<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta yang Harus Diketahui Tentang Listrik saat Banjir, Waspada Korsleting!</title><description>Pasca-diguyur hujan dengan intensitas tinggi, wilayah-wilayah di DKI Jakarta dikepung banjir</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/05/320/2149200/fakta-yang-harus-diketahui-tentang-listrik-saat-banjir-waspada-korsleting</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/05/320/2149200/fakta-yang-harus-diketahui-tentang-listrik-saat-banjir-waspada-korsleting"/><item><title>Fakta yang Harus Diketahui Tentang Listrik saat Banjir, Waspada Korsleting!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/05/320/2149200/fakta-yang-harus-diketahui-tentang-listrik-saat-banjir-waspada-korsleting</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/05/320/2149200/fakta-yang-harus-diketahui-tentang-listrik-saat-banjir-waspada-korsleting</guid><pubDate>Minggu 05 Januari 2020 09:36 WIB</pubDate><dc:creator>Hairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/04/320/2149200/fakta-yang-harus-diketahui-tentang-listrik-saat-banjir-waspada-korsleting-rck3gf4fMv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas PLN Perbaiki Listrik Pasca-Banjir (Foto: Dok PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/04/320/2149200/fakta-yang-harus-diketahui-tentang-listrik-saat-banjir-waspada-korsleting-rck3gf4fMv.jpg</image><title>Petugas PLN Perbaiki Listrik Pasca-Banjir (Foto: Dok PLN)</title></images><description>JAKARTA - Pasca-diguyur hujan dengan intensitas tinggi, wilayah-wilayah di DKI Jakarta dikepung banjir yang tingginya bervariasi pada 1 Januari 2020.

Bahkan banjir ada yang mencapai lutut orang dewasa bahkan mencapai ketinggian 2 sampai 3 meter.

PT PLN (Persero) pun ambil tindakan untuk melakukan pemadaman listrik sementara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya guna menyikapi bencana banjir besar yang melanda.
Baca Juga: Jokowi Ingatkan Basuki Bersiap Hadapi Puncak Musim Hujan di Pertengahan Januari
Berikut ini fakta-fakta yang harus kamu ketahui tentang pemadaman listrik saat banjir, seperti yang dikutip oleh Okezone, Minggu (5/1/2019).

1. PLN Akan Padamkan Listrik Apabila Rumah Warga Terendam Banjir

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakart Raya Ikhsan Asaad mengatakan, selain itu pemadam listrik dilakukan apabila aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

&quot;Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik,&quot; jelasnya.

Listrik akan dinyalakan kembali setelah dilakukan dan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT atau RW atau tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga: Ada Banjir di Jakarta, Berapa Kerugian Pengusaha Logistik?
2. Hal yang Perlu Diperhatikan saat Hujan

Memasuki musim penghujan, memang banyak hal-hal yang perlu diperhatikan termasuk masalah kelistrikan. Saat hujan datang, banjir menjadi hal yang harus diantisipasi oleh masyarakat.

Hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat banjir untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik, yaitu mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter. Selanjutnya cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/02/60146/309883_medium.jpg&quot; alt=&quot;Banjir Masih Merendam Kawasan Mampang Pela&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;3. PLN Beri Alasan Tentang Pemadaman Listrik

Pemadaman listrik yang dilakukan PLN ini bertujuan untuk  memprioritaskan keselamatan warga karena melihat banjir masih mengepung  beberapa wilayah yang berdekatan dengan sumber listrik.

&amp;ldquo;Saat ini kami masih belum menyalakan kelistrikan dengan alasan  keselamatan warga, karena air masih menggenang,&amp;rdquo; kata Humas PLN Intan  Fahdiana kepada Okezone.

Selain untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, pemadaman  listrik oleh PLN ini juga bertujuan untuk meminimalisir peluang warga  agar tidak tersetrum aliran listrik saat terendam banjir.

&quot;Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai  benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari  sengatan listrik,&quot; kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi  Jakarta, Ikhsan Asaad.

 
4. PLN Diminta Antisipasi Bahaya Korsleting Listrik Akibat Banjir Jakarta

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui PT PLN (Persero) mengantisipasi keamanan aliran listrik di beberapa wilayah yang terdampak banjir di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa 31 Desember 2019  malam hingga Rabu (1/1/2020) pagi mengakibatkan sejumlah wilayah Jakarta  terendam banjir.

&quot;Kami perintahkan PLN segera melakukan antisipasi bahaya korsleting  akibat arus pendek di lokasi yang terdampak banjir demi keselamatan  masyarakat terhindar dari bahaya arus listrik,&quot; kata Kepala Biro  Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian  ESDM Agung Pribadi.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/01/02/60145/309875_medium.jpg&quot; alt=&quot;Foto Aerial Kawasan Terdampak Banjir di Ciledug Indah&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;5. Imbauan dari Pemerintah
 
&amp;nbsp;
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama   (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, Pemerintah pun   memberikan imbauan kepada masyarakat yang wilayahnya mulai tergenang   air.

Di antaranya Matikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB), Cabut   seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak,   Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
&amp;nbsp;
 
6. Segera Hubungi Contact Center PLN

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad   mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat banjir   untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik, yaitu mematikan   listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter.

