<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketegangan di Natuna, Kepala BKPM: Investasi China Tetap Stabil</title><description>Konflik yang terjadi antaran Indonesia dengan China terkait Perairan Natuna tidak berdampak pada investasi dari negara tersebut</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/320/2151260/ketegangan-di-natuna-kepala-bkpm-investasi-china-tetap-stabil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/320/2151260/ketegangan-di-natuna-kepala-bkpm-investasi-china-tetap-stabil"/><item><title>Ketegangan di Natuna, Kepala BKPM: Investasi China Tetap Stabil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/320/2151260/ketegangan-di-natuna-kepala-bkpm-investasi-china-tetap-stabil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/320/2151260/ketegangan-di-natuna-kepala-bkpm-investasi-china-tetap-stabil</guid><pubDate>Kamis 09 Januari 2020 21:42 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/09/320/2151260/ketegangan-di-natuna-kepala-bkm-investasi-china-tetap-stabil-0n4TL6cP2f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM soal Investasi China (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/09/320/2151260/ketegangan-di-natuna-kepala-bkm-investasi-china-tetap-stabil-0n4TL6cP2f.jpg</image><title>Kepala BKPM soal Investasi China (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, konflik yang terjadi antaran Indonesia dengan China terkait Perairan Natuna, Kepulauan Riau, tidak berdampak pada investasi dari negara tersebut. Menurutnya, tak ada kaitannya kedaulatan negara dengan negosiasi investasi.
&quot;Investasi always investasi. Tidak ada dalam satu klausul negosiasi investasi itu, kalau kita lakukan investasi maka 'boleh kamu ganggu negara saya atau saya ganggu negara kamu'. Itu hal yang berbeda,&quot; ujarnya ditemui di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Baca Juga: Menakar Peluang Indonesia Usir Kapal-Kapal China di Laut Natuna
Dia bilang, kedaulatan negara memang hal yang harus dijaga dan diselesaikan jika ada tindakan yang mengancam, namun tetap harus berdasarkan hukum yang berlaku. Saat ini pun persoalan Natuna sedang ditangani oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri.
Menurutnya, hingga saat ini investasi China di Indonesia masih tetap terjaga, tak terganggu dengan konflik yang terjadi di Natuna.
&quot;Kita bicara investasi saja dan sampai sekarang belum ada gejolak-gejolak yang menyatakan akibat perselisihan Natuna kemudian China menurunkan niat investasi. Malah stabil saja,&quot; kata dia.
Baca Juga: Pemerintah Diharap Segera Bangun Basis Ekonomi di Laut Natuna
Oleh sebab itu, Bahlil menilai tak ada yang perlu dikhawatirkan terkait investasi. Terlebih hingga saat ini tak ada ancaman apapun dari China yang berkaitan dengan perekonomian.
&quot;Belum ada ancaman, kan biasa biasa saja. Jangan terlalu berpikir paranoid. Santai saja,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;
(dni)</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebut, konflik yang terjadi antaran Indonesia dengan China terkait Perairan Natuna, Kepulauan Riau, tidak berdampak pada investasi dari negara tersebut. Menurutnya, tak ada kaitannya kedaulatan negara dengan negosiasi investasi.
&quot;Investasi always investasi. Tidak ada dalam satu klausul negosiasi investasi itu, kalau kita lakukan investasi maka 'boleh kamu ganggu negara saya atau saya ganggu negara kamu'. Itu hal yang berbeda,&quot; ujarnya ditemui di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).
Baca Juga: Menakar Peluang Indonesia Usir Kapal-Kapal China di Laut Natuna
Dia bilang, kedaulatan negara memang hal yang harus dijaga dan diselesaikan jika ada tindakan yang mengancam, namun tetap harus berdasarkan hukum yang berlaku. Saat ini pun persoalan Natuna sedang ditangani oleh Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri.
Menurutnya, hingga saat ini investasi China di Indonesia masih tetap terjaga, tak terganggu dengan konflik yang terjadi di Natuna.
&quot;Kita bicara investasi saja dan sampai sekarang belum ada gejolak-gejolak yang menyatakan akibat perselisihan Natuna kemudian China menurunkan niat investasi. Malah stabil saja,&quot; kata dia.
Baca Juga: Pemerintah Diharap Segera Bangun Basis Ekonomi di Laut Natuna
Oleh sebab itu, Bahlil menilai tak ada yang perlu dikhawatirkan terkait investasi. Terlebih hingga saat ini tak ada ancaman apapun dari China yang berkaitan dengan perekonomian.
&quot;Belum ada ancaman, kan biasa biasa saja. Jangan terlalu berpikir paranoid. Santai saja,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;
(dni)</content:encoded></item></channel></rss>
