<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Turun, Ekspor Sepanjang 2019 Capai USD167,53 Miliar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai sebesar USD167,53 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/20/2153270/turun-ekspor-sepanjang-2019-capai-usd167-53-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/20/2153270/turun-ekspor-sepanjang-2019-capai-usd167-53-miliar"/><item><title>Turun, Ekspor Sepanjang 2019 Capai USD167,53 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/20/2153270/turun-ekspor-sepanjang-2019-capai-usd167-53-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/20/2153270/turun-ekspor-sepanjang-2019-capai-usd167-53-miliar</guid><pubDate>Rabu 15 Januari 2020 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/15/20/2153270/turun-ekspor-sepanjang-2019-capai-usd167-53-miliar-CcFrJhkOPm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontainer (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/15/20/2153270/turun-ekspor-sepanjang-2019-capai-usd167-53-miliar-CcFrJhkOPm.jpg</image><title>Kontainer (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai sebesar USD167,53 miliar. Realisasi itu mengalami penurunan 6,94% dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD180,01 miliar.

&quot;Penurunan memang cukup tajam, dan dominasi komoditas masih dari bahan bakar mineral sebesar USD14,35%, serta lemak dan minyak hewani/nabati sebesar USD17,61 miliar,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (15/1/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekspor Desember Naik, Penyumbangnya Produk Pertanian
Secara rinci, ekspor produk sektor migas di sepanjang tahun 2019 mencapai USD12,54 miliar, atau turun tajam 27% dari tahun 2018 yang sebesar USD17,17 miliar. Kemudian dari sektor pertanian mencapai USD3,61 miliar mengalami kenaikan 5,31% dari USD3,43 miliar.

Kemudian ekspor dari sektor industri pengolahan mencapai USD126,57 miliar, turun 2,73% dari 2018 yang sebesar USD130,12 miliar. Juga dari sektor tambang dan lainnya mengalami penurunan 15,30%, dari USD29,29 miliar menjadi USD24,81 di 2019.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Sebut Ekspor RI Masih Didominasi Perusahaan Besar 
Adapun berdasarkan dominasinya, sektor industri pengolahan berkontribusi 75,55% dari total ekspor, tambang 14,81%, migas 7,48%, dan pertanian 2,16%.

&quot;Ekspor nonmigas memang menyumbang 92,52% dari total ekspor sepanjang tahun 2019,&quot; katanya.

Menurut Suhariyanto, kontribusi pertanian memang masih rendah terhadap kinerja ekspor Indonesia. Oleh sebab itu, diharapkan ke depan produk pertanian mampu lebih meningkat.

&quot;Tentunya diharapkan kontribusi pertanian akan meningkat, sehingga bisa membantu meningkatkan kinerja ekspor Indonesia,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total ekspor Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai sebesar USD167,53 miliar. Realisasi itu mengalami penurunan 6,94% dibandingkan tahun 2018 yang sebesar USD180,01 miliar.

&quot;Penurunan memang cukup tajam, dan dominasi komoditas masih dari bahan bakar mineral sebesar USD14,35%, serta lemak dan minyak hewani/nabati sebesar USD17,61 miliar,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Rabu (15/1/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekspor Desember Naik, Penyumbangnya Produk Pertanian
Secara rinci, ekspor produk sektor migas di sepanjang tahun 2019 mencapai USD12,54 miliar, atau turun tajam 27% dari tahun 2018 yang sebesar USD17,17 miliar. Kemudian dari sektor pertanian mencapai USD3,61 miliar mengalami kenaikan 5,31% dari USD3,43 miliar.

Kemudian ekspor dari sektor industri pengolahan mencapai USD126,57 miliar, turun 2,73% dari 2018 yang sebesar USD130,12 miliar. Juga dari sektor tambang dan lainnya mengalami penurunan 15,30%, dari USD29,29 miliar menjadi USD24,81 di 2019.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Sebut Ekspor RI Masih Didominasi Perusahaan Besar 
Adapun berdasarkan dominasinya, sektor industri pengolahan berkontribusi 75,55% dari total ekspor, tambang 14,81%, migas 7,48%, dan pertanian 2,16%.

&quot;Ekspor nonmigas memang menyumbang 92,52% dari total ekspor sepanjang tahun 2019,&quot; katanya.

Menurut Suhariyanto, kontribusi pertanian memang masih rendah terhadap kinerja ekspor Indonesia. Oleh sebab itu, diharapkan ke depan produk pertanian mampu lebih meningkat.

&quot;Tentunya diharapkan kontribusi pertanian akan meningkat, sehingga bisa membantu meningkatkan kinerja ekspor Indonesia,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
