<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masuknya Investasi UEA Rp314,9 Triliun Bukan Pekerjaan Semalam, Persiapannya Matang</title><description>Indonesia mendapatkan kepastian investasi dari Uni Emirat Arab (UEA) sebesar USD22,89 miliar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154976/masuknya-investasi-uea-rp314-9-triliun-bukan-pekerjaan-semalam-persiapannya-matang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154976/masuknya-investasi-uea-rp314-9-triliun-bukan-pekerjaan-semalam-persiapannya-matang"/><item><title>Masuknya Investasi UEA Rp314,9 Triliun Bukan Pekerjaan Semalam, Persiapannya Matang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154976/masuknya-investasi-uea-rp314-9-triliun-bukan-pekerjaan-semalam-persiapannya-matang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/19/320/2154976/masuknya-investasi-uea-rp314-9-triliun-bukan-pekerjaan-semalam-persiapannya-matang</guid><pubDate>Minggu 19 Januari 2020 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Hairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/19/320/2154976/masuknya-investasi-uea-rp314-9-triliun-bukan-pekerjaan-semalam-persiapannya-matang-qWoHGeVw5n.png" expression="full" type="image/jpeg">Kunjungan Kenegaraan Indonesia ke UEA. (Foto: Okezone.com/Instagram Budi Gunadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/19/320/2154976/masuknya-investasi-uea-rp314-9-triliun-bukan-pekerjaan-semalam-persiapannya-matang-qWoHGeVw5n.png</image><title>Kunjungan Kenegaraan Indonesia ke UEA. (Foto: Okezone.com/Instagram Budi Gunadi)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan waktu persiapan saat melakukan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Abu Dhabi. Di mana Indonesia mendapatkan kepastian investasi dari  Uni Emirat Arab (UEA) sebesar USD22,89 miliar atau sekitar Rp314,9 triliun.
&quot;Dua setengah bulan yang amat sibuk sejak pelantikan (Budi Gunadi sebagai Wamen BUMN). Mempersiapkan kunjungan kenegaraan ke Abu Dhabi, menyelesaikan perjanjian investasi dan kerjasama,&quot; tulisnya dalam akun Instagram @budigsadikin, Minggu (19/1/2020).
Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong, Tawarkan Untung Selangit dan Tidak Akan Pernah Rugi
Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Indonesia dan UEA sepakat menjalin perjanjian kerja sama sebanyak 16 kesepakatan bersama. BUMN pun akan terlibat dalam kesepakatan yang merupakan perjanjian bisnis di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset.
Baca Juga: Penipuan Investasi Bodong Memiles Capai Rp750 miliar
Mantan Direktur Utama Inalum tersebut pun mengungkapkan beberapa perjanjian BUMN dengan perusahaan UEA. Di antaranya, PLN dengan  Masdar yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung 145MW di bendungan Cirata.
Kemudian Pertamina &amp;amp; Mubadala, investasi di ekspansi Kilang  Minyak Balikpapan. Pertamina dan Adnoc akan investasi di Kilang Minyak  Balongan dan partisipasi Investasi di Kilang baru Petrokimia Balongan.
Lalu Inalum dan EGA, upgrade Smelter Aluminium dan Transfer  Teknologi. Lulu &amp;amp; RNI , export ikan ke Negara-negara Arab dan   Telkom dengan Saat yang akan mengembangkan dan mendistribusian materi  pendidikan secara digital.
&quot;Semoga bisa terus mendorong masuknya investor dunia, untuk bersama-sama membangun Indonesia,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan waktu persiapan saat melakukan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Abu Dhabi. Di mana Indonesia mendapatkan kepastian investasi dari  Uni Emirat Arab (UEA) sebesar USD22,89 miliar atau sekitar Rp314,9 triliun.
&quot;Dua setengah bulan yang amat sibuk sejak pelantikan (Budi Gunadi sebagai Wamen BUMN). Mempersiapkan kunjungan kenegaraan ke Abu Dhabi, menyelesaikan perjanjian investasi dan kerjasama,&quot; tulisnya dalam akun Instagram @budigsadikin, Minggu (19/1/2020).
Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Investasi Bodong, Tawarkan Untung Selangit dan Tidak Akan Pernah Rugi
Dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Indonesia dan UEA sepakat menjalin perjanjian kerja sama sebanyak 16 kesepakatan bersama. BUMN pun akan terlibat dalam kesepakatan yang merupakan perjanjian bisnis di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset.
Baca Juga: Penipuan Investasi Bodong Memiles Capai Rp750 miliar
Mantan Direktur Utama Inalum tersebut pun mengungkapkan beberapa perjanjian BUMN dengan perusahaan UEA. Di antaranya, PLN dengan  Masdar yang akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terapung 145MW di bendungan Cirata.
Kemudian Pertamina &amp;amp; Mubadala, investasi di ekspansi Kilang  Minyak Balikpapan. Pertamina dan Adnoc akan investasi di Kilang Minyak  Balongan dan partisipasi Investasi di Kilang baru Petrokimia Balongan.
Lalu Inalum dan EGA, upgrade Smelter Aluminium dan Transfer  Teknologi. Lulu &amp;amp; RNI , export ikan ke Negara-negara Arab dan   Telkom dengan Saat yang akan mengembangkan dan mendistribusian materi  pendidikan secara digital.
&quot;Semoga bisa terus mendorong masuknya investor dunia, untuk bersama-sama membangun Indonesia,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
