<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Jiwasraya, Jokowi Dukung OJK Reformasi Industri Asuransi dan Dana Pensiun</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mereformasi sektor industri keuangan nonbank.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153724/kasus-jiwasraya-jokowi-dukung-ojk-reformasi-industri-asuransi-dan-dana-pensiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153724/kasus-jiwasraya-jokowi-dukung-ojk-reformasi-industri-asuransi-dan-dana-pensiun"/><item><title>Kasus Jiwasraya, Jokowi Dukung OJK Reformasi Industri Asuransi dan Dana Pensiun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153724/kasus-jiwasraya-jokowi-dukung-ojk-reformasi-industri-asuransi-dan-dana-pensiun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/16/320/2153724/kasus-jiwasraya-jokowi-dukung-ojk-reformasi-industri-asuransi-dan-dana-pensiun</guid><pubDate>Kamis 16 Januari 2020 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/16/320/2153724/kasus-jiwasraya-jokowi-dukung-ojk-reformasi-industri-asuransi-dan-dana-pensiun-XMeI5u0AmD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Okezone.com/Yohana Artha Uly)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/16/320/2153724/kasus-jiwasraya-jokowi-dukung-ojk-reformasi-industri-asuransi-dan-dana-pensiun-XMeI5u0AmD.jpg</image><title>Jokowi (Okezone.com/Yohana Artha Uly)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mereformasi sektor industri keuangan nonbank, khususnya asuransi dan dana pensiun. Seperti diketahui, saat ini muncul berbagai kasus pengelolaan dana mulai dari Bumiputra, Jiwasraya, hingga Asabri.

&quot;Perlu reformasi di bidang lembaga keuangan non bank baik asuransi maupun dana pensiun. Ini penting, dan inilah saatnya kita melakukan reformasi,&quot; ujar Jokowi dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Kasus Terkini yang Menyeret Nama Benny Tjokrosaputro
Menurut Jokowi, reformasi di bidang jasa keuangan pernah dilakukan Indonesia pada tahun 2000-2005, namun hanya untuk industri perbankan. Reformasi ini dilakukan merespons pasca terjadinya krisis moneter global tahun 1997-1998.

Reformasi itu pun membuahkan hasil yang baik, hingga akhirnya industri perbankan Indonesia mampu berkembang pesat. &quot;Hasilnya sekarang stabilitas keuangan kita mulai baik,&quot; kata dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta Penetapan Tersangka Benny Tjokro dalam Kasus Korupsi Jiwasraya
Berkaca dari keberhasilan reformasi perbankan, maka reformasi pada industri keuangan non perbankan pun dinilai perlu dilakukan. Reformasi ini perlu mencakup pengaturan, pengawasan permodalan, transparansi laporan keuangan, hingga terkait manajemen risiko.

&quot;Jangan sampai ada distrust (ketidakpercayaan) di situ sehingga mengganggu ekonomi kita secara umum. Saya sangat dukung sekali (reformasi industri keuangan non bank). Ini harus dilakukan dalam waktu secepat-cepatnya,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mereformasi sektor industri keuangan nonbank, khususnya asuransi dan dana pensiun. Seperti diketahui, saat ini muncul berbagai kasus pengelolaan dana mulai dari Bumiputra, Jiwasraya, hingga Asabri.

&quot;Perlu reformasi di bidang lembaga keuangan non bank baik asuransi maupun dana pensiun. Ini penting, dan inilah saatnya kita melakukan reformasi,&quot; ujar Jokowi dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (16/1/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: 3 Kasus Terkini yang Menyeret Nama Benny Tjokrosaputro
Menurut Jokowi, reformasi di bidang jasa keuangan pernah dilakukan Indonesia pada tahun 2000-2005, namun hanya untuk industri perbankan. Reformasi ini dilakukan merespons pasca terjadinya krisis moneter global tahun 1997-1998.

Reformasi itu pun membuahkan hasil yang baik, hingga akhirnya industri perbankan Indonesia mampu berkembang pesat. &quot;Hasilnya sekarang stabilitas keuangan kita mulai baik,&quot; kata dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta Penetapan Tersangka Benny Tjokro dalam Kasus Korupsi Jiwasraya
Berkaca dari keberhasilan reformasi perbankan, maka reformasi pada industri keuangan non perbankan pun dinilai perlu dilakukan. Reformasi ini perlu mencakup pengaturan, pengawasan permodalan, transparansi laporan keuangan, hingga terkait manajemen risiko.

&quot;Jangan sampai ada distrust (ketidakpercayaan) di situ sehingga mengganggu ekonomi kita secara umum. Saya sangat dukung sekali (reformasi industri keuangan non bank). Ini harus dilakukan dalam waktu secepat-cepatnya,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
