<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Minta BKPM Kawinkan Investasi Asing dengan Pengusaha Lokal</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Badan Umum Milik  Negara (BUMN) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersinergi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/320/2153225/jokowi-minta-bkpm-kawinkan-investasi-asing-dengan-pengusaha-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/320/2153225/jokowi-minta-bkpm-kawinkan-investasi-asing-dengan-pengusaha-lokal"/><item><title>Jokowi Minta BKPM Kawinkan Investasi Asing dengan Pengusaha Lokal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/320/2153225/jokowi-minta-bkpm-kawinkan-investasi-asing-dengan-pengusaha-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/15/320/2153225/jokowi-minta-bkpm-kawinkan-investasi-asing-dengan-pengusaha-lokal</guid><pubDate>Rabu 15 Januari 2020 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/15/320/2153225/jokowi-minta-bkpm-kawinkan-investasi-asing-dengan-pengusaha-lokal-0lq7VN36wY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi di PLN (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/15/320/2153225/jokowi-minta-bkpm-kawinkan-investasi-asing-dengan-pengusaha-lokal-0lq7VN36wY.jpg</image><title>Jokowi di PLN (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Badan Umum Milik Negara (BUMN) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersinergi. Hal ini agar memberikan kesempatan bagi pengusaha muda untuk naik kelas.

Apalagi, lanjutnya, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia merupakan mantan Ketua Hipmi. BKPM memiliki peluang yang besar karena menangani investasi kurang lebih Rp800 triliun hingga Rp900 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: RUU Omnibus Law Diajukan ke DPR Minggu Ini
&quot;Saya sudah titip kepada beliau agar dikawinkan, agar dimitrakan investasi-investasi yang datang ke sini dengan pengusaha-pengusaha lokal, dengan pengusaha-pengusaha nasional kita,&quot; ujar Jokowi, Jakarta, Rabu (15/1/2020).
&amp;nbsp;
Dirinya mengimbau, jangan sampai para pengusaha nasional berjalan sendiri-sendiri. Dirinya meminta investasi yang datang ke Indonesia agar bisa tersalurkan ke pengusaha nasional.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Tawarkan UEA Investasi di Ibu Kota Baru
&quot;itu bisa dilakukan pada saat datang mereka minta izin untuk investasi di sektor-sektor yang ada di negara kita. Saya sudah titip investor layani dengan baik,&amp;rdquo; tambah Presiden.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Badan Umum Milik Negara (BUMN) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersinergi. Hal ini agar memberikan kesempatan bagi pengusaha muda untuk naik kelas.

Apalagi, lanjutnya, Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia merupakan mantan Ketua Hipmi. BKPM memiliki peluang yang besar karena menangani investasi kurang lebih Rp800 triliun hingga Rp900 triliun.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi: RUU Omnibus Law Diajukan ke DPR Minggu Ini
&quot;Saya sudah titip kepada beliau agar dikawinkan, agar dimitrakan investasi-investasi yang datang ke sini dengan pengusaha-pengusaha lokal, dengan pengusaha-pengusaha nasional kita,&quot; ujar Jokowi, Jakarta, Rabu (15/1/2020).
&amp;nbsp;
Dirinya mengimbau, jangan sampai para pengusaha nasional berjalan sendiri-sendiri. Dirinya meminta investasi yang datang ke Indonesia agar bisa tersalurkan ke pengusaha nasional.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Tawarkan UEA Investasi di Ibu Kota Baru
&quot;itu bisa dilakukan pada saat datang mereka minta izin untuk investasi di sektor-sektor yang ada di negara kita. Saya sudah titip investor layani dengan baik,&amp;rdquo; tambah Presiden.</content:encoded></item></channel></rss>
