<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Subsidi Elpiji 3 Kg Bakal Dicabut, Agen Gas Mengaku Belum Tahu</title><description>ESDM dalam mengalihkan subsidi gas elpiji 3 kilogram menuai banyak komentar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/320/2154154/subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-agen-gas-mengaku-belum-tahu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/320/2154154/subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-agen-gas-mengaku-belum-tahu"/><item><title>Subsidi Elpiji 3 Kg Bakal Dicabut, Agen Gas Mengaku Belum Tahu</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/320/2154154/subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-agen-gas-mengaku-belum-tahu</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/320/2154154/subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-agen-gas-mengaku-belum-tahu</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2020 11:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/320/2154154/subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-agen-gas-mengaku-belum-tahu-dWpLk3qlDo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/320/2154154/subsidi-elpiji-3-kg-bakal-dicabut-agen-gas-mengaku-belum-tahu-dWpLk3qlDo.jpg</image><title>Gas Elpiji 3 Kg. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Rencana Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mengalihkan subsidi gas elpiji 3 kilogram menuai banyak komentar. Masyarakat, khususnya para agen gas yang sering disebut gas melon itu, mengaku belum mengetahui rencana pemerintah dalam mengubah skema penyaluran itu.
&quot;Wah kalau itu belum tahu,&quot; ungkap Pak Didi, salah satu agen gas elpiji di kawasan Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi, Jumat (17/1/2020).
Baca Juga: Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut, KESDM Tunggu Data Masyarakat Miskin dari Kemensos
Dirinya bahkan baru mendengar kabar tersebut saat diwawancara Okezone. Pria berkacamata itu juga mengatakan jika ada kenaikan gas elpiji 3 kilogram harus disosialisasikan secara bertahap agar informasi yang diterima masyarakat tidak setengah-setengah.
&quot;Kalau ada rencana kenaikan harus dikasih tahu, menyebar begitu informasinya,&quot; papar Didi seraya membetulkan kacamatanya.
Sama halnya dengan Ibu Sutarno. Pemilik agen gas elpiji lain di kawasan yang sama menyatakan ketidaktahuannya mengenai adanya perubahan skema subsidi penyaluran.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/16/60306/310762_medium.jpg&quot; alt=&quot;Polemik Kenaikan Gas Elpiji 3 Kg&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Emangnya mau naik? Bisa sampai Rp35 ribu? Enggak tahu tuh saya,&quot; aku Sutarno.
Dia juga menyayangkan rencana pemerintah yang berencana mengubah subsidi gas elpiji 3 kilogram.
&quot;Kasihan sama rakyat kecil, kenaikannya tinggi banget,&quot; ucap wanita berkerudung itu.
Sebagai tambahan, subsidi untuk tabung gas elpiji 3 kilogram tidak sepenuhnya dicabut. Hanya mengalihkan mekanisme penyalurannya saja agar lebih tepat sasaran.
&quot;Tidak benar. Jadi subsidi akan diarahkan ke penerima bukan komoditi,&quot; papar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, Kamis (17/1/2020).</description><content:encoded>JAKARTA - Rencana Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mengalihkan subsidi gas elpiji 3 kilogram menuai banyak komentar. Masyarakat, khususnya para agen gas yang sering disebut gas melon itu, mengaku belum mengetahui rencana pemerintah dalam mengubah skema penyaluran itu.
&quot;Wah kalau itu belum tahu,&quot; ungkap Pak Didi, salah satu agen gas elpiji di kawasan Bintara Raya, Bekasi Barat, Bekasi, Jumat (17/1/2020).
Baca Juga: Subsidi Elpiji 3 Kg Dicabut, KESDM Tunggu Data Masyarakat Miskin dari Kemensos
Dirinya bahkan baru mendengar kabar tersebut saat diwawancara Okezone. Pria berkacamata itu juga mengatakan jika ada kenaikan gas elpiji 3 kilogram harus disosialisasikan secara bertahap agar informasi yang diterima masyarakat tidak setengah-setengah.
&quot;Kalau ada rencana kenaikan harus dikasih tahu, menyebar begitu informasinya,&quot; papar Didi seraya membetulkan kacamatanya.
Sama halnya dengan Ibu Sutarno. Pemilik agen gas elpiji lain di kawasan yang sama menyatakan ketidaktahuannya mengenai adanya perubahan skema subsidi penyaluran.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/16/60306/310762_medium.jpg&quot; alt=&quot;Polemik Kenaikan Gas Elpiji 3 Kg&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Emangnya mau naik? Bisa sampai Rp35 ribu? Enggak tahu tuh saya,&quot; aku Sutarno.
Dia juga menyayangkan rencana pemerintah yang berencana mengubah subsidi gas elpiji 3 kilogram.
&quot;Kasihan sama rakyat kecil, kenaikannya tinggi banget,&quot; ucap wanita berkerudung itu.
Sebagai tambahan, subsidi untuk tabung gas elpiji 3 kilogram tidak sepenuhnya dicabut. Hanya mengalihkan mekanisme penyalurannya saja agar lebih tepat sasaran.
&quot;Tidak benar. Jadi subsidi akan diarahkan ke penerima bukan komoditi,&quot; papar Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi, Kamis (17/1/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
