<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikan Langka Punah, China Larang Nelayan Mancing di Sungai Yangtze Selama 10 Tahun</title><description>China akan melarang nelayannya untuk memancing ikan di sungai terpanjangnya, yakni Yangtze.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150630/ikan-langka-punah-china-larang-nelayan-mancing-di-sungai-yangtze-selama-10-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150630/ikan-langka-punah-china-larang-nelayan-mancing-di-sungai-yangtze-selama-10-tahun"/><item><title>Ikan Langka Punah, China Larang Nelayan Mancing di Sungai Yangtze Selama 10 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150630/ikan-langka-punah-china-larang-nelayan-mancing-di-sungai-yangtze-selama-10-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/08/320/2150630/ikan-langka-punah-china-larang-nelayan-mancing-di-sungai-yangtze-selama-10-tahun</guid><pubDate>Rabu 08 Januari 2020 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/08/320/2150630/ikan-langka-punah-china-larang-nelayan-mancing-di-sungai-yangtze-selama-10-tahun-XWC0Loe8sz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yangtze River (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/08/320/2150630/ikan-langka-punah-china-larang-nelayan-mancing-di-sungai-yangtze-selama-10-tahun-XWC0Loe8sz.jpg</image><title>Yangtze River (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - China akan melarang nelayannya untuk memancing ikan di sungai terpanjangnya, yakni Yangtze. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Januari 2020 hingga 1 dekade ke depan.

Sebenarnya, larangan memancing sudah ada untuk musim semi telah diberlakukan sejak 2003. Akan tetapi baru dimulai 1 Januari 2020 di 332 situs di sepanjang Yangtze.
&amp;nbsp;Baca juga: Soal Kapal China di Natuna, Susi Pudjiastuti: Investasi Kita Hormati kalau Mencuri Tenggelamkan
Sementara itu, untuk kawasan  konservasi akan diperluas lebih lanjut pada 2021. Namun apa penyebabnya?

Seperti terungkap dalam video SCMP, Jakarta, Rabu (8/1/2020), China memberlakukan larangan tersebut setelah penangkapan ikan yang berlebihan hingga punahnya ikan langka di sungai tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Polemik Natuna, Menteri Edhy: Yang Penting Tetap Cool
Paddlefish yang merupakan ikan asli China ini dinyatakan punah pada Desember 2019. Spesies ini, yang dapat tumbuh hingga 7 meter (23 kaki), hidup di Yangtze selama 150 juta tahun.

Sementara itu, tangkapan tahunan dari Yangtze pada tahun 1954 adalah sekitar 427.000 ton. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir angkanya kurang dari 100.000 ton.
China berharap larangan itu akan menghidupkan kembali stok ikan dan  memulihkan beberapa spesies liar asli. Namun, kebijakan tersebut akan  mengancam sekitar 280.000 nelayan di sepanjang sungai Yangtze.

Wakil Direktur Jenderal Biro Perikanan Negara Jianli, Wu Kewei  mengatakan, akan membongkar semua kapal ikan sebelum akhir 2019. Selain  itu perizinan mereka akan dibatalkan.

&quot;(Kami) akan membantu nelayan menemukan pekerjaan baru,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - China akan melarang nelayannya untuk memancing ikan di sungai terpanjangnya, yakni Yangtze. Kebijakan ini berlaku mulai 1 Januari 2020 hingga 1 dekade ke depan.

Sebenarnya, larangan memancing sudah ada untuk musim semi telah diberlakukan sejak 2003. Akan tetapi baru dimulai 1 Januari 2020 di 332 situs di sepanjang Yangtze.
&amp;nbsp;Baca juga: Soal Kapal China di Natuna, Susi Pudjiastuti: Investasi Kita Hormati kalau Mencuri Tenggelamkan
Sementara itu, untuk kawasan  konservasi akan diperluas lebih lanjut pada 2021. Namun apa penyebabnya?

Seperti terungkap dalam video SCMP, Jakarta, Rabu (8/1/2020), China memberlakukan larangan tersebut setelah penangkapan ikan yang berlebihan hingga punahnya ikan langka di sungai tersebut.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Polemik Natuna, Menteri Edhy: Yang Penting Tetap Cool
Paddlefish yang merupakan ikan asli China ini dinyatakan punah pada Desember 2019. Spesies ini, yang dapat tumbuh hingga 7 meter (23 kaki), hidup di Yangtze selama 150 juta tahun.

Sementara itu, tangkapan tahunan dari Yangtze pada tahun 1954 adalah sekitar 427.000 ton. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir angkanya kurang dari 100.000 ton.
China berharap larangan itu akan menghidupkan kembali stok ikan dan  memulihkan beberapa spesies liar asli. Namun, kebijakan tersebut akan  mengancam sekitar 280.000 nelayan di sepanjang sungai Yangtze.

Wakil Direktur Jenderal Biro Perikanan Negara Jianli, Wu Kewei  mengatakan, akan membongkar semua kapal ikan sebelum akhir 2019. Selain  itu perizinan mereka akan dibatalkan.

&quot;(Kami) akan membantu nelayan menemukan pekerjaan baru,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
