<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>E-Commerce Asing Bakal Banjiri Pasar Indonesia?   </title><description>Industri e-commerce diprediksi masih akan terus tumbuh pada 2020 ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150306/e-commerce-asing-bakal-banjiri-pasar-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150306/e-commerce-asing-bakal-banjiri-pasar-indonesia"/><item><title>E-Commerce Asing Bakal Banjiri Pasar Indonesia?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150306/e-commerce-asing-bakal-banjiri-pasar-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150306/e-commerce-asing-bakal-banjiri-pasar-indonesia</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2020 07:39 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/07/320/2150306/e-commerce-asing-bakal-banjiri-pasar-indonesia-RzYsg6MALu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">E-Commerce (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/07/320/2150306/e-commerce-asing-bakal-banjiri-pasar-indonesia-RzYsg6MALu.jpg</image><title>E-Commerce (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Industri e-commerce diprediksi masih akan terus tumbuh pada 2020 ini. Pertumbuhan ini mencakup dari sisi market maupun jumlah perusahaan yang akan muncul di tahun ini.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) Ignatius Untung mengatakan, pendatang baru masih akan tetap bermunculan pada tahun ini. Hanya saja kemunculan perusahaan e-commerce baru ini tidak akan sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Ignatius Untung,ada banyak pertimbangan dari perusahaan e-commerce untuk tidak membuka usahannya di Indonesia. Salah satu contohnya adalah sudah terlalu banyaknya perusahaan e-commerce di Indonesia.
&amp;nbsp;
Karena terlalu banyaknya perusahaan e-commerce membuat kategori yang sudah ada pun terisi penuh. Hal ini membuat persaiangan antar perusahaan per kategori semakin ketat.

&quot;Pendatang baru masih akan ada, tapi enggak akan semasif sebelumnya,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.

Meskipun begitu, Ignatius memprediksi akan ada pemain e-commerce dari asing yang akan masuk ke Indonesia. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui pasti berapa jumlahnya dan asal negara dari perusahaan tersebut.

 
Baca Selengkapnya: Persaingan Ketat, Pendatang Baru E-Commerce di 2020 Tak Semasif 2019




</description><content:encoded>JAKARTA - Industri e-commerce diprediksi masih akan terus tumbuh pada 2020 ini. Pertumbuhan ini mencakup dari sisi market maupun jumlah perusahaan yang akan muncul di tahun ini.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA) Ignatius Untung mengatakan, pendatang baru masih akan tetap bermunculan pada tahun ini. Hanya saja kemunculan perusahaan e-commerce baru ini tidak akan sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Ignatius Untung,ada banyak pertimbangan dari perusahaan e-commerce untuk tidak membuka usahannya di Indonesia. Salah satu contohnya adalah sudah terlalu banyaknya perusahaan e-commerce di Indonesia.
&amp;nbsp;
Karena terlalu banyaknya perusahaan e-commerce membuat kategori yang sudah ada pun terisi penuh. Hal ini membuat persaiangan antar perusahaan per kategori semakin ketat.

&quot;Pendatang baru masih akan ada, tapi enggak akan semasif sebelumnya,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone.

Meskipun begitu, Ignatius memprediksi akan ada pemain e-commerce dari asing yang akan masuk ke Indonesia. Hanya saja, dirinya tidak mengetahui pasti berapa jumlahnya dan asal negara dari perusahaan tersebut.

 
Baca Selengkapnya: Persaingan Ketat, Pendatang Baru E-Commerce di 2020 Tak Semasif 2019




</content:encoded></item></channel></rss>
