<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Tantangan Kementerian ATR, Tombaknya Penjagaan NKRI Melalui Sertifikat</title><description>ATR/BPN menyelenggarakan rapat membahas penyelesaian program strategis nasional dan pembangunan institusi Kementerian ATR/BPN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/470/2151079/8-tantangan-kementerian-atr-tombaknya-penjagaan-nkri-melalui-sertifikat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/470/2151079/8-tantangan-kementerian-atr-tombaknya-penjagaan-nkri-melalui-sertifikat"/><item><title>8 Tantangan Kementerian ATR, Tombaknya Penjagaan NKRI Melalui Sertifikat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/470/2151079/8-tantangan-kementerian-atr-tombaknya-penjagaan-nkri-melalui-sertifikat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/09/470/2151079/8-tantangan-kementerian-atr-tombaknya-penjagaan-nkri-melalui-sertifikat</guid><pubDate>Kamis 09 Januari 2020 15:18 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/09/470/2151079/8-tantangan-kementerian-atr-tombaknya-penjagaan-nkri-melalui-sertifikat-gLsdMvcy7F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sertifikat Tanah (Ilustrasi: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/09/470/2151079/8-tantangan-kementerian-atr-tombaknya-penjagaan-nkri-melalui-sertifikat-gLsdMvcy7F.jpg</image><title>Sertifikat Tanah (Ilustrasi: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) menyelenggarakan rapat membahas penyelesaian program strategis nasional dan pembangunan institusi Kementerian ATR/BPN.
&quot;Hai #sobATRBPN, Tahun 2020 adalah tahun yang sangat menantang bagi Kementerian ATR/BPN. Penyelesaian Program Strategis Nasional dan juga pembangunan institusi Kementerian ATR/BPN yang maju dan modern adalah dua di antara beberapa hal yang harus Kementerian ATR/BPN beserta seluruh jajaran hadapi ke depan,&quot; tulis @kementerian.atrbpn dalam postingan Instagramnya, seperti dikutip Okezone, Kamis (9/1/2020).
Rapat ini dipimpin oleh Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil dan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Eselon I dan Eselon II di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Bertempat di Aula Prona Lantai 7 Gedung Kementerian ATR/BPN, rapat ini membicarakan 8 topik pembahasan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sertifikat Tanah Rusak akibat Banjir? Silahkan Datang ke Kantor BPN Terdekat
Topik pembahasan dalam rapat pimpinan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal serta penjabatan Eselon I, yang berisi antara lain:
1) Rencana Strategis, Organisasi dan Kantor Layanan Khusus;
2) Peningkatan kualitas PTSL, peningkatan kualitas data, dan pengembangan sistem pendaftaran tanah;
3) Percepatan Tata Ruang, Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang;
4) Reforma Agraria dan Pemberdayaan Masyarakat;
5) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Ekonomi Pertanahan;
6) Pencegahan dan Penanganan Sengketa Konflik;
7) Penuntasan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (WBK dan WBBM);
8) Transformasi digital, Modernisasi Layanan Pertanahan.
Baca Juga: Sertifikat Tanah hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir, Bisa Diperbaiki di Arsip Nasional
Pada kesempatannya, Sofyan Djalil menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN harus senantiasa melakukan terobosan baru serta terus menggunakan sistem berbasis digital agar senantiasa mengikuti perkembangan zaman.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra menambahkan bahwa 8 materi tersebut nantinya akan ditampilkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di hadapan Presiden Joko Widodo. Selain itu, Presiden, menurut pernyataan Surya juga mengapresiasi kinerja Kementerian ATR/BPN.
&amp;ldquo;ATR/BPN mempunyai senjata utama sebagai penjaga NKRI, yaitu dengan sertifikat tanah,&quot; ujar Surya Tjandra.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN) menyelenggarakan rapat membahas penyelesaian program strategis nasional dan pembangunan institusi Kementerian ATR/BPN.
&quot;Hai #sobATRBPN, Tahun 2020 adalah tahun yang sangat menantang bagi Kementerian ATR/BPN. Penyelesaian Program Strategis Nasional dan juga pembangunan institusi Kementerian ATR/BPN yang maju dan modern adalah dua di antara beberapa hal yang harus Kementerian ATR/BPN beserta seluruh jajaran hadapi ke depan,&quot; tulis @kementerian.atrbpn dalam postingan Instagramnya, seperti dikutip Okezone, Kamis (9/1/2020).
Rapat ini dipimpin oleh Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil dan dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Eselon I dan Eselon II di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Bertempat di Aula Prona Lantai 7 Gedung Kementerian ATR/BPN, rapat ini membicarakan 8 topik pembahasan.
&amp;nbsp;Baca Juga: Sertifikat Tanah Rusak akibat Banjir? Silahkan Datang ke Kantor BPN Terdekat
Topik pembahasan dalam rapat pimpinan disampaikan oleh Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal serta penjabatan Eselon I, yang berisi antara lain:
1) Rencana Strategis, Organisasi dan Kantor Layanan Khusus;
2) Peningkatan kualitas PTSL, peningkatan kualitas data, dan pengembangan sistem pendaftaran tanah;
3) Percepatan Tata Ruang, Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang;
4) Reforma Agraria dan Pemberdayaan Masyarakat;
5) Pengadaan Tanah dan Pengembangan Ekonomi Pertanahan;
6) Pencegahan dan Penanganan Sengketa Konflik;
7) Penuntasan Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas (WBK dan WBBM);
8) Transformasi digital, Modernisasi Layanan Pertanahan.
Baca Juga: Sertifikat Tanah hingga Ijazah Rusak Akibat Banjir, Bisa Diperbaiki di Arsip Nasional
Pada kesempatannya, Sofyan Djalil menyampaikan bahwa Kementerian ATR/BPN harus senantiasa melakukan terobosan baru serta terus menggunakan sistem berbasis digital agar senantiasa mengikuti perkembangan zaman.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Surya Tjandra menambahkan bahwa 8 materi tersebut nantinya akan ditampilkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di hadapan Presiden Joko Widodo. Selain itu, Presiden, menurut pernyataan Surya juga mengapresiasi kinerja Kementerian ATR/BPN.
&amp;ldquo;ATR/BPN mempunyai senjata utama sebagai penjaga NKRI, yaitu dengan sertifikat tanah,&quot; ujar Surya Tjandra.</content:encoded></item></channel></rss>
