<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Tiket Pesawat Mahal di Liburan Tahun Baru, Ini Alasannya!</title><description>Mahalnya tiket pesawat masih menjadi keluhan masyarakat pada musim liburan kali ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/320/2146764/harga-tiket-pesawat-mahal-di-liburan-tahun-baru-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/320/2146764/harga-tiket-pesawat-mahal-di-liburan-tahun-baru-ini-alasannya"/><item><title>Harga Tiket Pesawat Mahal di Liburan Tahun Baru, Ini Alasannya!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/320/2146764/harga-tiket-pesawat-mahal-di-liburan-tahun-baru-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/27/320/2146764/harga-tiket-pesawat-mahal-di-liburan-tahun-baru-ini-alasannya</guid><pubDate>Jum'at 27 Desember 2019 21:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/27/320/2146764/harga-tiket-pesawat-mahal-di-liburan-tahun-baru-ini-alasannya-xCEZYx3rAJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/27/320/2146764/harga-tiket-pesawat-mahal-di-liburan-tahun-baru-ini-alasannya-xCEZYx3rAJ.jpg</image><title>Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Mahalnya tiket pesawat masih menjadi keluhan masyarakat pada musim liburan kali ini. Meskipun pemerintah sudah memberikan diskon 50% untuk penerbangan murah alias Low Cost Carrier (LCC).
Pengamat penerbangan Arista Atmadjati mengatakan, masih mahalnya harga tiket pesawat saat ini karena sekarang sudah memasuki masa liburan natal dan tahun baru. Pada masa liburan ini biasanya maskapai mulai menaikkan harga tiketnya mendekati Tarif Batas Atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Hati-Hati Beli Tiket Pesawat Online, Banyak Penyesatan Informasi
&quot;Kalau mahal ini kan periode peak season yang dimulai dari 15 November 2019 sampai dengan 7 Januari 2020 memang semua maskapai lagi jual tiket di tarif batas atas,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (27/12/2019).
Mengenai adanya isu harga tiket yang belum juga turun, Arista menganggap ada beberapa pertimbangan mengapa maskapai tidak menurunkan terlalu tinggi. Pertama adalah masalah keuangan maskapai yang mana sebelum tahun 2019 ini hampir semuanya memiliki kinerja yang kurang baik.

Alasannya karena komponen-komponen biaya operasional dari suku cadang pesawat hingga agan akar avtur dibeli dengan menggunakan dolar Amerika Serikat. Sedangkan revenue yang diterima maskapai adalah sebagian besar yakni Rupiah.
&quot;Karena memang komponen-komponen biaya maskapai di Indonesia 70% impor dengan memakai pembelian dalam USD. Padahal revenue maskapai 80% dalam rupiah hanya terbang dengan rute sedikit ke luar negeri. Kecuali Garuda Indonesia yang lumayan punya puluhan rute ke luar negeri,&quot; jelasnya.
Pertimbangan selanjutnya adalah berbeda-beda harga jual avtur di setiap provinsi. Sebagai gambaran, Mengutip laman Pertamina Aviation, Jumat (27/12/2019), harga avtur di Bandara Soetta sebesar Rp 8.010 per liter dan sudah termasuk biaya antar.Sementara untuk harga avtur di Bandara Achmad Yani, Semarang Rp 9.370  per liter (termasuk biaya antar). Selanjutnya harga avtur di Bandara  Juanda, Surabaya Rp 8.860 per liter (termasuk biaya antar).
Beralih ke Sumatera, harga avtur dijual Rp9.570 per liter di Bandara  Internasional Minangkabau. Kemudian di Bandara Hang nadim Batam, avtur  dijual Rp9.300 per liter (termasuk biaya antar) dan Rp 9.700 per liter  (termasuk biaya antar) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Baca Juga: Tiket Pesawat di Natal dan Tahun Baru Diskon 40%, Ini Daftar Rutenya!
Pindah ke Kalimantan, harga avtur di Bandara Supadio, Pontianak,  harga avtur dijual dengan harga Rp9.840 per liter (sudah termasuk biaya  antar). Kemudian geser sedikit ke Bandara Sepinggan, Balikpapan avtur  dijual dengan harga Rp9.280 per liter (termasuk biaya antar).
Kemudian pindah ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Avtur dijual dengan  harga Rp9.040 per liter (termasuk biaya antar). Selanjutnya geser ke  Bandara Internasional Lombok avtur dijual dengan harga Rp9.990 per liter  (termasuk biaya antar).
Selanjutnya, di Bandara Hasanuddin, Makassar avtur dijual Rp9,570 per  liter (termasuk biaya antar). Sementara di Bandara Sam Ratulangi,  Manado Rp8,056 per liter (termasuk biaya antar). Sedangkan di Bandara  Deo Sorong avtur dijual dengan harga Rp8.704 per liter (termasuk biaya  antar).

