<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Pencairan Dana Hanson International, Nasabah Ditawarkan Tanah Kavling</title><description>PT Hanson International Tbk (MYRX) tengah berada dalam kondisi keuangan yang sulit.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/11/278/2151597/fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/11/278/2151597/fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling"/><item><title>Fakta Pencairan Dana Hanson International, Nasabah Ditawarkan Tanah Kavling</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/11/278/2151597/fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/11/278/2151597/fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling</guid><pubDate>Sabtu 11 Januari 2020 07:23 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/10/278/2151597/fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling-ChXFzgG44q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/10/278/2151597/fakta-pencairan-dana-hanson-international-nasabah-ditawarkan-tanah-kavling-ChXFzgG44q.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Hanson International Tbk (MYRX) tengah berada dalam kondisi keuangan yang sulit. Nasabah surat utangnya tiba-tiba berbondong-bondong ingin menarik kembali uang milik mereka.
Sebelumnya sempat tersebar video viral memperlihatkan keadaan tengah dilakukannya pertemuan antara nasabah PT Hanson International Tbk dengan kuasa hukum perusahaan membicarakan solusi penarikan kembali uang yang dimiliki nasabah.
Oleh karenanya, PT Hanson International menyediakan setidaknya 2 opsi pengembalian dana nasabah. Berikut fakta pencarian nasabah Hanson yang dirangkum Okezone pada Sabtu (10/1/2020):
Baca Juga: Nasabah Hanson Tagih Duit Investasi, Benny Tjokro: Sedang Kami Usahakan
1. Opsi 'Settlement Asset'
PT Hanson International Tbk (MYRX) menjelaskan opsi penyelesaian pengembalian uang dengan settlement asset di mana nasabah ditawari menukarkan dananya menjadi aset fisik, yakni berupa tanah kavling dan properti.
Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro mengatakan, saat ini sudah ada beberapa nasabah yang telah melakukan settlement aset. Berdasarkan perkiraannya, ada sekitar 40%-50% yang sudah melakukan settlement asset.
&quot;Settlement asset mungkin sedang proses 40%-50%,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (9/1/2020).
Adapun aset yang ditawarkan perusahaan berupa tanah kavling di lokasi proyek yang dimiliki Hanson. Tentunya sesuai dengan jumlah dana yang ditempatkan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295793_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
2. Opsi Pengembalian secara Cash
Pilihan kedua adalah perusahaan menawarkan restrukturisasi utang. Perusahaan akan mencicil pembayaran utang kepada nasabah beserta bunganya dengan dicicil selama 4 tahun. &quot;Sisanya sedang negosiasi,&quot; ucapnya singkat.
3. Jamin Tidak Ada Dana Nasabah Yang Hilang
Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro menjamin, tidak akan ada dana nasabah yang hilang. Saat ini saja sudah ada beberapa nasabah yang telah melakukan settlement asset maupun restrukturisasi aset.
&quot;Jadi itulah solusi di tengah cash flow yang tidak ada. Dan kemudian menjamin gak akan ada para mitra uangnya hilang. Dan saat ini sudah ada yang telah settlement asset ( kavling tanah/rumah) dan juga banyak yang restruktur,&quot; jelasnya.4. Himbau Masyarakat Tak Besar-Besarkan Masalah
Benny juga meminta agar kasus ini tidak dibesar-besarkan. Karena  menurutnya, mencuatnya kasus ini ke publik membuat kinerja perusahaannya  terganggu.
&quot;Kami meminta anda, medsos dan mass media yang untuk tidak  memviralkan hal-hal negatif yang belum tentu kebenarannya. Dikarenakan  hal tersebut sangat merugikan perusahaan kami dan nasabah kami,&quot;  jelasnya
Baca Juga: Benny Tjokro Tawarkan 2 Skema Pengembalian Dana, Mau Tanah Kavling atau Restrukturisasi?
5. Alami Gangguan Keuangan Setelah Rush
Keuangan dari PT Hanson International Tbk (MYRX) sedang mengalami  gangguan. Hal tersebut setelah adanya penarikan dana secara bersamaan  oleh nasabahnya (rush).
Rush sendiri merupakan kondisi penarikan dana besar-besaran dalam  waktu yang hampir bersamaan. Kondisi itu biasanya muncul lantaran adanya  suatu kabar yang membuat nasabah khawatir atas keamanan dananya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kuasa Hukum Benny Tjokrosaputro, Bob Hasan mengatakan, penarikan dana  secara bersamaan dan besar-besaran ini dilakukan sejak Satgas Waspada  Investasi meminta kepada perusahaan untuk menghentikan kegiatan  investasi. Hal tersebut membuat banyak nasabahnya panik dan terjadi rush  besar-besaran.
&quot;Karena keadaan yang mengakibatkan rush penarikan uang atas tindakan  satgas waspada kepada Hanson maka ujungnya cash flow,&quot; ujarnya saat  dihubungi Okezone, Jakarta, Rabu (8/1/2020).
