<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Video Viral di Tol Layang Japek, Buang Air Kecil Sembarangan!</title><description>Sejak dioperasikan tanggal 15 Desember 2019 lalu, euphoria masyarakat dalam melintasinya masih sangat tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/29/320/2146769/fakta-video-viral-di-tol-layang-japek-buang-air-kecil-sembarangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/29/320/2146769/fakta-video-viral-di-tol-layang-japek-buang-air-kecil-sembarangan"/><item><title>Fakta Video Viral di Tol Layang Japek, Buang Air Kecil Sembarangan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/29/320/2146769/fakta-video-viral-di-tol-layang-japek-buang-air-kecil-sembarangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/29/320/2146769/fakta-video-viral-di-tol-layang-japek-buang-air-kecil-sembarangan</guid><pubDate>Minggu 29 Desember 2019 07:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/27/320/2146769/fakta-video-viral-di-tol-layang-japek-buang-air-kecil-sembarangan-52hgjlZAYH.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/27/320/2146769/fakta-video-viral-di-tol-layang-japek-buang-air-kecil-sembarangan-52hgjlZAYH.jpeg</image><title>Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sejak dioperasikan tanggal 15 Desember 2019 lalu, euphoria masyarakat dalam melintasinya masih sangat tinggi. Walaupun Tol Layang Jakarta &amp;ndash; Cikampek yang disebut-sebut bisa mengurai kemacetan hingga 30%, malah mengalami kemacetan.
Hal ini menimbulkan para pengendara yang melewati tol layang pertama dan terpanjang di Indonesia itu harus menahan buang kecil di tengah-tengah kemacetan. Video viral seorang pengendara yang buang air kecil di Tol Japek II pun menjadi perbincangan hangat di sosial media.
Oleh karena itu, Okezone merangkum fakta-fakta dibalik video viral pengendara yang buang air kecil sembarangan, Minggu (29/12/2019):
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/10/59061/303194_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tol Cikampek II Elevated Bakal Akhiri Keruwetan Lalu Lintas &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
1. Ada yang Buang Air Kecil di Bahu Jalan Tol
Kemacetan yang terpantau sepanjang Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek II Elevated pada beberapa hari yang lalu disebabkan oleh tingginya ketertarikan warga untuk mencobanya.
Alhasil, pengendara tidak bisa memaju laju kendaraannya. Antrean-antrean mobil pribadi juga sempat menghiasi tol yang diisukan bergelombang itu.
Baca Juga: Pakai Cara Ini Tol Layang Japek Tidak Akan Macet?
Terlepas dari itu, terdapat seorang pengendara yang terlihat buang air kecil sembarangan di jalan tol. Pria dewasa ini terlihat berpakaian kaos hitam oblong dengan celana panjang hitam. Terpantau dirinya kedapatan buang air kecil sembarangan di pinggir Tol Japek II.
&amp;ldquo;Orang indonesia 1 yg pipis di tol layang japek wahh rekor Muri nih hahaha kalo emak2 gimana coba????,&amp;rdquo; tulis Bang Koboi lewat akun Instagram-nya @bang_koboi, Senin (23/12/2019).
Pada video viral itu, pria yang tidak diketahui identitasnya terlihat buang air sembarangan dengan cara merapatkan diri ke dinding separator jalan. Memang di jalan tol sepanjang 36 kilometer (Km) ini tidak memiliki rest area.2. Akan Dibangun 8 Jalur Emergency
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) angkat suara  mengenai video viral pengendara yang buang air kecil di pinggir tol  Japek II.
Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimudjono menyatakan akan melakukan  perbaikan ke depan guna menghindari kejadian serupa. Misalnya, dengan  membuat jalur darurat yang nantinya akan menghubungkan langsung ke rest  area di bawah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/10/59061/303193_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tol Cikampek II Elevated Bakal Akhiri Keruwetan Lalu Lintas &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Ada ya dan akan ada. Yang di Bekasi Dekat rumah saya dulu juga ada  di sana. Nanti di Japek juga ada delapan, tapi harus turun. Kalau ada  yang mau buang air sebetulnya buat emergency untuk turun ke bawah,&quot;  paparnya, Jakarta, Senin (23/12/2019).
Walau demikian, Menteri PUPR tidak membocorkan secara reinci konsep  jalur emergency itu. Namun, Ia dapat memastikan akan dibangun delapan  jalur emergency yang akan dibuat oleh PT Jasa Marga Tbk (JSMR) selaku  operator.
