<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Pintas Dibangun, Denpasar ke Singaraja Cuma Butuh Waktu 2 Jam</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153572/jalan-pintas-dibangun-denpasar-ke-singaraja-cuma-butuh-waktu-2-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153572/jalan-pintas-dibangun-denpasar-ke-singaraja-cuma-butuh-waktu-2-jam"/><item><title>Jalan Pintas Dibangun, Denpasar ke Singaraja Cuma Butuh Waktu 2 Jam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153572/jalan-pintas-dibangun-denpasar-ke-singaraja-cuma-butuh-waktu-2-jam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153572/jalan-pintas-dibangun-denpasar-ke-singaraja-cuma-butuh-waktu-2-jam</guid><pubDate>Kamis 16 Januari 2020 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/16/320/2153572/jalan-pintas-dibangun-denpasar-ke-singaraja-cuma-butuh-waktu-2-jam-6DMourF2Uk.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/16/320/2153572/jalan-pintas-dibangun-denpasar-ke-singaraja-cuma-butuh-waktu-2-jam-6DMourF2Uk.jpeg</image><title>Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 kilometer (km). Jalan pintas tersebut akan memperpendek jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja dari 3 jam menjadi 2 jam dengan mengurangi jumlah kelokan yang ada.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengembangan jalan yang menghubungkan dari Denpasar ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan karena saat ini kondisinya sempit dan berkelok-kelok. Jalan pintas tersebut akan dibangun pada 10 lokasi. Lokasinya untuk titik 1 sampai 4 di wilayah Kabupaten Tabanan yang tujuannya untuk mengurai kemacetan, sedangkan titik 5 sampai 10 dibangun di Kabupaten Buleleng.
Baca Juga: Singing Road, Pengemudi Bakal Dinyanyikan Lagi Selamat Ulang Tahun di Tol Trans Jawa
&amp;ldquo;Di Bali kita menghindari membangun tol, karena ekonomi kerakyatannya sangat menonjol. Dari 10 lokasi diprioritaskan yang titik 5 dan 6, karena ada 15 kelokan dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan. Selain itu juga tanjakannya yang tadi 10 -15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat,&amp;rdquo; ujar Menteri PUPR dilansir dari laman Setkab, Kamis (16/1/2020).
Saat ini Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII telah menyelesaikan pembangunan shortcut di 4 lokasi yakni shortcut 3, 4, 5, 6, dan telah dibuka untuk umum pada Tahun Baru 2020 kemarin. Pembangunan jalan SC 3 dilakukan sepanjang 480 meter dengan alokasi anggaran Rp12,1 miliar dan SC 4 dikerjakan untuk konstruksi jalan sepanjang 1.096 meter dilengkapi dua jembatan masing-masing 198 meter dan 287 meter dengan dana pembangunan Rp116,2 miliar.

Sedangkan konstruksi SC 5 dan 6 dilakukan dengan anggaran tahun jamak 2018-2019 senilai Rp140,6 miliar untuk pembangunan 1.740 meter dan jembatan 210 meter. Kepala BBPJN VIII Ahmad Subki menyebutkan dengan selesainya shortcut 3, 4 dan 5, 6 akan memangkas waktu tempuh dari batas kota Singaraja sampai Mengwitani.
&amp;ldquo;Jika dari Denpasar ke Singaraja biasanya 2 jam 30 menit hingga 3 jam bisa menjadi 1 jam 30 menit hingga 2 jam. Dengan disempurnakannya jalan, kecepatan jalannya bisa lebih tinggi, paling tidak 50 km/jam,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah membangun Jalan Pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 kilometer (km). Jalan pintas tersebut akan memperpendek jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja dari 3 jam menjadi 2 jam dengan mengurangi jumlah kelokan yang ada.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengembangan jalan yang menghubungkan dari Denpasar ke Singaraja tersebut sangat dibutuhkan karena saat ini kondisinya sempit dan berkelok-kelok. Jalan pintas tersebut akan dibangun pada 10 lokasi. Lokasinya untuk titik 1 sampai 4 di wilayah Kabupaten Tabanan yang tujuannya untuk mengurai kemacetan, sedangkan titik 5 sampai 10 dibangun di Kabupaten Buleleng.
Baca Juga: Singing Road, Pengemudi Bakal Dinyanyikan Lagi Selamat Ulang Tahun di Tol Trans Jawa
&amp;ldquo;Di Bali kita menghindari membangun tol, karena ekonomi kerakyatannya sangat menonjol. Dari 10 lokasi diprioritaskan yang titik 5 dan 6, karena ada 15 kelokan dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan. Selain itu juga tanjakannya yang tadi 10 -15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat,&amp;rdquo; ujar Menteri PUPR dilansir dari laman Setkab, Kamis (16/1/2020).
Saat ini Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII telah menyelesaikan pembangunan shortcut di 4 lokasi yakni shortcut 3, 4, 5, 6, dan telah dibuka untuk umum pada Tahun Baru 2020 kemarin. Pembangunan jalan SC 3 dilakukan sepanjang 480 meter dengan alokasi anggaran Rp12,1 miliar dan SC 4 dikerjakan untuk konstruksi jalan sepanjang 1.096 meter dilengkapi dua jembatan masing-masing 198 meter dan 287 meter dengan dana pembangunan Rp116,2 miliar.

Sedangkan konstruksi SC 5 dan 6 dilakukan dengan anggaran tahun jamak 2018-2019 senilai Rp140,6 miliar untuk pembangunan 1.740 meter dan jembatan 210 meter. Kepala BBPJN VIII Ahmad Subki menyebutkan dengan selesainya shortcut 3, 4 dan 5, 6 akan memangkas waktu tempuh dari batas kota Singaraja sampai Mengwitani.
&amp;ldquo;Jika dari Denpasar ke Singaraja biasanya 2 jam 30 menit hingga 3 jam bisa menjadi 1 jam 30 menit hingga 2 jam. Dengan disempurnakannya jalan, kecepatan jalannya bisa lebih tinggi, paling tidak 50 km/jam,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