&quot;Avtur harga tiap provinsi harganya beda-beda. Itu juga jadi masalah,&quot; kata Arista.
Lalu pertimbangan yang terakhir adalah masalah pajak untuk impor  sparepart pesawat terbang yang masih sangat tinggi. Sehingga, untuk  menutupi itu semua, pihak maskapai perlu menyiasatinya untuk bermain  pada tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah.
&quot;Impor sparepart items tertentu masih kena tax import kategori barang  mewah yang taxnya tinggi ,sehingga itu semua mempengaruhi kepada harga  tiket maskapai harus main di tarif batas atas. Menutup tarif batas bawah  ,agar keuangan maskapai tidak jebol dan berdarah-darah,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mahalnya tiket pesawat masih menjadi keluhan masyarakat pada musim liburan kali ini. Meskipun pemerintah sudah memberikan diskon 50% untuk penerbangan murah alias Low Cost Carrier (LCC).
Pengamat penerbangan Arista Atmadjati mengatakan, masih mahalnya harga tiket pesawat saat ini karena sekarang sudah memasuki masa liburan natal dan tahun baru. Pada masa liburan ini biasanya maskapai mulai menaikkan harga tiketnya mendekati Tarif Batas Atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Hati-Hati Beli Tiket Pesawat Online, Banyak Penyesatan Informasi
&quot;Kalau mahal ini kan periode peak season yang dimulai dari 15 November 2019 sampai dengan 7 Januari 2020 memang semua maskapai lagi jual tiket di tarif batas atas,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (27/12/2019).
Mengenai adanya isu harga tiket yang belum juga turun, Arista menganggap ada beberapa pertimbangan mengapa maskapai tidak menurunkan terlalu tinggi. Pertama adalah masalah keuangan maskapai yang mana sebelum tahun 2019 ini hampir semuanya memiliki kinerja yang kurang baik.

Alasannya karena komponen-komponen biaya operasional dari suku cadang pesawat hingga agan akar avtur dibeli dengan menggunakan dolar Amerika Serikat. Sedangkan revenue yang diterima maskapai adalah sebagian besar yakni Rupiah.
&quot;Karena memang komponen-komponen biaya maskapai di Indonesia 70% impor dengan memakai pembelian dalam USD. Padahal revenue maskapai 80% dalam rupiah hanya terbang dengan rute sedikit ke luar negeri. Kecuali Garuda Indonesia yang lumayan punya puluhan rute ke luar negeri,&quot; jelasnya.
Pertimbangan selanjutnya adalah berbeda-beda harga jual avtur di setiap provinsi. Sebagai gambaran, Mengutip laman Pertamina Aviation, Jumat (27/12/2019), harga avtur di Bandara Soetta sebesar Rp 8.010 per liter dan sudah termasuk biaya antar.Sementara untuk harga avtur di Bandara Achmad Yani, Semarang Rp 9.370  per liter (termasuk biaya antar). Selanjutnya harga avtur di Bandara  Juanda, Surabaya Rp 8.860 per liter (termasuk biaya antar).
Beralih ke Sumatera, harga avtur dijual Rp9.570 per liter di Bandara  Internasional Minangkabau. Kemudian di Bandara Hang nadim Batam, avtur  dijual Rp9.300 per liter (termasuk biaya antar) dan Rp 9.700 per liter  (termasuk biaya antar) di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Baca Juga: Tiket Pesawat di Natal dan Tahun Baru Diskon 40%, Ini Daftar Rutenya!
Pindah ke Kalimantan, harga avtur di Bandara Supadio, Pontianak,  harga avtur dijual dengan harga Rp9.840 per liter (sudah termasuk biaya  antar). Kemudian geser sedikit ke Bandara Sepinggan, Balikpapan avtur  dijual dengan harga Rp9.280 per liter (termasuk biaya antar).
Kemudian pindah ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Avtur dijual dengan  harga Rp9.040 per liter (termasuk biaya antar). Selanjutnya geser ke  Bandara Internasional Lombok avtur dijual dengan harga Rp9.990 per liter  (termasuk biaya antar).
Selanjutnya, di Bandara Hasanuddin, Makassar avtur dijual Rp9,570 per  liter (termasuk biaya antar). Sementara di Bandara Sam Ratulangi,  Manado Rp8,056 per liter (termasuk biaya antar). Sedangkan di Bandara  Deo Sorong avtur dijual dengan harga Rp8.704 per liter (termasuk biaya  antar).

&quot;Avtur harga tiap provinsi harganya beda-beda. Itu juga jadi masalah,&quot; kata Arista.
Lalu pertimbangan yang terakhir adalah masalah pajak untuk impor  sparepart pesawat terbang yang masih sangat tinggi. Sehingga, untuk  menutupi itu semua, pihak maskapai perlu menyiasatinya untuk bermain  pada tarif batas atas (TBA) yang ditetapkan pemerintah.
&quot;Impor sparepart items tertentu masih kena tax import kategori barang  mewah yang taxnya tinggi ,sehingga itu semua mempengaruhi kepada harga  tiket maskapai harus main di tarif batas atas. Menutup tarif batas bawah  ,agar keuangan maskapai tidak jebol dan berdarah-darah,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
