<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Waspada Setrum Listrik di Baja Ringan, Instalasi Harus Dipasang dengan Benar!</title><description>Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) menyebut tidak masalah meskipun konstruksi rumah menggunakan baja ringan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/470/2150292/waspada-setrum-listrik-di-baja-ringan-instalasi-harus-dipasang-dengan-benar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/470/2150292/waspada-setrum-listrik-di-baja-ringan-instalasi-harus-dipasang-dengan-benar"/><item><title>   Waspada Setrum Listrik di Baja Ringan, Instalasi Harus Dipasang dengan Benar!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/470/2150292/waspada-setrum-listrik-di-baja-ringan-instalasi-harus-dipasang-dengan-benar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/07/470/2150292/waspada-setrum-listrik-di-baja-ringan-instalasi-harus-dipasang-dengan-benar</guid><pubDate>Selasa 07 Januari 2020 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/07/470/2150292/waspada-setrum-listrik-di-baja-ringan-instalasi-harus-dipasang-dengan-benar-V7HoluvVoc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Listrik (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/07/470/2150292/waspada-setrum-listrik-di-baja-ringan-instalasi-harus-dipasang-dengan-benar-V7HoluvVoc.jpg</image><title>Listrik (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) menyebut tidak masalah meskipun konstruksi rumah menggunakan baja ringan. Sebab, baja ringan tidak menyetrum secara langsung jika tak ada pemicu.
Baca Juga: Bahaya! Jangan Berteduh Dekat Instalasi Kelistrikan saat Hujan
Ketua Umum AKLI DKI Jakarta Puji Muhardi mengatakan, baja ringan berbahaya apabila baja ringan tersebut teraliri oleh listrik. Namun jika hanya sebatas baja ringan tanpa tersentuh aliran listrik, baja ringan tidak akan membahayakan.

&quot;Baja ringan enggak akan bisa nyetrum. Baja ringan baru bisa nyetrum orang kalau konstruksi baja ringan tersebut teraliri listrik,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga: Petik Petai, Pria Gaek Tewas Tersengat Listrik
Oleh karena itu lanjut Puji, seharusnya instalasi listrik dipasang secara benar. Untuk memasang instalasi yang sesuai tentunya harus diserahkan kepada ahlinya dan bukan sembarangan orang.

&quot;Agar tidak nyetrum instalasi listriknya harus dipasang dengan benar oleh orang yang memiliki kompetensi di bidang itu,&quot; katanya.
Sebagai informasi, media sosial digegerkan oleh video berdurasi 49  detik yang memperlihatkan orang-orang menggotong jenazah yang sudah  meninggal dari atap rumah. Diduga orang yang dibawa tersebut meinggal  karena tersengat listrik.

Mengutip akun instagram @ust*dz**n*l*b*d*n, terlihat ada seorang yang  memakai kaos biru dengan celana hitam tengah digotong oleh beberapa  orang dari atas atap rumah ke bawah. Ketika tengah dikeluarkan dari  atap, beberapa orang turut mengucapkan kaimat istghfar dan takbir.

Dalam postingan tersebut, dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk  berhati-hati bagi mereka yang rumahnya memakai baja ringan. Sebab baja  ringan ini juga ternyata bisa membuat orang yang menyentuhnya bisa  tersengat listrik alias kesetrum.


&quot;Hati2 yang rumahnya pake baja ringan karena sudah terbiasa  membetulkan kabel listrik di rumah dengan konstruksi kayu, lupa ketika  rumah yang akan diperbaikinya baja ringan. Artinya jika ada tikus yang  merusak kabel dan nempel dikonstruksi baja ringan maka seluruh  konstruksi tersebut sudah dialiri listrik,&quot; tulis akun tersebut seperti  dikutip.

Akun tersebut pun bercerita tentang kronologi kejadian tersebut.  Menurut akun tersebut, sesorang berbaju biru itu dengan ceria naik ke  atap rumah. Namun tiba-tiba terdengar suara lirih takbir dan kemudian  tak terdengar suara lagi.