6. PT Hanson International Tbk Miliki 2 Proyek Perumahan
Pertama Citra Maja Raya yang merupakan proyek perumahan kota baru  terpadu hasil kerjasama Hanson dan Grup Ciputra. Kedua proyek properti  Millenium City di Serpong.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Hanson International Tbk (MYRX) tengah berada dalam kondisi keuangan yang sulit. Nasabah surat utangnya tiba-tiba berbondong-bondong ingin menarik kembali uang milik mereka.
Sebelumnya sempat tersebar video viral memperlihatkan keadaan tengah dilakukannya pertemuan antara nasabah PT Hanson International Tbk dengan kuasa hukum perusahaan membicarakan solusi penarikan kembali uang yang dimiliki nasabah.
Oleh karenanya, PT Hanson International menyediakan setidaknya 2 opsi pengembalian dana nasabah. Berikut fakta pencarian nasabah Hanson yang dirangkum Okezone pada Sabtu (10/1/2020):
Baca Juga: Nasabah Hanson Tagih Duit Investasi, Benny Tjokro: Sedang Kami Usahakan
1. Opsi 'Settlement Asset'
PT Hanson International Tbk (MYRX) menjelaskan opsi penyelesaian pengembalian uang dengan settlement asset di mana nasabah ditawari menukarkan dananya menjadi aset fisik, yakni berupa tanah kavling dan properti.
Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro mengatakan, saat ini sudah ada beberapa nasabah yang telah melakukan settlement aset. Berdasarkan perkiraannya, ada sekitar 40%-50% yang sudah melakukan settlement asset.
&quot;Settlement asset mungkin sedang proses 40%-50%,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (9/1/2020).
Adapun aset yang ditawarkan perusahaan berupa tanah kavling di lokasi proyek yang dimiliki Hanson. Tentunya sesuai dengan jumlah dana yang ditempatkan.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295793_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
2. Opsi Pengembalian secara Cash
Pilihan kedua adalah perusahaan menawarkan restrukturisasi utang. Perusahaan akan mencicil pembayaran utang kepada nasabah beserta bunganya dengan dicicil selama 4 tahun. &quot;Sisanya sedang negosiasi,&quot; ucapnya singkat.
3. Jamin Tidak Ada Dana Nasabah Yang Hilang
Direktur Utama Hanson Internasional Benny Tjokrosaputro menjamin, tidak akan ada dana nasabah yang hilang. Saat ini saja sudah ada beberapa nasabah yang telah melakukan settlement asset maupun restrukturisasi aset.
&quot;Jadi itulah solusi di tengah cash flow yang tidak ada. Dan kemudian menjamin gak akan ada para mitra uangnya hilang. Dan saat ini sudah ada yang telah settlement asset ( kavling tanah/rumah) dan juga banyak yang restruktur,&quot; jelasnya.4. Himbau Masyarakat Tak Besar-Besarkan Masalah
Benny juga meminta agar kasus ini tidak dibesar-besarkan. Karena  menurutnya, mencuatnya kasus ini ke publik membuat kinerja perusahaannya  terganggu.
&quot;Kami meminta anda, medsos dan mass media yang untuk tidak  memviralkan hal-hal negatif yang belum tentu kebenarannya. Dikarenakan  hal tersebut sangat merugikan perusahaan kami dan nasabah kami,&quot;  jelasnya
Baca Juga: Benny Tjokro Tawarkan 2 Skema Pengembalian Dana, Mau Tanah Kavling atau Restrukturisasi?
5. Alami Gangguan Keuangan Setelah Rush
Keuangan dari PT Hanson International Tbk (MYRX) sedang mengalami  gangguan. Hal tersebut setelah adanya penarikan dana secara bersamaan  oleh nasabahnya (rush).
Rush sendiri merupakan kondisi penarikan dana besar-besaran dalam  waktu yang hampir bersamaan. Kondisi itu biasanya muncul lantaran adanya  suatu kabar yang membuat nasabah khawatir atas keamanan dananya.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Kuasa Hukum Benny Tjokrosaputro, Bob Hasan mengatakan, penarikan dana  secara bersamaan dan besar-besaran ini dilakukan sejak Satgas Waspada  Investasi meminta kepada perusahaan untuk menghentikan kegiatan  investasi. Hal tersebut membuat banyak nasabahnya panik dan terjadi rush  besar-besaran.
&quot;Karena keadaan yang mengakibatkan rush penarikan uang atas tindakan  satgas waspada kepada Hanson maka ujungnya cash flow,&quot; ujarnya saat  dihubungi Okezone, Jakarta, Rabu (8/1/2020).
6. PT Hanson International Tbk Miliki 2 Proyek Perumahan
Pertama Citra Maja Raya yang merupakan proyek perumahan kota baru  terpadu hasil kerjasama Hanson dan Grup Ciputra. Kedua proyek properti  Millenium City di Serpong.</content:encoded></item></channel></rss>
