<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir &quot;Pelototi&quot; Kinerja Direksi dan Komisaris 15 BUMN Prioritas   </title><description>Erick Thohir menegaskan tidak akan melakukan perombakan direksi atau komisaris di satu BUMN berkali-kali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/320/2151420/erick-thohir-pelototi-kinerja-direksi-dan-komisaris-15-bumn-prioritas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/320/2151420/erick-thohir-pelototi-kinerja-direksi-dan-komisaris-15-bumn-prioritas"/><item><title>Erick Thohir &quot;Pelototi&quot; Kinerja Direksi dan Komisaris 15 BUMN Prioritas   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/320/2151420/erick-thohir-pelototi-kinerja-direksi-dan-komisaris-15-bumn-prioritas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/10/320/2151420/erick-thohir-pelototi-kinerja-direksi-dan-komisaris-15-bumn-prioritas</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2020 12:58 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/10/320/2151420/erick-thohir-pelototi-kinerja-direksi-dan-komisaris-15-bumn-prioritas-Km2ASLzZZk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/10/320/2151420/erick-thohir-pelototi-kinerja-direksi-dan-komisaris-15-bumn-prioritas-Km2ASLzZZk.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan tidak akan melakukan perombakan direksi atau komisaris di satu BUMN berkali-kali. Tujuannya membuat lingkungan yang kondusif di setiap BUMN.
Menurut dia, pihaknya akan memberikan kesempatan pada direksi atau komisaris yang telah dipilih atau ditunjuk untuk bekerja.
Baca Juga: Tegas! Erick Thohir Ancam BUMN Sulap-sulapan Laporan Keuangan
&quot;Saya ingin direksi atau komisaris jangan gonta-ganti nantinya. Jadi mana ada kestabilan kalau kepemimpinannya gonta-ganti tiap satu tahun. Kalau bisa sampai selesai,&quot; ujar dia di kantornya, Jumat (10/1/2020).

Dia menjelaskan, dirinya akan menjaga 15 BUMN yang memiliki kontribusi terbesar pada laba keseluruhan BUMN. Dan juga akan terus mengawasi kinerja direksi dan komisaris 15 BUMN ini.
&quot;Bahkan pemilihan direksi atau komisaris perlu pertimbangan Presiden hingga menteri terkait,&quot; ungkap dia.
Baca Juga: BPK Nyatakan Jiwasraya Rekayasa Laporan Keuangan Sejak 2006
Erick juga memastikan tak akan melupakan kontribusi dari 127 BUMN lainnya. Namun ada prioritas agar bisa fokus membenahi kinerja BUMN-BUMN.
&quot;Kan saya sudah selalu bilang dari Rp210 triliun profit, kontribusi 15 BUMN adalah 73%. Oleh karena itu, 15 ini yang harus benar-benar dijaga. Bukan berarti yang lain tidak dijaga, tapi kan hidup perlu prioritas. Apabila tadi 27% dibagi oleh 127 perusahaan kan rata-ratanya cuma berapa. Maka itu prioritasnya di situ,&quot; pungkas dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan tidak akan melakukan perombakan direksi atau komisaris di satu BUMN berkali-kali. Tujuannya membuat lingkungan yang kondusif di setiap BUMN.
Menurut dia, pihaknya akan memberikan kesempatan pada direksi atau komisaris yang telah dipilih atau ditunjuk untuk bekerja.
Baca Juga: Tegas! Erick Thohir Ancam BUMN Sulap-sulapan Laporan Keuangan
&quot;Saya ingin direksi atau komisaris jangan gonta-ganti nantinya. Jadi mana ada kestabilan kalau kepemimpinannya gonta-ganti tiap satu tahun. Kalau bisa sampai selesai,&quot; ujar dia di kantornya, Jumat (10/1/2020).

Dia menjelaskan, dirinya akan menjaga 15 BUMN yang memiliki kontribusi terbesar pada laba keseluruhan BUMN. Dan juga akan terus mengawasi kinerja direksi dan komisaris 15 BUMN ini.
&quot;Bahkan pemilihan direksi atau komisaris perlu pertimbangan Presiden hingga menteri terkait,&quot; ungkap dia.
Baca Juga: BPK Nyatakan Jiwasraya Rekayasa Laporan Keuangan Sejak 2006
Erick juga memastikan tak akan melupakan kontribusi dari 127 BUMN lainnya. Namun ada prioritas agar bisa fokus membenahi kinerja BUMN-BUMN.
&quot;Kan saya sudah selalu bilang dari Rp210 triliun profit, kontribusi 15 BUMN adalah 73%. Oleh karena itu, 15 ini yang harus benar-benar dijaga. Bukan berarti yang lain tidak dijaga, tapi kan hidup perlu prioritas. Apabila tadi 27% dibagi oleh 127 perusahaan kan rata-ratanya cuma berapa. Maka itu prioritasnya di situ,&quot; pungkas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
