0,07%, telur ayam 0,08%, bawang merah 0,08%. Sementara yang deflasi cabe merah 0,05% dan cabe rawit 0,02%,&quot; ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini laju inflasi hingga akhir tahun akan terjaga rendah yakni di bawah 3,5%. Hal itu berdasarkan realisasi inflasi tahun kalender hingga November 2019 yang terjaga rendah.
&amp;nbsp;Baca juga:
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi di November sebesar 0,14% (month to month/mtm). Dengan demikian, angka inflasi tahun kalender 2019 yakni 2,37% dan inflasi dari tahun ke tahun adalah sebesar 3,0% (year on year/yoy).</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan pada Minggu keempat Desember 2019 terjadi inflasi sebesar 0,55% (month to month/mtm). Hal tersebut berdasarkan Survei Pemantauan Harga (SPH) yang dilakukan BI.

&quot;Inflasi, berdasarkan survei pemantauan kami sampai Minggu keempat Desember, kita perkirakan inflasinya 0,55% month to month atau kalau dihitung secara tahunannya 2,93%,&quot; ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (27/12/2019).
&amp;nbsp;Baca juga: BI Ramalkan Inflasi 2019 Lebih Rendah dari 3,1%
Maka itu, lanjut dia, inflasi ini di bawah rata-rata historis 5 tahun yang 0,58%. &quot;Dan Alhamdulillah ini di bawah 3%. Karena perkiraan kami sebelumnya 3,1%,&quot; ungkap dia.

Menurut dia, dengan inflasi seperti itu, menjadi kinerja yang sangat bagus dalam lima tahun terakhir. Di mana inflasinya di sekitar 3%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Inflasi Desember Cenderung Tinggi, Pemicunya Tarif Angkutan hingga Rokok
&quot;Kalau untuk penyumbang inflasinya bulan ini biasa tarif angkutan udara 0,07%, telur ayam 0,08%, bawang merah 0,08%. Sementara yang deflasi cabe merah 0,05% dan cabe rawit 0,02%,&quot; ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meyakini laju inflasi hingga akhir tahun akan terjaga rendah yakni di bawah 3,5%. Hal itu berdasarkan realisasi inflasi tahun kalender hingga November 2019 yang terjaga rendah.
&amp;nbsp;Baca juga:
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi di November sebesar 0,14% (month to month/mtm). Dengan demikian, angka inflasi tahun kalender 2019 yakni 2,37% dan inflasi dari tahun ke tahun adalah sebesar 3,0% (year on year/yoy).</content:encoded></item></channel></rss>
