<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Softbank Bakal Investasi Rp409,5 Triliun di Ibu Kota Baru</title><description>Softbank bakal menanamkan modal hingga USD30 miliar di ibu kota baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/470/2154520/softbank-bakal-investasi-rp409-5-triliun-di-ibu-kota-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/470/2154520/softbank-bakal-investasi-rp409-5-triliun-di-ibu-kota-baru"/><item><title>Softbank Bakal Investasi Rp409,5 Triliun di Ibu Kota Baru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/470/2154520/softbank-bakal-investasi-rp409-5-triliun-di-ibu-kota-baru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/17/470/2154520/softbank-bakal-investasi-rp409-5-triliun-di-ibu-kota-baru</guid><pubDate>Jum'at 17 Januari 2020 21:00 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/17/470/2154520/softbank-bakal-investasi-usd30-miliar-di-ibu-kota-baru-jK4jaVf4Gf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Desain ibu kota (PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/17/470/2154520/softbank-bakal-investasi-usd30-miliar-di-ibu-kota-baru-jK4jaVf4Gf.jpg</image><title>Desain ibu kota (PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, Softbank bakal menanamkan modal hingga USD30 miliar setara Rp409,5 triliun (USD1 setara Rp13.650) di ibu kota baru. Namun skema investasinya akan diputuskan Presiden Joko Widodo pada Februari 2020.
&quot;Presiden akan membuat keputusan Februari (2020). Negosiasi kami akan bagaimana angkanya mungkin USD30 miliar,&quot; kata Luhut dalam acara diskusi bersama media di kantornya, Jakarta, Jumat (17/1/2020).
Baca juga: Jokowi Pamerkan Desain Ibu Kota Baru di Depan Pelaku Industri Jasa Keuangan
Menurutnya, rencana investasi ini masih akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah dengan Presiden SoftBank Masayoshi Son. Nantinya, investasi perusahaan asal Jepang ini bakal digunakan untuk membangun fasilitas penunjang di ibu kota baru.

Dia bilang, proyek pembangunan ibu kota baru akan terbagi berdasarkan cluster, di antaranya cluster pendidikan dan rumah sakit. Sehingga, di kota tersebut dapat berdiri universitas dan rumah sakit berstandar internasional.
Baca juga: Libatkan Konsultan Kelas Dunia, Perencanaan Ibu Kota Baru Masuk Tahap Masterplan
&quot;Bisa saja nanti universitas besar masuk, juga rumah sakit standar internasional yang terkenal,&quot; imbuhnya.
Adapun untuk pembangunan pusat pemerintahan, Luhut menekanka pendanaan akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Katanya, kurang lebih anggaran yang disiapkan sebesar Rp100 triliun.
Baca juga: Konsep Transportasi Ibu Kota Baru, Jokowi: Autonomous Vehicle
&quot;Kami mau menggunakan APBN. Kami tidak mau pembangunan kantor presiden dan kantor pemerintahan dibayarin orang,&quot; ujarnya.Sekadar diketahui, pemerintah telah menetapkan pembangunan ibu kota  baru berlokasi di Kalimantan Timur. Luas lahan mencapai 256 ribu hektare  (ha) dengan total wilayah keseluruhan 410 ribu ha. Di dalamnya terdapat  pusat pemerintahan seluas 56 ribu ha dan area terbatas seluas 5.600 ha.
Adapun  pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan akan dikerjakan  oleh Kementerian PUPR. Terdiri dari kompleks Istana Kepresidenan, Gedung  DPR/MPR, Gedung Mahkamah Agung, Gedung Mahkamah Konstitusi, Gedung  Kementerian/Lembaga dan rumah dinas.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, Softbank bakal menanamkan modal hingga USD30 miliar setara Rp409,5 triliun (USD1 setara Rp13.650) di ibu kota baru. Namun skema investasinya akan diputuskan Presiden Joko Widodo pada Februari 2020.
&quot;Presiden akan membuat keputusan Februari (2020). Negosiasi kami akan bagaimana angkanya mungkin USD30 miliar,&quot; kata Luhut dalam acara diskusi bersama media di kantornya, Jakarta, Jumat (17/1/2020).
Baca juga: Jokowi Pamerkan Desain Ibu Kota Baru di Depan Pelaku Industri Jasa Keuangan
Menurutnya, rencana investasi ini masih akan dibahas lebih lanjut oleh pemerintah dengan Presiden SoftBank Masayoshi Son. Nantinya, investasi perusahaan asal Jepang ini bakal digunakan untuk membangun fasilitas penunjang di ibu kota baru.

Dia bilang, proyek pembangunan ibu kota baru akan terbagi berdasarkan cluster, di antaranya cluster pendidikan dan rumah sakit. Sehingga, di kota tersebut dapat berdiri universitas dan rumah sakit berstandar internasional.
Baca juga: Libatkan Konsultan Kelas Dunia, Perencanaan Ibu Kota Baru Masuk Tahap Masterplan
&quot;Bisa saja nanti universitas besar masuk, juga rumah sakit standar internasional yang terkenal,&quot; imbuhnya.
Adapun untuk pembangunan pusat pemerintahan, Luhut menekanka pendanaan akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Katanya, kurang lebih anggaran yang disiapkan sebesar Rp100 triliun.
Baca juga: Konsep Transportasi Ibu Kota Baru, Jokowi: Autonomous Vehicle
&quot;Kami mau menggunakan APBN. Kami tidak mau pembangunan kantor presiden dan kantor pemerintahan dibayarin orang,&quot; ujarnya.Sekadar diketahui, pemerintah telah menetapkan pembangunan ibu kota  baru berlokasi di Kalimantan Timur. Luas lahan mencapai 256 ribu hektare  (ha) dengan total wilayah keseluruhan 410 ribu ha. Di dalamnya terdapat  pusat pemerintahan seluas 56 ribu ha dan area terbatas seluas 5.600 ha.
Adapun  pembangunan infrastruktur dasar dan pusat pemerintahan akan dikerjakan  oleh Kementerian PUPR. Terdiri dari kompleks Istana Kepresidenan, Gedung  DPR/MPR, Gedung Mahkamah Agung, Gedung Mahkamah Konstitusi, Gedung  Kementerian/Lembaga dan rumah dinas.</content:encoded></item></channel></rss>
