<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Singtel, Grab Jadi Bank Digital di Singapura</title><description>Singtel melakukan kerja sama dengan Grab Holdings Inc untuk mendapatkan izin lisensi perbankan digital di Singapura.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/320/2147333/gandeng-singtel-grab-jadi-bank-digital-di-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/320/2147333/gandeng-singtel-grab-jadi-bank-digital-di-singapura"/><item><title>Gandeng Singtel, Grab Jadi Bank Digital di Singapura</title><link>https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/320/2147333/gandeng-singtel-grab-jadi-bank-digital-di-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2019/12/30/320/2147333/gandeng-singtel-grab-jadi-bank-digital-di-singapura</guid><pubDate>Senin 30 Desember 2019 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/30/320/2147333/gandeng-singtel-grab-jadi-bank-digital-di-singapura-VbPGNJeVGl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank Digital (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/30/320/2147333/gandeng-singtel-grab-jadi-bank-digital-di-singapura-VbPGNJeVGl.jpg</image><title>Bank Digital (Foto: Shutterstock)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; Singapore Telecommunications Ltd (Singtel) melakukan kerja sama dengan Grab Holdings Inc untuk mendapatkan izin lisensi perbankan digital di Singapura.

Kedua perusahaan itu sepakat dengan membentuk konsorsium dengan pembagian  60% saham dipegang Grab dan 40% sisanya milik Singtel dengan tujuan menawarkan berbagai layanan perbankan digital.
Baca Juga: Gaet Perbankan, Google Akan Buka Rekening Giro Digital
Langkah pembentukan bank digital muncul ketika terjadi liberalisasi besar-besaran di perbankan Singapura dalam dua dekade terakhir.

Nantinya bank-bank online dapat beroperasi dengan biaya lebih rendah dan menawarkan layanan yang berbeda dari pemberi pinjaman perbankan konvensional lainnya seperti DBS Group Holdings Ltd dan Oversea -Chinese Banking Corp Ltd.
Baca Juga: Kalah Lawan Fintech, Perbankan Bakal Ditinggal Nasabah
Seperti yang diketahui, Singtel adalah perusahaan operator telekomunikasi terbesar di Singapura, sedangkan Grab merupakan perusahaan terkenal penyedia jasa transportasi daring di Asia Tenggara. Keduanya terbukti telah mengembangkan bisnis mereka dengan sukses.
&amp;nbsp;Singtel bahkan telah berinovasi ke bidang-bidang lainnya, seperti  dompet digital dan game online. Sementara Grab telah mengembangkan  sayapnya ke jasa pengiriman makanan dan berbagai layanan keuangan.

&amp;ldquo;Langkah berikutnya adalah membangun bank digital yang berfokus pada  pemberian layanan perbankan dan keuangan yang dapat diakses, bersifat  transparan, dan terjangkau,&amp;rdquo; ungkap Direktur Pelaksana Senior Grab  Financial Group Reuben Lai seperti dilansir Reuters, Jakarta, Senin  (30/12/2019).

Sementara itu, bank sentral diminta menerbitkan aturan perbankan  digital, seperti hanya dua bank digital dan tiga lisensi bank induk.

Bank digital ini dapat menerima setoran dan menawarkan layanan kepada  pelanggan ritel dan non-ritel namun harus perusahaan berbasis di  Singapura.</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; Singapore Telecommunications Ltd (Singtel) melakukan kerja sama dengan Grab Holdings Inc untuk mendapatkan izin lisensi perbankan digital di Singapura.

Kedua perusahaan itu sepakat dengan membentuk konsorsium dengan pembagian  60% saham dipegang Grab dan 40% sisanya milik Singtel dengan tujuan menawarkan berbagai layanan perbankan digital.
Baca Juga: Gaet Perbankan, Google Akan Buka Rekening Giro Digital
Langkah pembentukan bank digital muncul ketika terjadi liberalisasi besar-besaran di perbankan Singapura dalam dua dekade terakhir.

Nantinya bank-bank online dapat beroperasi dengan biaya lebih rendah dan menawarkan layanan yang berbeda dari pemberi pinjaman perbankan konvensional lainnya seperti DBS Group Holdings Ltd dan Oversea -Chinese Banking Corp Ltd.
Baca Juga: Kalah Lawan Fintech, Perbankan Bakal Ditinggal Nasabah
Seperti yang diketahui, Singtel adalah perusahaan operator telekomunikasi terbesar di Singapura, sedangkan Grab merupakan perusahaan terkenal penyedia jasa transportasi daring di Asia Tenggara. Keduanya terbukti telah mengembangkan bisnis mereka dengan sukses.
&amp;nbsp;Singtel bahkan telah berinovasi ke bidang-bidang lainnya, seperti  dompet digital dan game online. Sementara Grab telah mengembangkan  sayapnya ke jasa pengiriman makanan dan berbagai layanan keuangan.

&amp;ldquo;Langkah berikutnya adalah membangun bank digital yang berfokus pada  pemberian layanan perbankan dan keuangan yang dapat diakses, bersifat  transparan, dan terjangkau,&amp;rdquo; ungkap Direktur Pelaksana Senior Grab  Financial Group Reuben Lai seperti dilansir Reuters, Jakarta, Senin  (30/12/2019).

Sementara itu, bank sentral diminta menerbitkan aturan perbankan  digital, seperti hanya dua bank digital dan tiga lisensi bank induk.

Bank digital ini dapat menerima setoran dan menawarkan layanan kepada  pelanggan ritel dan non-ritel namun harus perusahaan berbasis di  Singapura.</content:encoded></item></channel></rss>