Baca Juga: Tol Layang Japek Macet Parah, Menhub Ibaratkan Martabak yang Laris Manis
3. KemenPUPR Akan Pelajari Perilaku Pengendara Tol Layang
Tidak hanya mengatakan akan membangun 8 jalur darurat, Menteri PUPR  Basuki Hadimudjono juga akan mempelajari perilaku dari pengendara.  Pasalnya, buang air kecil di tepian jalan tol merupakan perilaku dari  sang pengendara.
&quot;Kalau ada yang buang air kecil itu saya kira perilaku walaupun  memang karena macet,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR,  Jakarta, Senin (23/12/2019).
Menurut Menteri PUPR, jika dalam kondisi normal sebenarnya jalan tol  itu bisa ditempuh dalam waktu 15 menit saja. Karena panjang jalan tol  tersebut hanya 36 kilometer yang seharusnya bisa ditahan.
&quot;Sebetulnya hanya 36 kilometer dan bisa ditempuh dalam 15 menit dalam kondisi wajar,&quot; sambung Basuki.4. Jasa Marga Imbau Pengendara Jaga Kebersihan Tol Japek II
Pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) juga menanggapi video viral   salah satu pengendara yang melewati Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek Elevated  yang  terpantau buang air kecil sembarangan.
&amp;ldquo;Kami imbau pengguna jalan menjaga kebersihan jalan tol dan wilayah   sekitar,&amp;rdquo; kata AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru   Santoso kepada Okezone, Jakarta, Senin (23/12/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/10/59061/303194_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tol Cikampek II Elevated Bakal Akhiri Keruwetan Lalu Lintas &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Selain menghimbau warga yang melintasi tol layang, Heru juga   menyarankan masyarakat untuk tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam   keadaan tertentu.
&amp;ldquo;Juga tidak menggunakan bahu jalan, kecuali untuk kondisi darurat,&amp;rdquo; lanjutnya.
5. Tol Japek II Tidak Sediakan Rest Area
Tol layang pertama di Indonesia yang sepanjang 36 kilometer tidak   menyediakan rest area. Jasa Marga berdalih karena jalan tol ini termasuk   jalan tol yang tergolong pendek.
Baca Juga: Pakai Cara Ini Tol Layang Japek Tidak Akan Macet?
&quot;Sementara ini kita enggak menyediakan rest area. Karena rest area   hakikatnya ada setiap 50 km. Kalau mau rest area ada di tol bawah,&quot;   papar Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek Djoko Dwijono,   Rabu (4/12/2019).
Jika dalam keadaan lancar, tol layang ini bisa dilewati hanya dalam   waktu 15 menit saja. Namun karena kemacetan yang ada, para pengendara   tidak dapat memacu kecepatan kendaraan mereka dan menahan rasa untuk   buang air.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sejak dioperasikan tanggal 15 Desember 2019 lalu, euphoria masyarakat dalam melintasinya masih sangat tinggi. Walaupun Tol Layang Jakarta &amp;ndash; Cikampek yang disebut-sebut bisa mengurai kemacetan hingga 30%, malah mengalami kemacetan.
Hal ini menimbulkan para pengendara yang melewati tol layang pertama dan terpanjang di Indonesia itu harus menahan buang kecil di tengah-tengah kemacetan. Video viral seorang pengendara yang buang air kecil di Tol Japek II pun menjadi perbincangan hangat di sosial media.
Oleh karena itu, Okezone merangkum fakta-fakta dibalik video viral pengendara yang buang air kecil sembarangan, Minggu (29/12/2019):
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/10/10/59061/303194_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tol Cikampek II Elevated Bakal Akhiri Keruwetan Lalu Lintas &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
1. Ada yang Buang Air Kecil di Bahu Jalan Tol
Kemacetan yang terpantau sepanjang Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek II Elevated pada beberapa hari yang lalu disebabkan oleh tingginya ketertarikan warga untuk mencobanya.
Alhasil, pengendara tidak bisa memaju laju kendaraannya. Antrean-antrean mobil pribadi juga sempat menghiasi tol yang diisukan bergelombang itu.
Baca Juga: Pakai Cara Ini Tol Layang Japek Tidak Akan Macet?
Terlepas dari itu, terdapat seorang pengendara yang terlihat buang air kecil sembarangan di jalan tol. Pria dewasa ini terlihat berpakaian kaos hitam oblong dengan celana panjang hitam. Terpantau dirinya kedapatan buang air kecil sembarangan di pinggir Tol Japek II.
