<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>27 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Ini Daftarnya</title><description>27 perusahaan yang masuk dalam pipeline atau antre untuk tercatat di  pasar modal melalui skema penawaran saham perdana (IPO).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/278/2151617/27-perusahaan-siap-melantai-di-bursa-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/278/2151617/27-perusahaan-siap-melantai-di-bursa-ini-daftarnya"/><item><title>27 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Ini Daftarnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/278/2151617/27-perusahaan-siap-melantai-di-bursa-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/278/2151617/27-perusahaan-siap-melantai-di-bursa-ini-daftarnya</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2020 21:25 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/10/278/2151617/27-perusahaan-siap-melantai-di-bursa-ini-daftarnya-PtWMjSZvof.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/10/278/2151617/27-perusahaan-siap-melantai-di-bursa-ini-daftarnya-PtWMjSZvof.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan ada 27 perusahaan yang masuk dalam pipeline atau antre untuk tercatat di pasar modal melalui skema penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
Terdiri dari perusahaan yang bergerak di bidang agrikultur, properti, consumer goods, keuangan, hingga perdagangan.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, 27 perusahaan tersebut telah melengkapi dan memasukan dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi emiten baru ke BEI, sehingga, tinggal menunggu realisasi pencatatannya saja.
Baca juga:  Perdana di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2%
&quot;Itu semua yang sudah memenuhi semua persyaratan. Jadi intinya, kami sudah siap dari sisi pencatatan dan perdagangan (saham perdana),&quot; katanya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/1/2020).
Nyoman memaparkan, sebanyak 40% dari perusahaan-perusahaan tersebut memiliki aset di atas Rp259 miliar. Kemudian 30% merupakan perusahaan skala menengah dan 30% sisanya adalah korporasi kecil.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Kendati demikian, dia enggan mengungkapkan  identitas dari ke-27 calon perusahaan terbuka itu. Nyoman hanya bilang, salah satu calon mengincar tambahan modal sekitar Rp1 triliun dari aksi korporasi tersebut.
Dia pun memastikan, ke depannya otoritas pasar modal masih akan terus membantu perusahaan rintisan (startup) dan UMKM.
&quot;Ada 27 di pipeline, itu tersebar di sektor yang menarik,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan ada 27 perusahaan yang masuk dalam pipeline atau antre untuk tercatat di pasar modal melalui skema penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO).
Terdiri dari perusahaan yang bergerak di bidang agrikultur, properti, consumer goods, keuangan, hingga perdagangan.
Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna menjelaskan, 27 perusahaan tersebut telah melengkapi dan memasukan dokumen persyaratan yang dibutuhkan untuk menjadi emiten baru ke BEI, sehingga, tinggal menunggu realisasi pencatatannya saja.
Baca juga:  Perdana di BEI, Saham Ginting Jaya Energi Naik 22,2%
&quot;Itu semua yang sudah memenuhi semua persyaratan. Jadi intinya, kami sudah siap dari sisi pencatatan dan perdagangan (saham perdana),&quot; katanya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/1/2020).
Nyoman memaparkan, sebanyak 40% dari perusahaan-perusahaan tersebut memiliki aset di atas Rp259 miliar. Kemudian 30% merupakan perusahaan skala menengah dan 30% sisanya adalah korporasi kecil.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Kendati demikian, dia enggan mengungkapkan  identitas dari ke-27 calon perusahaan terbuka itu. Nyoman hanya bilang, salah satu calon mengincar tambahan modal sekitar Rp1 triliun dari aksi korporasi tersebut.
Dia pun memastikan, ke depannya otoritas pasar modal masih akan terus membantu perusahaan rintisan (startup) dan UMKM.
&quot;Ada 27 di pipeline, itu tersebar di sektor yang menarik,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
