<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Minta Perkuat Pasar Modal untuk Pendanaan Infrastruktur</title><description>Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memberi sambutan dalam penutupan perdagangan IHSG di 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/278/2147573/mendag-minta-perkuat-pasar-modal-untuk-pendanaan-infrastruktur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/278/2147573/mendag-minta-perkuat-pasar-modal-untuk-pendanaan-infrastruktur"/><item><title>Mendag Minta Perkuat Pasar Modal untuk Pendanaan Infrastruktur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/278/2147573/mendag-minta-perkuat-pasar-modal-untuk-pendanaan-infrastruktur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/278/2147573/mendag-minta-perkuat-pasar-modal-untuk-pendanaan-infrastruktur</guid><pubDate>Senin 30 Desember 2019 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/30/278/2147573/mendag-minta-perkuat-pasar-modal-untuk-pendanaan-infrastruktur-7eHY7nYQ4v.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agus Suparmanto (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/30/278/2147573/mendag-minta-perkuat-pasar-modal-untuk-pendanaan-infrastruktur-7eHY7nYQ4v.jpg</image><title>Agus Suparmanto (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memberi sambutan dalam penutupan perdagangan IHSG di 2019. IHSG diketahui ditutup melemah di 6.299.

Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi ke pelaku pasar modal yang telah menjaga stabilitas ekonomi. Selain itu, juga berkontribusi mendukung program ekonomi pemerintah sepanjang 2019.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pagi di Semarang Sorenya Mampir ke BEI, Menkeu: Infrastruktur RI Sudah Cukup Baik
Di mana, lanjutnya, hasil dari melalui IPO dan obligasi mengalir ke infrastruktur hingga Rp15,4 Triliun. &quot;Pada 2019 bukan tahun yang mudah beragam dinamika yang dihadapi dan kecintaan kepada negeri kita hadapi semua meski banyak yang harus dikerjakan 2020 mendatang,&quot; ujar dia di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2019).
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan pemerintah memberikan dukungan kepada OJK, Self- Regulatory Organization (SRO) atau Organisasi Regulator Mandiri dan pemangku kepentingan di industri jasa keuangan. &quot;Agar kondisi kondusif bagi lokal dan asing mendorong ekonomi dan investasi,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dongkrak Investasi Pasar Modal, Menkeu Pamerkan Omnibus Law Perpajakan di BEI
Kemudian, lanjut dia, dirinya apresiasi kebijakan strategis antara pemerintah, OJK dan pemangku kepentingan sebagai bentuk kolaborasi dan akselerasi pertumbuhan. Di mana pasar modal dengan pengembangan di berbagai sistem penawaran dan permintaan.&quot;Yang perlu diapresiasi pasar modal ini yakni kontribusi besar dalam  dukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tercermin dari instrumen  pasar modal yang khusus buat bangun infrastruktur,&quot; kata dia.

Oleh sebab itu, dirinya berpesan agar pasar modal Indonesia dapat  diperkuat.Hal ini agar dapat menyediakan sumber pendanaan jangka panjang  untuk ekonomi Indonesia.

&quot;Saya berpesan perkuat pasar modal, untuk menjadi tidak cuma sarana  investasi lokal dan asing tapi menyediakan sumber pendanaan jangka  panjang dan terjangkau buat pelaku ekonomi nantinya akan menunjang  pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memberi sambutan dalam penutupan perdagangan IHSG di 2019. IHSG diketahui ditutup melemah di 6.299.

Dalam sambutannya, Agus mengapresiasi ke pelaku pasar modal yang telah menjaga stabilitas ekonomi. Selain itu, juga berkontribusi mendukung program ekonomi pemerintah sepanjang 2019.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Pagi di Semarang Sorenya Mampir ke BEI, Menkeu: Infrastruktur RI Sudah Cukup Baik
Di mana, lanjutnya, hasil dari melalui IPO dan obligasi mengalir ke infrastruktur hingga Rp15,4 Triliun. &quot;Pada 2019 bukan tahun yang mudah beragam dinamika yang dihadapi dan kecintaan kepada negeri kita hadapi semua meski banyak yang harus dikerjakan 2020 mendatang,&quot; ujar dia di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2019).
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan pemerintah memberikan dukungan kepada OJK, Self- Regulatory Organization (SRO) atau Organisasi Regulator Mandiri dan pemangku kepentingan di industri jasa keuangan. &quot;Agar kondisi kondusif bagi lokal dan asing mendorong ekonomi dan investasi,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dongkrak Investasi Pasar Modal, Menkeu Pamerkan Omnibus Law Perpajakan di BEI
Kemudian, lanjut dia, dirinya apresiasi kebijakan strategis antara pemerintah, OJK dan pemangku kepentingan sebagai bentuk kolaborasi dan akselerasi pertumbuhan. Di mana pasar modal dengan pengembangan di berbagai sistem penawaran dan permintaan.&quot;Yang perlu diapresiasi pasar modal ini yakni kontribusi besar dalam  dukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Tercermin dari instrumen  pasar modal yang khusus buat bangun infrastruktur,&quot; kata dia.

Oleh sebab itu, dirinya berpesan agar pasar modal Indonesia dapat  diperkuat.Hal ini agar dapat menyediakan sumber pendanaan jangka panjang  untuk ekonomi Indonesia.

&quot;Saya berpesan perkuat pasar modal, untuk menjadi tidak cuma sarana  investasi lokal dan asing tapi menyediakan sumber pendanaan jangka  panjang dan terjangkau buat pelaku ekonomi nantinya akan menunjang  pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
