<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nasabah Hanson Tagih Duit Investasi, Benny Tjokro: Sedang Kami Usahakan</title><description>PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) memastikan tidak akan ada dana nasabah yang hilang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/278/2151032/nasabah-hanson-tagih-duit-investasi-benny-tjokro-sedang-kami-usahakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/278/2151032/nasabah-hanson-tagih-duit-investasi-benny-tjokro-sedang-kami-usahakan"/><item><title>Nasabah Hanson Tagih Duit Investasi, Benny Tjokro: Sedang Kami Usahakan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/278/2151032/nasabah-hanson-tagih-duit-investasi-benny-tjokro-sedang-kami-usahakan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/278/2151032/nasabah-hanson-tagih-duit-investasi-benny-tjokro-sedang-kami-usahakan</guid><pubDate>Kamis 09 Januari 2020 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/09/278/2151032/nasabah-hanson-tagih-duit-investasi-benny-tjokro-sedang-kami-usahakan-Lz1MZTZY8k.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/09/278/2151032/nasabah-hanson-tagih-duit-investasi-benny-tjokro-sedang-kami-usahakan-Lz1MZTZY8k.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) memastikan tidak akan ada dana nasabah yang hilang. Bahkan perusahaan berjanji akan mengembalikan seluruh uang nasabahnya.
Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengusahakan agar seluruh dana nasabahnya bisa dikembalikan. Ada dua skema pengembalian yang ditawarkan olehnya kepada para nasabah yang ingin uangnya kembali.
Pilihan pertama yang ditawarkan adalah penyelesaian settlement aset. Nantinya, nasabah ditawari menukarkan dananya menjadi aset fisik.
Baca Juga: Rush Money, Keuangan Hanson Perusahaan Milik Benny Tjokro di Ujung Tanduk
Pilihan kedua adalah perusahaan menawarkan restrukturisasi utang. Perusahaan akan mencicil pembayaran utang kepada nasabah beserta bunganya dengan dicicil selama 4 tahun.
&quot;Segala usaha kami seperti restrukturisasi dan asset settlemen sedang kami usahakan untuk menjadi solusi menyelesaikan masalah dengan nasabah-nasabah kami. Terima kasih atas kerjasamanya,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (9/1/2020).
Benny juga meminta agar kasus ini tidak dibesar-besarkan. Karena menurutnya, mencuatnya kasus ini ke publik membuat kinerja perusahaannya terganggu.

&quot;Kami meminta anda, medsos dan mass media yang untuk tidak memviralkan hal-hal negatif yang belum tentu kebenarannya. Dikarenakan hal tersebut sangat merugikan perusahaan kami dan nasabah kami,&quot; jelasnya
Sebagai informasi sebelumnya, Keuangan dari  PT Hanson International Tbk sedang mengalami gangguan. Hal tersebut setelah adanya penarikan dana secara bersamaan oleh nasabahnya (rush).
Rush sendiri merupakan kondisi penarikan dana besar-besaran dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi itu biasanya muncul lantaran adanya suatu kabar yang membuat nasabah khawatir atas keamanan dananya.Hal tersebut terungkap dalam video yang beredar lewat pesan singkat  whatsapp. Dalam video tersebut tengah dilakukan pertemuan antara nasabah  PT Hansons International Tbk dengan kuasa hukum perusahaan.
Dalam potongan video yang tersebar, ada salah satu nasabah yang  diketahui namanya Yadi mengungkapkan kekesalannya. Yadi sedang  membutuhkan uang untuk transplantasi ginjal.

Dirinya mengaku sudah menitipkan pesan kepada keluarganya ketika jika  dirinya terjadi apa-apa. Adapun pesannya adalah meminta kepada pihak  keluarga untuk melakukan penuntutan jika terjadi apa apa pada dirinya.
&quot;Minggu ini gelisah ya itu karena saya dapat jaminan saya mau. Saya  sudah bilang sama teman saya bu Rosa (Marketing Hanson) kalau sampai  terjadi kepada saya tuntut. Bukan cuma pengadilan tapi dengan cara lain.  Kalau ada yang meninggal gara-gara ini dia pasti harus bertanggung  jawab,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Hanson Internasional Tbk (MYRX) memastikan tidak akan ada dana nasabah yang hilang. Bahkan perusahaan berjanji akan mengembalikan seluruh uang nasabahnya.
Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengusahakan agar seluruh dana nasabahnya bisa dikembalikan. Ada dua skema pengembalian yang ditawarkan olehnya kepada para nasabah yang ingin uangnya kembali.
Pilihan pertama yang ditawarkan adalah penyelesaian settlement aset. Nantinya, nasabah ditawari menukarkan dananya menjadi aset fisik.
Baca Juga: Rush Money, Keuangan Hanson Perusahaan Milik Benny Tjokro di Ujung Tanduk
Pilihan kedua adalah perusahaan menawarkan restrukturisasi utang. Perusahaan akan mencicil pembayaran utang kepada nasabah beserta bunganya dengan dicicil selama 4 tahun.
&quot;Segala usaha kami seperti restrukturisasi dan asset settlemen sedang kami usahakan untuk menjadi solusi menyelesaikan masalah dengan nasabah-nasabah kami. Terima kasih atas kerjasamanya,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (9/1/2020).
Benny juga meminta agar kasus ini tidak dibesar-besarkan. Karena menurutnya, mencuatnya kasus ini ke publik membuat kinerja perusahaannya terganggu.

&quot;Kami meminta anda, medsos dan mass media yang untuk tidak memviralkan hal-hal negatif yang belum tentu kebenarannya. Dikarenakan hal tersebut sangat merugikan perusahaan kami dan nasabah kami,&quot; jelasnya
Sebagai informasi sebelumnya, Keuangan dari  PT Hanson International Tbk sedang mengalami gangguan. Hal tersebut setelah adanya penarikan dana secara bersamaan oleh nasabahnya (rush).
Rush sendiri merupakan kondisi penarikan dana besar-besaran dalam waktu yang hampir bersamaan. Kondisi itu biasanya muncul lantaran adanya suatu kabar yang membuat nasabah khawatir atas keamanan dananya.Hal tersebut terungkap dalam video yang beredar lewat pesan singkat  whatsapp. Dalam video tersebut tengah dilakukan pertemuan antara nasabah  PT Hansons International Tbk dengan kuasa hukum perusahaan.
Dalam potongan video yang tersebar, ada salah satu nasabah yang  diketahui namanya Yadi mengungkapkan kekesalannya. Yadi sedang  membutuhkan uang untuk transplantasi ginjal.

Dirinya mengaku sudah menitipkan pesan kepada keluarganya ketika jika  dirinya terjadi apa-apa. Adapun pesannya adalah meminta kepada pihak  keluarga untuk melakukan penuntutan jika terjadi apa apa pada dirinya.
&quot;Minggu ini gelisah ya itu karena saya dapat jaminan saya mau. Saya  sudah bilang sama teman saya bu Rosa (Marketing Hanson) kalau sampai  terjadi kepada saya tuntut. Bukan cuma pengadilan tapi dengan cara lain.  Kalau ada yang meninggal gara-gara ini dia pasti harus bertanggung  jawab,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