Oleh karena itu, akun tersebut meminta kepada siapapun yang mana  konstruksi rumahnya memakai baja ringan untuk berhati-hati. Apalagi,  jika kabel listrik yang terpasang tidak ada pelindungnya.

&quot;Kalau seluruh konstruksi baja ringan, maka seluruh baja yang terkait  pasti dialiri listrik, mau ke kanan mau ke kiri, mau ke atas mau ke  bawah seluruhnya berlistrik,&quot; kata dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) menyebut tidak masalah meskipun konstruksi rumah menggunakan baja ringan. Sebab, baja ringan tidak menyetrum secara langsung jika tak ada pemicu.
Baca Juga: Bahaya! Jangan Berteduh Dekat Instalasi Kelistrikan saat Hujan
Ketua Umum AKLI DKI Jakarta Puji Muhardi mengatakan, baja ringan berbahaya apabila baja ringan tersebut teraliri oleh listrik. Namun jika hanya sebatas baja ringan tanpa tersentuh aliran listrik, baja ringan tidak akan membahayakan.

&quot;Baja ringan enggak akan bisa nyetrum. Baja ringan baru bisa nyetrum orang kalau konstruksi baja ringan tersebut teraliri listrik,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Selasa (7/1/2020).
Baca Juga: Petik Petai, Pria Gaek Tewas Tersengat Listrik
Oleh karena itu lanjut Puji, seharusnya instalasi listrik dipasang secara benar. Untuk memasang instalasi yang sesuai tentunya harus diserahkan kepada ahlinya dan bukan sembarangan orang.

&quot;Agar tidak nyetrum instalasi listriknya harus dipasang dengan benar oleh orang yang memiliki kompetensi di bidang itu,&quot; katanya.
Sebagai informasi, media sosial digegerkan oleh video berdurasi 49  detik yang memperlihatkan orang-orang menggotong jenazah yang sudah  meninggal dari atap rumah. Diduga orang yang dibawa tersebut meinggal  karena tersengat listrik.

Mengutip akun instagram @ust*dz**n*l*b*d*n, terlihat ada seorang yang  memakai kaos biru dengan celana hitam tengah digotong oleh beberapa  orang dari atas atap rumah ke bawah. Ketika tengah dikeluarkan dari  atap, beberapa orang turut mengucapkan kaimat istghfar dan takbir.

Dalam postingan tersebut, dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk  berhati-hati bagi mereka yang rumahnya memakai baja ringan. Sebab baja  ringan ini juga ternyata bisa membuat orang yang menyentuhnya bisa  tersengat listrik alias kesetrum.


&quot;Hati2 yang rumahnya pake baja ringan karena sudah terbiasa  membetulkan kabel listrik di rumah dengan konstruksi kayu, lupa ketika  rumah yang akan diperbaikinya baja ringan. Artinya jika ada tikus yang  merusak kabel dan nempel dikonstruksi baja ringan maka seluruh  konstruksi tersebut sudah dialiri listrik,&quot; tulis akun tersebut seperti  dikutip.

Akun tersebut pun bercerita tentang kronologi kejadian tersebut.  Menurut akun tersebut, sesorang berbaju biru itu dengan ceria naik ke  atap rumah. Namun tiba-tiba terdengar suara lirih takbir dan kemudian  tak terdengar suara lagi.

Oleh karena itu, akun tersebut meminta kepada siapapun yang mana  konstruksi rumahnya memakai baja ringan untuk berhati-hati. Apalagi,  jika kabel listrik yang terpasang tidak ada pelindungnya.

&quot;Kalau seluruh konstruksi baja ringan, maka seluruh baja yang terkait  pasti dialiri listrik, mau ke kanan mau ke kiri, mau ke atas mau ke  bawah seluruhnya berlistrik,&quot; kata dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
