<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain Baju, Ini Barang yang Sering di-Laundry Usai Banjir</title><description>Usai banjir mulai surut di beberapa wilayah, warga yang terkena banjir mulai membersihkan kediamannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149196/selain-baju-ini-barang-yang-sering-di-laundry-usai-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149196/selain-baju-ini-barang-yang-sering-di-laundry-usai-banjir"/><item><title>Selain Baju, Ini Barang yang Sering di-Laundry Usai Banjir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149196/selain-baju-ini-barang-yang-sering-di-laundry-usai-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/04/320/2149196/selain-baju-ini-barang-yang-sering-di-laundry-usai-banjir</guid><pubDate>Sabtu 04 Januari 2020 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/04/320/2149196/selain-baju-ini-barang-yang-sering-di-laundry-usai-banjir-IDbuPLP78d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jasa Laundry (Foto: Okezone.com/Olla)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/04/320/2149196/selain-baju-ini-barang-yang-sering-di-laundry-usai-banjir-IDbuPLP78d.jpg</image><title>Jasa Laundry (Foto: Okezone.com/Olla)</title></images><description>JAKARTA - Usai banjir mulai surut di beberapa wilayah, warga yang terkena banjir mulai membersihkan kediamannya. Ada yang mulai bersih-bersih lantai dari lumpur, membersihkan perabotan dan furnitur dari kuman, atau bahkan mencuci pakaian.

Namun, ada saja warga yang menggunakan jasa laundry untuk mempersingkat waktu bersih-bersihnya. Jasa laundry laris manis pasca banjir yang melanda wilayah Jabodetabek.
Baca Juga: 95,5% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Jabodetabek dan Banten Sudah Nyala
Selain pakaian yang menjadi barang utama saat me-laundry, ada juga beberapa barang yang menemaninya.

&quot;Selain baju, banyak juga yang minta karpet, bed cover, atau selimut buat di-laundry,&quot; ungkap Aisyah, salah satu pelaku usaha laundry kepada Okezone di kawasan Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi, Sabtu (4/1/2020).

Ada juga yang melayani jasa laundry untuk kasur. &quot;Kita paling nge-laundry kasur palembang atau kasur-kasur yang tipis,&quot; papar Eti, pemilik laundry di Bintara Raya lainnya.
Baca Juga: Banjir Jabodetabek Bikin Harga Cabai Naik, Ini Daftar Selengkapnya
Dia mengaku pernah ditanyakan oleh pelanggannya tentang kesediaan jasa laundry untuk mencuci kasur. Namun Eti menolak karena hanya me-laundry yang ringan-ringan saja.

&quot;Yang enteng-enteng saja kasurnya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Usai banjir, Eti mengaku sudah menerima setidaknya empat kasur lantai untuk di-laundry.

Walau demikian, para pelaku usaha laundry menyampaikan pasca banjir, usahanya laku keras.

&quot;Kalau dibilang persentasenya saya kurang tahu. Tapi melihat dari  notanya ya banyak, ditotal sama yang kemarin bisa 600 kilogram per  bulannya,&quot; jelas Ida.

Tetapi, setelah banjir surut warga yang menggunakan jasa laundry  tidak bisa disebut stabil. &quot;Kalau banjirnya besar, pelanggan banyak.  Kalau banjirnya kecil, pelanggan biasanya mencuci sendiri,&quot; ujar Eti.
</description><content:encoded>JAKARTA - Usai banjir mulai surut di beberapa wilayah, warga yang terkena banjir mulai membersihkan kediamannya. Ada yang mulai bersih-bersih lantai dari lumpur, membersihkan perabotan dan furnitur dari kuman, atau bahkan mencuci pakaian.

Namun, ada saja warga yang menggunakan jasa laundry untuk mempersingkat waktu bersih-bersihnya. Jasa laundry laris manis pasca banjir yang melanda wilayah Jabodetabek.
Baca Juga: 95,5% Listrik Wilayah Terdampak Banjir Jabodetabek dan Banten Sudah Nyala
Selain pakaian yang menjadi barang utama saat me-laundry, ada juga beberapa barang yang menemaninya.

&quot;Selain baju, banyak juga yang minta karpet, bed cover, atau selimut buat di-laundry,&quot; ungkap Aisyah, salah satu pelaku usaha laundry kepada Okezone di kawasan Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi, Sabtu (4/1/2020).

Ada juga yang melayani jasa laundry untuk kasur. &quot;Kita paling nge-laundry kasur palembang atau kasur-kasur yang tipis,&quot; papar Eti, pemilik laundry di Bintara Raya lainnya.
Baca Juga: Banjir Jabodetabek Bikin Harga Cabai Naik, Ini Daftar Selengkapnya
Dia mengaku pernah ditanyakan oleh pelanggannya tentang kesediaan jasa laundry untuk mencuci kasur. Namun Eti menolak karena hanya me-laundry yang ringan-ringan saja.

&quot;Yang enteng-enteng saja kasurnya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;Usai banjir, Eti mengaku sudah menerima setidaknya empat kasur lantai untuk di-laundry.

Walau demikian, para pelaku usaha laundry menyampaikan pasca banjir, usahanya laku keras.

&quot;Kalau dibilang persentasenya saya kurang tahu. Tapi melihat dari  notanya ya banyak, ditotal sama yang kemarin bisa 600 kilogram per  bulannya,&quot; jelas Ida.

Tetapi, setelah banjir surut warga yang menggunakan jasa laundry  tidak bisa disebut stabil. &quot;Kalau banjirnya besar, pelanggan banyak.  Kalau banjirnya kecil, pelanggan biasanya mencuci sendiri,&quot; ujar Eti.
</content:encoded></item></channel></rss>
