<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arto Hardy Jual 24,5% Saham Bank Artos, Nilainya Rp132,4 Miliar</title><description>Pemegang saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO), Arto Hardy menjual seluruh saham ARTO yang dimilikinya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/278/2148542/arto-hardy-jual-24-5-saham-bank-artos-nilainya-rp132-4-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/278/2148542/arto-hardy-jual-24-5-saham-bank-artos-nilainya-rp132-4-miliar"/><item><title>Arto Hardy Jual 24,5% Saham Bank Artos, Nilainya Rp132,4 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/278/2148542/arto-hardy-jual-24-5-saham-bank-artos-nilainya-rp132-4-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/02/278/2148542/arto-hardy-jual-24-5-saham-bank-artos-nilainya-rp132-4-miliar</guid><pubDate>Kamis 02 Januari 2020 15:31 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/02/278/2148542/arto-hardy-jual-24-5-saham-bank-artos-nilainya-rp132-4-miliar-4ISJrXctvn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/02/278/2148542/arto-hardy-jual-24-5-saham-bank-artos-nilainya-rp132-4-miliar-4ISJrXctvn.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemegang saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO), Arto Hardy menjual seluruh saham ARTO yang dimilikinya. Jumlah saham ARTO yang dijual oleh Arto Hardy adalah sebanyak 295,53 juta lembar saham. Jumlah ini setara dengan 24,5% dari total saham Bank Arto.
Harga penjualan saham tersebut adalah Rp448 per lembar saham. Alhasil, nilai penjualan saham tersebut mencapai Rp132,4 miliar. Transaksi tersebut dilakukan pada 30 Desember  Tujuannya adalah untuk divestasi kepemilikan. Demikian terungkap dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/1/2019).
Baca Juga: Gelar RUPSLB, Bank Artos Bakal Rombak Direksi dan Komisaris
Dalam RUPS yang dihelat pada 15 November 2019,  Bank Artos Indonesia  melakukan perubahan jajaran direksi dan komisaris.  Sejumlah direksi dan komisaris diberhentikan. Antara lain:
1. Deddy Triyana selaku Direktur Utama;
2. Yovita Fifiningsih Ario selaku Direktur;
3. Bambang Setiawan selaku Direktur Kepatuhan;
4. William Arto Hardy selaku Komisaris Utama;
5. Lucia Djatmiko selaku Komisaris Independen;
6. Susilo Tedjaputera selaku Komisaris Independen

Selanjutnya, RUPSLB menyetujui diangkat:
1. Kharim Indra Gupta Siregar selaku Direktur Utama;
2. Arief Harris Tandjung selaku Wakil Direktur Utama;
3. Peterjan Van Nieuwenhuizen selaku Direktur;
4. Deddy Triyana selaku Direktur;
5. Tjit Siat Fun selaku Direktur Kepatuhan;
6. Jerry Ng selaku Komisaris Utama;
7. Anika Faisal selaku Komisaris;
8. Teguh Dartanto selaku Komisaris Independen.
9. Susilo Tedjaputera selaku Komisaris Independen</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemegang saham PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO), Arto Hardy menjual seluruh saham ARTO yang dimilikinya. Jumlah saham ARTO yang dijual oleh Arto Hardy adalah sebanyak 295,53 juta lembar saham. Jumlah ini setara dengan 24,5% dari total saham Bank Arto.
Harga penjualan saham tersebut adalah Rp448 per lembar saham. Alhasil, nilai penjualan saham tersebut mencapai Rp132,4 miliar. Transaksi tersebut dilakukan pada 30 Desember  Tujuannya adalah untuk divestasi kepemilikan. Demikian terungkap dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/1/2019).
Baca Juga: Gelar RUPSLB, Bank Artos Bakal Rombak Direksi dan Komisaris
Dalam RUPS yang dihelat pada 15 November 2019,  Bank Artos Indonesia  melakukan perubahan jajaran direksi dan komisaris.  Sejumlah direksi dan komisaris diberhentikan. Antara lain:
1. Deddy Triyana selaku Direktur Utama;
2. Yovita Fifiningsih Ario selaku Direktur;
3. Bambang Setiawan selaku Direktur Kepatuhan;
4. William Arto Hardy selaku Komisaris Utama;
5. Lucia Djatmiko selaku Komisaris Independen;
6. Susilo Tedjaputera selaku Komisaris Independen

Selanjutnya, RUPSLB menyetujui diangkat:
1. Kharim Indra Gupta Siregar selaku Direktur Utama;
2. Arief Harris Tandjung selaku Wakil Direktur Utama;
3. Peterjan Van Nieuwenhuizen selaku Direktur;
4. Deddy Triyana selaku Direktur;
5. Tjit Siat Fun selaku Direktur Kepatuhan;
6. Jerry Ng selaku Komisaris Utama;
7. Anika Faisal selaku Komisaris;
8. Teguh Dartanto selaku Komisaris Independen.
9. Susilo Tedjaputera selaku Komisaris Independen</content:encoded></item></channel></rss>
