<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Jabodetabek, Sri Mulyani: Ini Sangat Merugikan</title><description>Sri Mulyani mengungkapkan banjir yang masih menerjang berbagai wilayah di Jabodetabek ini merugikan ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/20/2148536/banjir-jabodetabek-sri-mulyani-ini-sangat-merugikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/20/2148536/banjir-jabodetabek-sri-mulyani-ini-sangat-merugikan"/><item><title>Banjir Jabodetabek, Sri Mulyani: Ini Sangat Merugikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/20/2148536/banjir-jabodetabek-sri-mulyani-ini-sangat-merugikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/20/2148536/banjir-jabodetabek-sri-mulyani-ini-sangat-merugikan</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2020 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/02/20/2148536/banjir-jabodetabek-sri-mulyani-ini-sangat-merugikan-XgUUaVzHZy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/02/20/2148536/banjir-jabodetabek-sri-mulyani-ini-sangat-merugikan-XgUUaVzHZy.jpeg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan banjir yang masih menerjang berbagai wilayah di Jabodetabek ini merugikan ekonomi Indonesia.
Menurut dia, banyak kerugian akibat banjir yang bahkan menghanyutkan rumah-rumah hingga kendaraan itu. Bahkan tak hanya materiil, banjir juga menelan korban nyawa.
Baca juga: Tangkal Banjir, Bandung Punya Terowongan Nanjung
&quot;Jadi, kita selalu melihat bencana alam seperti ini merupakan salah satu yang menimbulkan kerugian besar materiil maupun dari sisi jiwa. Dan ini sesuatu yang menjadi pembelajaran,&quot; ujar dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (2/1/2020).
Dia menjelaskan, akan terus memantau dampak yang terjadi akibat banjir Jakarta dan sekitarnya. Maka itu, pihaknya akan bekerjasama dengan BNBP dan Kementerian Sosial dalam menanggulangi banjir.
&amp;nbsp;
&quot;Kami (Kemenkeu), terus memonitor dari bagaimana BNPB dari penanggulangannya, logistik, Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah dalam hal ini,&quot; ungkap dia.
Dia juga menambahkan pemerintah saat ini terus berupaya untuk meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi.
&quot;Ini pekerjaan rumah kita, menjaga risiko dari berbagai (bencana), apakah itu perumahan, fasilitas umum, infrastruktur agar mereka bisa antisipasi terhadap perubahan dari bencana alam dan pola iklim,&quot; pungkas dia.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengungkapkan banjir yang masih menerjang berbagai wilayah di Jabodetabek ini merugikan ekonomi Indonesia.
Menurut dia, banyak kerugian akibat banjir yang bahkan menghanyutkan rumah-rumah hingga kendaraan itu. Bahkan tak hanya materiil, banjir juga menelan korban nyawa.
Baca juga: Tangkal Banjir, Bandung Punya Terowongan Nanjung
&quot;Jadi, kita selalu melihat bencana alam seperti ini merupakan salah satu yang menimbulkan kerugian besar materiil maupun dari sisi jiwa. Dan ini sesuatu yang menjadi pembelajaran,&quot; ujar dia di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (2/1/2020).
Dia menjelaskan, akan terus memantau dampak yang terjadi akibat banjir Jakarta dan sekitarnya. Maka itu, pihaknya akan bekerjasama dengan BNBP dan Kementerian Sosial dalam menanggulangi banjir.
&amp;nbsp;
&quot;Kami (Kemenkeu), terus memonitor dari bagaimana BNPB dari penanggulangannya, logistik, Kementerian Sosial dan Pemerintah Daerah dalam hal ini,&quot; ungkap dia.
Dia juga menambahkan pemerintah saat ini terus berupaya untuk meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi.
&quot;Ini pekerjaan rumah kita, menjaga risiko dari berbagai (bencana), apakah itu perumahan, fasilitas umum, infrastruktur agar mereka bisa antisipasi terhadap perubahan dari bencana alam dan pola iklim,&quot; pungkas dia.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
