<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Terbesar Vietnam Ekspansi ke Bisnis Keamanan Siber</title><description>Sertifikasi itu berasal dari Aliansi Fast IDentity Online (FIDO), sebuah himpunan perdagangan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154970/perusahaan-terbesar-vietnam-ekspansi-ke-bisnis-keamanan-siber</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154970/perusahaan-terbesar-vietnam-ekspansi-ke-bisnis-keamanan-siber"/><item><title>Perusahaan Terbesar Vietnam Ekspansi ke Bisnis Keamanan Siber</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154970/perusahaan-terbesar-vietnam-ekspansi-ke-bisnis-keamanan-siber</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154970/perusahaan-terbesar-vietnam-ekspansi-ke-bisnis-keamanan-siber</guid><pubDate>Minggu 19 Januari 2020 13:04 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/19/320/2154970/perusahaan-terbesar-vietnam-ekspansi-ke-bisnis-keamanan-siber-YbU9OeWRGq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Keamanan Siber. (Foto: Okezone.com/Micrisift News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/19/320/2154970/perusahaan-terbesar-vietnam-ekspansi-ke-bisnis-keamanan-siber-YbU9OeWRGq.jpg</image><title>Ilustrasi Keamanan Siber. (Foto: Okezone.com/Micrisift News)</title></images><description>JAKARTA - Konglomerat terbesar Vietnam, Vingroup melebarkan sayap bisnisnya dengan merambah keamanan siber ke dalam layanannya. Layanan baru itu makin memperluas bisnisnya yang membentang dari real estat ke mobil, hingga ke pusat perbelanjaan.
Bisnis yang diumumkan minggu lalu itu, menerima sertifikasi internasional untuk teknologi yang digunakannya untuk memeriksa login pengguna online. Sertifikasi itu berasal dari Aliansi Fast IDentity Online (FIDO), sebuah himpunan perdagangan yang anggota dewannya mewakili seperti Lenovo, aplikasi obrolan LINE, dan eBay.
Baca Juga: Ini Miliarder Terkaya yang Sukses Lahirkan Mobil Nasional Vietnam
Keamanan siber merupakan bidang yang semakin memprihatinkan bagi Vietnam, di mana penggunaan umum perangkat lunak bajakan membuat komputer rentan terhadap serangan siber. Vingroup mengatakan telah memperoleh sertifikasi untuk salah satu dari banyak anak perusahaannya, perseroan terbatas Layanan Keamanan Internet VinCSS.
&quot;Keberhasilan VinCSS ini akan membuat perbedaan besar dalam mempertahankan kegiatan keamanan jaringan modern di Vietnam,&quot; kata Direktur Penelitian dan Pengembangan VinCSS Nguyen Phi Kha, dilansir dari VOA Indonesia, Minggu (19/1/2020).
Baca Juga: Miliarder Terkaya Vietnam Rambah Bisnis Smartphone, Begini Ceritanya!
Menurutnya, bisnis ini merupakan tren yang berkembang secara global untuk membuat login internet lebih aman. Di bawah sistem tradisional yang mengharuskan orang memiliki nama akun dan kata sandi, pengguna sering lupa kata sandinya, menggunakan kata sandi yang sama untuk akun yang berbeda, atau menggunakan kata sandi yang dapat ditebak oleh peretas.</description><content:encoded>JAKARTA - Konglomerat terbesar Vietnam, Vingroup melebarkan sayap bisnisnya dengan merambah keamanan siber ke dalam layanannya. Layanan baru itu makin memperluas bisnisnya yang membentang dari real estat ke mobil, hingga ke pusat perbelanjaan.
Bisnis yang diumumkan minggu lalu itu, menerima sertifikasi internasional untuk teknologi yang digunakannya untuk memeriksa login pengguna online. Sertifikasi itu berasal dari Aliansi Fast IDentity Online (FIDO), sebuah himpunan perdagangan yang anggota dewannya mewakili seperti Lenovo, aplikasi obrolan LINE, dan eBay.
Baca Juga: Ini Miliarder Terkaya yang Sukses Lahirkan Mobil Nasional Vietnam
Keamanan siber merupakan bidang yang semakin memprihatinkan bagi Vietnam, di mana penggunaan umum perangkat lunak bajakan membuat komputer rentan terhadap serangan siber. Vingroup mengatakan telah memperoleh sertifikasi untuk salah satu dari banyak anak perusahaannya, perseroan terbatas Layanan Keamanan Internet VinCSS.
&quot;Keberhasilan VinCSS ini akan membuat perbedaan besar dalam mempertahankan kegiatan keamanan jaringan modern di Vietnam,&quot; kata Direktur Penelitian dan Pengembangan VinCSS Nguyen Phi Kha, dilansir dari VOA Indonesia, Minggu (19/1/2020).
Baca Juga: Miliarder Terkaya Vietnam Rambah Bisnis Smartphone, Begini Ceritanya!
Menurutnya, bisnis ini merupakan tren yang berkembang secara global untuk membuat login internet lebih aman. Di bawah sistem tradisional yang mengharuskan orang memiliki nama akun dan kata sandi, pengguna sering lupa kata sandinya, menggunakan kata sandi yang sama untuk akun yang berbeda, atau menggunakan kata sandi yang dapat ditebak oleh peretas.</content:encoded></item></channel></rss>