&amp;ldquo;Orang indonesia 1 yg pipis di tol layang japek wahh rekor Muri nih hahaha kalo emak2 gimana coba????,&amp;rdquo; tulis Bang Koboi lewat akun Instagram-nya @bang_koboi, Senin (23/12/2019).
Pada video viral itu, pria yang tidak diketahui identitasnya terlihat buang air sembarangan dengan cara merapatkan diri ke dinding separator jalan. Memang di jalan tol sepanjang 36 kilometer (Km) ini tidak memiliki rest area.2. Akan Dibangun 8 Jalur Emergency
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) angkat suara  mengenai video viral pengendara yang buang air kecil di pinggir tol  Japek II.
Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimudjono menyatakan akan melakukan  perbaikan ke depan guna menghindari kejadian serupa. Misalnya, dengan  membuat jalur darurat yang nantinya akan menghubungkan langsung ke rest  area di bawah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/10/59061/303193_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tol Cikampek II Elevated Bakal Akhiri Keruwetan Lalu Lintas &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
&quot;Ada ya dan akan ada. Yang di Bekasi Dekat rumah saya dulu juga ada  di sana. Nanti di Japek juga ada delapan, tapi harus turun. Kalau ada  yang mau buang air sebetulnya buat emergency untuk turun ke bawah,&quot;  paparnya, Jakarta, Senin (23/12/2019).
Walau demikian, Menteri PUPR tidak membocorkan secara reinci konsep  jalur emergency itu. Namun, Ia dapat memastikan akan dibangun delapan  jalur emergency yang akan dibuat oleh PT Jasa Marga Tbk (JSMR) selaku  operator.
Baca Juga: Tol Layang Japek Macet Parah, Menhub Ibaratkan Martabak yang Laris Manis
3. KemenPUPR Akan Pelajari Perilaku Pengendara Tol Layang
Tidak hanya mengatakan akan membangun 8 jalur darurat, Menteri PUPR  Basuki Hadimudjono juga akan mempelajari perilaku dari pengendara.  Pasalnya, buang air kecil di tepian jalan tol merupakan perilaku dari  sang pengendara.
&quot;Kalau ada yang buang air kecil itu saya kira perilaku walaupun  memang karena macet,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR,  Jakarta, Senin (23/12/2019).
Menurut Menteri PUPR, jika dalam kondisi normal sebenarnya jalan tol  itu bisa ditempuh dalam waktu 15 menit saja. Karena panjang jalan tol  tersebut hanya 36 kilometer yang seharusnya bisa ditahan.
&quot;Sebetulnya hanya 36 kilometer dan bisa ditempuh dalam 15 menit dalam kondisi wajar,&quot; sambung Basuki.4. Jasa Marga Imbau Pengendara Jaga Kebersihan Tol Japek II
Pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) juga menanggapi video viral   salah satu pengendara yang melewati Tol Jakarta &amp;ndash; Cikampek Elevated  yang  terpantau buang air kecil sembarangan.
&amp;ldquo;Kami imbau pengguna jalan menjaga kebersihan jalan tol dan wilayah   sekitar,&amp;rdquo; kata AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru   Santoso kepada Okezone, Jakarta, Senin (23/12/2019).
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/10/10/59061/303194_medium.jpg&quot; alt=&quot;Tol Cikampek II Elevated Bakal Akhiri Keruwetan Lalu Lintas &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Selain menghimbau warga yang melintasi tol layang, Heru juga   menyarankan masyarakat untuk tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam   keadaan tertentu.
&amp;ldquo;Juga tidak menggunakan bahu jalan, kecuali untuk kondisi darurat,&amp;rdquo; lanjutnya.
5. Tol Japek II Tidak Sediakan Rest Area
Tol layang pertama di Indonesia yang sepanjang 36 kilometer tidak   menyediakan rest area. Jasa Marga berdalih karena jalan tol ini termasuk   jalan tol yang tergolong pendek.
Baca Juga: Pakai Cara Ini Tol Layang Japek Tidak Akan Macet?
&quot;Sementara ini kita enggak menyediakan rest area. Karena rest area   hakikatnya ada setiap 50 km. Kalau mau rest area ada di tol bawah,&quot;   papar Direktur Utama PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek Djoko Dwijono,   Rabu (4/12/2019).
Jika dalam keadaan lancar, tol layang ini bisa dilewati hanya dalam   waktu 15 menit saja. Namun karena kemacetan yang ada, para pengendara   tidak dapat memacu kecepatan kendaraan mereka dan menahan rasa untuk   buang air.</content:encoded></item></channel></rss>
