<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Mulai Surut, Jasa Laundry Kebanjiran Order Sampai 6 Kali Lipat</title><description>Keadaan Jakarta, Bekasi, Banten dan sekitarnya pasca-dikepung banjir mulai pulih kembali.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149193/banjir-mulai-surut-jasa-laundry-kebanjiran-order-sampai-6-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149193/banjir-mulai-surut-jasa-laundry-kebanjiran-order-sampai-6-kali-lipat"/><item><title>Banjir Mulai Surut, Jasa Laundry Kebanjiran Order Sampai 6 Kali Lipat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149193/banjir-mulai-surut-jasa-laundry-kebanjiran-order-sampai-6-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149193/banjir-mulai-surut-jasa-laundry-kebanjiran-order-sampai-6-kali-lipat</guid><pubDate>Sabtu 04 Januari 2020 13:23 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/04/320/2149193/banjir-mulai-surut-jasa-laundry-kebanjiran-order-sampai-6-kali-lipat-6FTwynB3s7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jasa Laundry (Foto: Okezone.com/Olla)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/04/320/2149193/banjir-mulai-surut-jasa-laundry-kebanjiran-order-sampai-6-kali-lipat-6FTwynB3s7.jpg</image><title>Jasa Laundry (Foto: Okezone.com/Olla)</title></images><description>JAKARTA - Keadaan Jakarta, Bekasi, Tangerang, Banten dan sekitarnya pasca-dikepung  banjir mulai pulih kembali. Banjir yang mengepung wilayah-wilayah di Jabodetabek ini dimulai sejak awal tahun baru sampai tiga hari ke depannya. Akibatnya, kegiatan warga sehari-hari lumpuh.

Berbagai upaya sudah dilakukan untuk mengatasi banjir yang sudah meluas. Mulai dari mengevakuasi warga yang terjebak banjir sampai dengan menyelamatkan barang-barang perabotan.
Warga yang rumahnya terkena banjir pun mulai melakukan aksi bersih-bersih, mulai dari membersihkan lumpur yang masuk ke rumah, memilah-milih furnitur yang masih layak, atau bahkan mencuci sekaligus menjemur pakaian.
Baca Juga: 95,5% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Jabodetabek dan Banten Sudah Nyala
Namun, banyak warga yang memilih kegiatan bersih-bersih pasca-banjir secara instan dengan cara menggunakan jasa kebersihan.

Hal ini berlaku dengan jasa laundry. Jasa yang menawarkan mencuci, mengeringkan, menyetrika atau mengantar pakaian ini tampaknya mendapatkan banyak pesanan.
Baca Juga: Banjir Jabodetabek Bikin Harga Cabai Naik, Ini Daftar Selengkapnya
Warga yang rumahnya terkena banjir banyak menggunakan jasa laudry untuk mengatasi pakaian-pakaian mereka yang terkena air banjir.

&quot;Habis banjir, banyak yang datang bawa pakaian kotor buat di-laundry,&quot; ujar Eti, salah satu pemilik laundry kepada Okezone di kawasan Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi, Sabtu (4/1/2020).
&amp;nbsp;Umumnya pada hari biasa, pelanggan tetap Eti hanya meminta di-laundry  2 - 5 kilogram saja. Tapi pasca-banjir, dia bisa menerima jasa laundy  hingga 6 kali lipat per orangnya.

&quot;Kalau banjir bisa 30 kilogram per orang, itu baru satu orang,&quot; katanya.

Hal ini tidak jauh berbeda dengan Ida, pelaku usaha laundry di  Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi. Ida juga mendapatkan banyak pesanan  saat banjir.

&quot;Baru saja ada yang naruh pakaian 54 kilogram, satu lemari kata pelanggan tadi,&quot; ungkap Ida sambil menyetrika.

Dia mengatakan, pakaian yang di-laundry-nya setelah banjir beratnya  bermacam-macam, mulai dari yang terberat 54 kilogram, 36 kilogram, atau  20 kilogram.

&quot;Ini juga peningkatan yang tinggi,&quot; imbuh Ida.
</description><content:encoded>JAKARTA - Keadaan Jakarta, Bekasi, Tangerang, Banten dan sekitarnya pasca-dikepung  banjir mulai pulih kembali. Banjir yang mengepung wilayah-wilayah di Jabodetabek ini dimulai sejak awal tahun baru sampai tiga hari ke depannya. Akibatnya, kegiatan warga sehari-hari lumpuh.

Berbagai upaya sudah dilakukan untuk mengatasi banjir yang sudah meluas. Mulai dari mengevakuasi warga yang terjebak banjir sampai dengan menyelamatkan barang-barang perabotan.
Warga yang rumahnya terkena banjir pun mulai melakukan aksi bersih-bersih, mulai dari membersihkan lumpur yang masuk ke rumah, memilah-milih furnitur yang masih layak, atau bahkan mencuci sekaligus menjemur pakaian.
Baca Juga: 95,5% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Jabodetabek dan Banten Sudah Nyala
Namun, banyak warga yang memilih kegiatan bersih-bersih pasca-banjir secara instan dengan cara menggunakan jasa kebersihan.

Hal ini berlaku dengan jasa laundry. Jasa yang menawarkan mencuci, mengeringkan, menyetrika atau mengantar pakaian ini tampaknya mendapatkan banyak pesanan.
Baca Juga: Banjir Jabodetabek Bikin Harga Cabai Naik, Ini Daftar Selengkapnya
Warga yang rumahnya terkena banjir banyak menggunakan jasa laudry untuk mengatasi pakaian-pakaian mereka yang terkena air banjir.

&quot;Habis banjir, banyak yang datang bawa pakaian kotor buat di-laundry,&quot; ujar Eti, salah satu pemilik laundry kepada Okezone di kawasan Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi, Sabtu (4/1/2020).
&amp;nbsp;Umumnya pada hari biasa, pelanggan tetap Eti hanya meminta di-laundry  2 - 5 kilogram saja. Tapi pasca-banjir, dia bisa menerima jasa laundy  hingga 6 kali lipat per orangnya.

&quot;Kalau banjir bisa 30 kilogram per orang, itu baru satu orang,&quot; katanya.

Hal ini tidak jauh berbeda dengan Ida, pelaku usaha laundry di  Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi. Ida juga mendapatkan banyak pesanan  saat banjir.

&quot;Baru saja ada yang naruh pakaian 54 kilogram, satu lemari kata pelanggan tadi,&quot; ungkap Ida sambil menyetrika.

Dia mengatakan, pakaian yang di-laundry-nya setelah banjir beratnya  bermacam-macam, mulai dari yang terberat 54 kilogram, 36 kilogram, atau  20 kilogram.

&quot;Ini juga peningkatan yang tinggi,&quot; imbuh Ida.
</content:encoded></item></channel></rss>
