<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orang Terkaya di Jepang Keluar dari SoftBank</title><description>Pengusaha terkaya di Jepang Tadashi Yanai memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai dewan perusahaan Softbank</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/28/320/2146934/orang-terkaya-di-jepang-keluar-dari-softbank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/28/320/2146934/orang-terkaya-di-jepang-keluar-dari-softbank"/><item><title>Orang Terkaya di Jepang Keluar dari SoftBank</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/28/320/2146934/orang-terkaya-di-jepang-keluar-dari-softbank</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/28/320/2146934/orang-terkaya-di-jepang-keluar-dari-softbank</guid><pubDate>Sabtu 28 Desember 2019 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/28/320/2146934/orang-terkaya-di-jepang-keluar-dari-softbank-7h6C3lpqc2.png" expression="full" type="image/jpeg">Tadashi Yanai. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/28/320/2146934/orang-terkaya-di-jepang-keluar-dari-softbank-7h6C3lpqc2.png</image><title>Tadashi Yanai. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha terkaya di Jepang Tadashi Yanai memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai dewan perusahaan Softbank. Yanai sendiri baru resmi mundur pada 31 Desember 2019 karena dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk fokus ke industri fesyen miliknya.
Tadashi memiliki kekayaan sekitar USD31,4 miliar atau Rp431 triliun (kurs Rp14.000/USD). Dia dikenal juga sebagai pengusaha yang memegang 46% saham Uniqlo, perusahaan pakaian terbesar di Asia.
Baca Juga: 5 Miliarder Ini Kehilangan Triliunan Rupiah, Termasuk Jeff Bezos
&amp;ldquo;Pakaian di Uniqlo disesuaikan untuk semua orang. Tidak peduli miliarder, kelas menengah, atau kelas bawah,&amp;rdquo; ungkap Yanai seperti dikutip Business Insider, Sabtu (28/12/2019).
Sebagai informasi, Yanai mendirikan Uniqlo pada 1984 di Hiroshima, Jepang. Pada awalnya, Ia menamakan perusahaan yang bergerak di bidang fesyen itu sebagai Unique Clothing Warehouse. Namun, sekarang lebih dikenal dan disingkat sebagai Uniqlo.
Baca Juga: Sederet Miliarder Tambah Kaya, Kekayaan Bos Louis Vuitton Naik Rp560 Triliun
Uniqlo berkembang dengan cepat. Bahkan hanya dalam kurun waktu 8 tahun setelah didirikan, perusahaan garapan Yanai memiliki lebih dari 200 toko yang tersebar di seluruh Jepang.Uniqlo juga merupakan anak perusahaan dari Fast Retailing yang sudah  memiliki lebih dari 2.100 toko yang tersebar di 24 negara di seluruh  dunia. Uniqlo sebagai anak usaha Fast Retailing yang paling sukses  bahkan memiliki 827 toko di negeri asalnya.
Dengan mempertahankan ciri khasnya yang terjangkau, Uniqlo berhasil  mempertahankan keeksisannya di tengah-tengah brand ternama lainnya.  &amp;ldquo;Pakaian di Uniqlo disesuaikan untuk semua jenis orang dan tidak lekang  oleh waktu,&amp;rdquo; ujar Yanai.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengusaha terkaya di Jepang Tadashi Yanai memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai dewan perusahaan Softbank. Yanai sendiri baru resmi mundur pada 31 Desember 2019 karena dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk fokus ke industri fesyen miliknya.
Tadashi memiliki kekayaan sekitar USD31,4 miliar atau Rp431 triliun (kurs Rp14.000/USD). Dia dikenal juga sebagai pengusaha yang memegang 46% saham Uniqlo, perusahaan pakaian terbesar di Asia.
Baca Juga: 5 Miliarder Ini Kehilangan Triliunan Rupiah, Termasuk Jeff Bezos
&amp;ldquo;Pakaian di Uniqlo disesuaikan untuk semua orang. Tidak peduli miliarder, kelas menengah, atau kelas bawah,&amp;rdquo; ungkap Yanai seperti dikutip Business Insider, Sabtu (28/12/2019).
Sebagai informasi, Yanai mendirikan Uniqlo pada 1984 di Hiroshima, Jepang. Pada awalnya, Ia menamakan perusahaan yang bergerak di bidang fesyen itu sebagai Unique Clothing Warehouse. Namun, sekarang lebih dikenal dan disingkat sebagai Uniqlo.
Baca Juga: Sederet Miliarder Tambah Kaya, Kekayaan Bos Louis Vuitton Naik Rp560 Triliun
Uniqlo berkembang dengan cepat. Bahkan hanya dalam kurun waktu 8 tahun setelah didirikan, perusahaan garapan Yanai memiliki lebih dari 200 toko yang tersebar di seluruh Jepang.Uniqlo juga merupakan anak perusahaan dari Fast Retailing yang sudah  memiliki lebih dari 2.100 toko yang tersebar di 24 negara di seluruh  dunia. Uniqlo sebagai anak usaha Fast Retailing yang paling sukses  bahkan memiliki 827 toko di negeri asalnya.
Dengan mempertahankan ciri khasnya yang terjangkau, Uniqlo berhasil  mempertahankan keeksisannya di tengah-tengah brand ternama lainnya.  &amp;ldquo;Pakaian di Uniqlo disesuaikan untuk semua jenis orang dan tidak lekang  oleh waktu,&amp;rdquo; ujar Yanai.</content:encoded></item></channel></rss>
