<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Kabur dari Jepang dan Jadi Buronan, Nissan Tetap &quot;Kejar&quot; Carlos Ghosn</title><description>Nissan memastikan akan kembali melakukan tindakan hukum yang tepat kepada mantan bosnya Carlos Ghosn.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/320/2150235/kabur-dari-jepang-dan-jadi-buronan-nissan-tetap-kejar-carlos-ghosn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/320/2150235/kabur-dari-jepang-dan-jadi-buronan-nissan-tetap-kejar-carlos-ghosn"/><item><title>      Kabur dari Jepang dan Jadi Buronan, Nissan Tetap &quot;Kejar&quot; Carlos Ghosn</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/320/2150235/kabur-dari-jepang-dan-jadi-buronan-nissan-tetap-kejar-carlos-ghosn</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/320/2150235/kabur-dari-jepang-dan-jadi-buronan-nissan-tetap-kejar-carlos-ghosn</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2020 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/07/320/2150235/kabur-dari-jepang-dan-jadi-buronan-nissan-tetap-kejar-carlos-ghosn-KJZhjHiJse.png" expression="full" type="image/jpeg">Carlos Ghosn (Foto: CNN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/07/320/2150235/kabur-dari-jepang-dan-jadi-buronan-nissan-tetap-kejar-carlos-ghosn-KJZhjHiJse.png</image><title>Carlos Ghosn (Foto: CNN)</title></images><description>JAKARTA - Nissan memastikan akan kembali melakukan tindakan hukum yang tepat kepada mantan bosnya Carlos Ghosn meskipun kabur dari Jepang.
Baca Juga: Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Diketahui Sembunyikan Dana Investor
Dalam pernyataan publiknya yang pertama setelah Carlos Ghosn meninggalkan Tokyo pada minggu lalu, Nissan mengatakan masih berencana untuk meminta tanggung jawab dari Carlos Ghosn atas kesalahan serius yang dilakukannya termasuk tuduhan bahwa ia melaporkan pendapatannya dan menggunakan aset perusahaan untuk keuntungan pribadi.

&quot;Perusahaan akan terus mengambil tindakan hukum yang sesuai untuk meminta pertanggungjawaban Ghosn atas kerugian yang disebabkan oleh kesalahannya kepada Nissan,&quot; tulis Nissan dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir CNN, Jakarta, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga: Kebobrokan Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Kembali Terungkap
Carlos Ghosn sebelumnya ditangkap pada akhir tahun 2018 di Tokyo karena dicurigai melakukan kesalahan keuangan yang menyebabkannya dipecat dari Nissan dan aliansi otomotifnya dengan Renault dan Mitsubishi Motors.

Tidak tanpa perlawanan, Carlos Ghosn membantah tuduhan itu dan mengklaim bahwa penangkapannya ini merupakan bagian dari rencana untuk menjatuhkannya dari posisi eksekutif yang didudukinya.
Carlos Ghosn berhasil melarikan diri ke Lebanon setelah menggunakan  kebebasan yang baru ditemukannya untuk kemudian mencerca sistem  pengadilan kriminal di Jepang. Pasalnya, Carlos dikatakan berada di  bawah jaminan ketat di Tokyo saat dirinya berhasil lari ke Lebanon.

Sementara itu menanggapi hal ini, Nissan menyebut pelarian yang  dilakukan Carlos merupakan suatu tindakan yang menentang sistem  peradilan Jepang. Nissan juga mengatakan konsekuensi dari perbuatan  mantan eksekutifnya ini telah signifikan. Terbukti dari penyelidikan  yang tengah berlangsung di Amerika Serikat dan Prancis terkait Carlos  Ghosn.

September lalu, Carlos dikabarkan setuju untuk membayar USD1 juta  kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat untuk menyelesaikan  tuduhan penyembunyian kompensasi yang diterimanya dari Nissan. Gugatan  ini merupakan masalah sipil yang berbeda dengan dakwaan pidana yang dia  hadapi di Jepang.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nissan memastikan akan kembali melakukan tindakan hukum yang tepat kepada mantan bosnya Carlos Ghosn meskipun kabur dari Jepang.
Baca Juga: Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Diketahui Sembunyikan Dana Investor
Dalam pernyataan publiknya yang pertama setelah Carlos Ghosn meninggalkan Tokyo pada minggu lalu, Nissan mengatakan masih berencana untuk meminta tanggung jawab dari Carlos Ghosn atas kesalahan serius yang dilakukannya termasuk tuduhan bahwa ia melaporkan pendapatannya dan menggunakan aset perusahaan untuk keuntungan pribadi.

&quot;Perusahaan akan terus mengambil tindakan hukum yang sesuai untuk meminta pertanggungjawaban Ghosn atas kerugian yang disebabkan oleh kesalahannya kepada Nissan,&quot; tulis Nissan dalam pernyataan tertulis, seperti dilansir CNN, Jakarta, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga: Kebobrokan Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Kembali Terungkap
Carlos Ghosn sebelumnya ditangkap pada akhir tahun 2018 di Tokyo karena dicurigai melakukan kesalahan keuangan yang menyebabkannya dipecat dari Nissan dan aliansi otomotifnya dengan Renault dan Mitsubishi Motors.

Tidak tanpa perlawanan, Carlos Ghosn membantah tuduhan itu dan mengklaim bahwa penangkapannya ini merupakan bagian dari rencana untuk menjatuhkannya dari posisi eksekutif yang didudukinya.
Carlos Ghosn berhasil melarikan diri ke Lebanon setelah menggunakan  kebebasan yang baru ditemukannya untuk kemudian mencerca sistem  pengadilan kriminal di Jepang. Pasalnya, Carlos dikatakan berada di  bawah jaminan ketat di Tokyo saat dirinya berhasil lari ke Lebanon.

Sementara itu menanggapi hal ini, Nissan menyebut pelarian yang  dilakukan Carlos merupakan suatu tindakan yang menentang sistem  peradilan Jepang. Nissan juga mengatakan konsekuensi dari perbuatan  mantan eksekutifnya ini telah signifikan. Terbukti dari penyelidikan  yang tengah berlangsung di Amerika Serikat dan Prancis terkait Carlos  Ghosn.

September lalu, Carlos dikabarkan setuju untuk membayar USD1 juta  kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat untuk menyelesaikan  tuduhan penyembunyian kompensasi yang diterimanya dari Nissan. Gugatan  ini merupakan masalah sipil yang berbeda dengan dakwaan pidana yang dia  hadapi di Jepang.
</content:encoded></item></channel></rss>
