<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perdagangan Pasar Saham 2019, Masih Ada PR</title><description>Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi ditutup pada 30 Desember 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/01/278/2147869/perdagangan-pasar-saham-2019-masih-ada-pr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/01/278/2147869/perdagangan-pasar-saham-2019-masih-ada-pr"/><item><title>Perdagangan Pasar Saham 2019, Masih Ada PR</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/01/278/2147869/perdagangan-pasar-saham-2019-masih-ada-pr</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/01/278/2147869/perdagangan-pasar-saham-2019-masih-ada-pr</guid><pubDate>Rabu 01 Januari 2020 06:34 WIB</pubDate><dc:creator>Hairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2019/12/31/278/2147869/perdagangan-pasar-saham-2019-masih-ada-pr-Z9SwxVaJpz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pergerakan IHSG (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2019/12/31/278/2147869/perdagangan-pasar-saham-2019-masih-ada-pr-Z9SwxVaJpz.jpg</image><title>Ilustrasi Pergerakan IHSG (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi ditutup pada 30 Desember 2019 dengan melemah 0,47% ke level 6.299,54.

Meskipun begitu, BEI mencatat jumlah&amp;nbsp; perusahaan yang melantai di bursa alias IPO (Initial Public Offering) di sepanjang 2019 mencapai 55 perusahaan.

Dengan jumlah ini membuat BEI menjadi perusahaan bursa saham yang tertinggi di antara bursa-bursa di kawasan Asia Tenggara dan peringkat 71 di dunia. Dari pencapaiannya ini total jumlah Perusahaan Tercatat saham di BEI di penghujung tahun 2019 mencapai 668 perusahaan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295790_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
BEI berhasil mengajak 55 emiten baru untuk masuk di bursa saham. Bahkan BEI mengklaim angka tersebut merupakan yang tertinggi di negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Dalam catatan bursa, IPO di Thailand pada 2019 sebanyak 30, Malaysia 29, Singapura 11, dan Filipina hanya 4 emiten sepanjang tahun ini. Meskipun begitu, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dengan 57 perusahaan.

 
Baca Selengkapnya: Fakta Pasar Modal 2019, BEI Kedatangan 55 Emiten Baru
</description><content:encoded>JAKARTA - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi ditutup pada 30 Desember 2019 dengan melemah 0,47% ke level 6.299,54.

Meskipun begitu, BEI mencatat jumlah&amp;nbsp; perusahaan yang melantai di bursa alias IPO (Initial Public Offering) di sepanjang 2019 mencapai 55 perusahaan.

Dengan jumlah ini membuat BEI menjadi perusahaan bursa saham yang tertinggi di antara bursa-bursa di kawasan Asia Tenggara dan peringkat 71 di dunia. Dari pencapaiannya ini total jumlah Perusahaan Tercatat saham di BEI di penghujung tahun 2019 mencapai 668 perusahaan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295790_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
BEI berhasil mengajak 55 emiten baru untuk masuk di bursa saham. Bahkan BEI mengklaim angka tersebut merupakan yang tertinggi di negara-negara kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

Dalam catatan bursa, IPO di Thailand pada 2019 sebanyak 30, Malaysia 29, Singapura 11, dan Filipina hanya 4 emiten sepanjang tahun ini. Meskipun begitu, angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dengan 57 perusahaan.

 
Baca Selengkapnya: Fakta Pasar Modal 2019, BEI Kedatangan 55 Emiten Baru
</content:encoded></item></channel></rss>