&quot;Selanjutnya cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan   naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman,&quot; ujarnya.

Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN,   lanjutnya, laporkan segera melalui Contact Center PLN 123 atau hubungi   kantor PLN terdekat. &quot;Setelah banjir surut, pastikan semua alat   elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pasca-diguyur hujan dengan intensitas tinggi, wilayah-wilayah di DKI Jakarta dikepung banjir yang tingginya bervariasi pada 1 Januari 2020.

Bahkan banjir ada yang mencapai lutut orang dewasa bahkan mencapai ketinggian 2 sampai 3 meter.

PT PLN (Persero) pun ambil tindakan untuk melakukan pemadaman listrik sementara di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya guna menyikapi bencana banjir besar yang melanda.
Baca Juga: Jokowi Ingatkan Basuki Bersiap Hadapi Puncak Musim Hujan di Pertengahan Januari
Berikut ini fakta-fakta yang harus kamu ketahui tentang pemadaman listrik saat banjir, seperti yang dikutip oleh Okezone, Minggu (5/1/2019).

1. PLN Akan Padamkan Listrik Apabila Rumah Warga Terendam Banjir

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakart Raya Ikhsan Asaad mengatakan, selain itu pemadam listrik dilakukan apabila aset PLN seperti gardu distribusi dan gardu induk terendam banjir.

&quot;Penormalan listrik oleh PLN akan dilakukan apabila instalasi PLN maupun warga sudah dalam kondisi kering dan siap dialiri listrik,&quot; jelasnya.

Listrik akan dinyalakan kembali setelah dilakukan dan didahului oleh penandatanganan berita acara disaksikan oleh Ketua RT atau RW atau tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga: Ada Banjir di Jakarta, Berapa Kerugian Pengusaha Logistik?
2. Hal yang Perlu Diperhatikan saat Hujan

Memasuki musim penghujan, memang banyak hal-hal yang perlu diperhatikan termasuk masalah kelistrikan. Saat hujan datang, banjir menjadi hal yang harus diantisipasi oleh masyarakat.

Hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat banjir untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik, yaitu mematikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter. Selanjutnya cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/02/60146/309883_medium.jpg&quot; alt=&quot;Banjir Masih Merendam Kawasan Mampang Pela&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;3. PLN Beri Alasan Tentang Pemadaman Listrik

Pemadaman listrik yang dilakukan PLN ini bertujuan untuk  memprioritaskan keselamatan warga karena melihat banjir masih mengepung  beberapa wilayah yang berdekatan dengan sumber listrik.

&amp;ldquo;Saat ini kami masih belum menyalakan kelistrikan dengan alasan  keselamatan warga, karena air masih menggenang,&amp;rdquo; kata Humas PLN Intan  Fahdiana kepada Okezone.

Selain untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat, pemadaman  listrik oleh PLN ini juga bertujuan untuk meminimalisir peluang warga  agar tidak tersetrum aliran listrik saat terendam banjir.

&quot;Kami turut prihatin atas musibah ini, kami amankan listriknya sampai  benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari  sengatan listrik,&quot; kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi  Jakarta, Ikhsan Asaad.

 
4. PLN Diminta Antisipasi Bahaya Korsleting Listrik Akibat Banjir Jakarta

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui PT PLN (Persero) mengantisipasi keamanan aliran listrik di beberapa wilayah yang terdampak banjir di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

Curah hujan dengan intensitas tinggi sejak Selasa 31 Desember 2019  malam hingga Rabu (1/1/2020) pagi mengakibatkan sejumlah wilayah Jakarta  terendam banjir.

&quot;Kami perintahkan PLN segera melakukan antisipasi bahaya korsleting  akibat arus pendek di lokasi yang terdampak banjir demi keselamatan  masyarakat terhindar dari bahaya arus listrik,&quot; kata Kepala Biro  Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian  ESDM Agung Pribadi.

&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/01/02/60145/309875_medium.jpg&quot; alt=&quot;Foto Aerial Kawasan Terdampak Banjir di Ciledug Indah&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;5. Imbauan dari Pemerintah
 
&amp;nbsp;
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama   (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, Pemerintah pun   memberikan imbauan kepada masyarakat yang wilayahnya mulai tergenang   air.

Di antaranya Matikan listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB), Cabut   seluruh peralatan listrik yang masih tersambung dengan stop kontak,   Naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman.
&amp;nbsp;
 
6. Segera Hubungi Contact Center PLN

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Ikhsan Asaad   mengatakan, hal pertama yang harus dilakukan masyarakat saat banjir   untuk menghindari bahaya tersengat aliran listrik, yaitu mematikan   listrik dari Meter Circuit Breaker (MCB) di kWh meter.

&quot;Selanjutnya cabut seluruh peralatan listrik yang masih menancap dan   naikkan alat elektronik ke tempat yang lebih aman,&quot; ujarnya.

Apabila terjadi banjir dan listrik belum dipadamkam oleh PLN,   lanjutnya, laporkan segera melalui Contact Center PLN 123 atau hubungi   kantor PLN terdekat. &quot;Setelah banjir surut, pastikan semua alat   elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
