<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Gedung 4 Lantai di Slipi Roboh, Bagaimana Pemeliharaannya?</title><description>Ambruknya gedung empat lantai di kawasan Slipi, Jakarta Barat harus diselidiki lebih lanjut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/06/470/2149861/gedung-4-lantai-di-slipi-roboh-bagaimana-pemeliharaannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/06/470/2149861/gedung-4-lantai-di-slipi-roboh-bagaimana-pemeliharaannya"/><item><title>   Gedung 4 Lantai di Slipi Roboh, Bagaimana Pemeliharaannya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/06/470/2149861/gedung-4-lantai-di-slipi-roboh-bagaimana-pemeliharaannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/06/470/2149861/gedung-4-lantai-di-slipi-roboh-bagaimana-pemeliharaannya</guid><pubDate>Senin 06 Januari 2020 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/06/470/2149861/gedung-4-lantai-di-slipi-roboh-ada-imb-dan-slf-GuRfU66fud.png" expression="full" type="image/jpeg">Gedung Roboh di Slipi (Foto: Okezone.com/Fadel)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/06/470/2149861/gedung-4-lantai-di-slipi-roboh-ada-imb-dan-slf-GuRfU66fud.png</image><title>Gedung Roboh di Slipi (Foto: Okezone.com/Fadel)</title></images><description>JAKARTA - Ambruknya gedung empat lantai di kawasan Slipi, Jakarta Barat harus diselidiki lebih lanjut. Hal tersebut untuk mengetahui penyebab dari ambruknya gedung yang menyebabkan beberapa orang terluka tersebut.
Baca Juga: Gedung Lantai 4 di Slipi Ambruk, Pakar Konstruksi: Sebaiknya Dirobohkan
Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia Davy Sukamta mengatakan, ambruknya gedung harus ditinjau kelengkapan dari surat-suratnya. Misalnya saja Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
&quot;Harus dilihat apakah ada IMB dan SLF-nya masih berlaku,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Senin (6/1/2020).
Jika SLF tersebut habis maka seharusnya gedung tersebut dilakukan pemeliharaan oleh pihak pengelola. Karena dalam mengajukan perpanjangan SLF juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi misalnya kondisi gedung yang terbaru.
&quot;SLF diperbaharui sesuai ketentuan. Umumnya proses meliputi penelitian kondisi gedung juga, &quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Setelah dicek surat kelengkapannya, maka langkah selanjutnya adalah  dengan melakukan penyelidikan ke lapangan untuk mengetahui secara akurat  penyebab dari ambruknya gedung 4 lantai tersebut. Davy mengaku enggan  berspekulasi mengenai penyebab pasti robohnya gedung tersebut karena  kemungkinan-kemungkinan pasti akan muncul.
Misalnya saja kemungkinan mengenai kesalahan pada konstruksi.  Kemungkinan lain adalah bisa saja ada sumbatan pada lubang drainase di  atap sedangkan jumlah orang dan bebannya terlalu besar.
&quot;Tanpa penyelidikan di lapangan sulit untuk menduga sebabnya. Mungkin  lubang drainase atap tersumbat? Jadi atap tergenang air dan bebannya  berlebih,&quot; katanya.
Kemungkinan lainnya adalah bisa saja akibat banjir yang terjadi  beberapa hari lalu. Sebab, ada dugaan ambruknya gedung tersebut  disebabkan oleh ada tanah yang bergeser.
&quot;Sulit menduga. Harus ditinjau kondisi di lapangan. Apakah tanah  tergerus banjir, apakah di tepi sungai, dan sebagainya,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Ambruknya gedung empat lantai di kawasan Slipi, Jakarta Barat harus diselidiki lebih lanjut. Hal tersebut untuk mengetahui penyebab dari ambruknya gedung yang menyebabkan beberapa orang terluka tersebut.
Baca Juga: Gedung Lantai 4 di Slipi Ambruk, Pakar Konstruksi: Sebaiknya Dirobohkan
Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia Davy Sukamta mengatakan, ambruknya gedung harus ditinjau kelengkapan dari surat-suratnya. Misalnya saja Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF).
&quot;Harus dilihat apakah ada IMB dan SLF-nya masih berlaku,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Senin (6/1/2020).
Jika SLF tersebut habis maka seharusnya gedung tersebut dilakukan pemeliharaan oleh pihak pengelola. Karena dalam mengajukan perpanjangan SLF juga ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi misalnya kondisi gedung yang terbaru.
&quot;SLF diperbaharui sesuai ketentuan. Umumnya proses meliputi penelitian kondisi gedung juga, &quot; ucapnya.
&amp;nbsp;Setelah dicek surat kelengkapannya, maka langkah selanjutnya adalah  dengan melakukan penyelidikan ke lapangan untuk mengetahui secara akurat  penyebab dari ambruknya gedung 4 lantai tersebut. Davy mengaku enggan  berspekulasi mengenai penyebab pasti robohnya gedung tersebut karena  kemungkinan-kemungkinan pasti akan muncul.
Misalnya saja kemungkinan mengenai kesalahan pada konstruksi.  Kemungkinan lain adalah bisa saja ada sumbatan pada lubang drainase di  atap sedangkan jumlah orang dan bebannya terlalu besar.
&quot;Tanpa penyelidikan di lapangan sulit untuk menduga sebabnya. Mungkin  lubang drainase atap tersumbat? Jadi atap tergenang air dan bebannya  berlebih,&quot; katanya.
Kemungkinan lainnya adalah bisa saja akibat banjir yang terjadi  beberapa hari lalu. Sebab, ada dugaan ambruknya gedung tersebut  disebabkan oleh ada tanah yang bergeser.
&quot;Sulit menduga. Harus ditinjau kondisi di lapangan. Apakah tanah  tergerus banjir, apakah di tepi sungai, dan sebagainya,&quot; ucapnya.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
