<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saham-Saham di Asia Melemah 'Terserang' Virus Korona</title><description>Saham-saham di Asia terpantau turun pada hari ini. Hal ini sebabkan oleh  jumlah kematian dari Virus Korona melonjak menjadi 17 korban.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/23/278/2157048/saham-saham-di-asia-melemah-terserang-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/23/278/2157048/saham-saham-di-asia-melemah-terserang-virus-korona"/><item><title>Saham-Saham di Asia Melemah 'Terserang' Virus Korona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/23/278/2157048/saham-saham-di-asia-melemah-terserang-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/23/278/2157048/saham-saham-di-asia-melemah-terserang-virus-korona</guid><pubDate>Kamis 23 Januari 2020 11:06 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/23/278/2157048/saham-saham-di-asia-melemah-terserang-virus-korona-Czyee3V3QO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">saham-saham (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/23/278/2157048/saham-saham-di-asia-melemah-terserang-virus-korona-Czyee3V3QO.jpg</image><title>saham-saham (Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Saham-saham di Asia terpantau turun pada hari ini. Hal ini sebabkan oleh jumlah kematian dari Virus Korona melonjak menjadi 17 korban.

Lonjakan kematian akibat virus yang berasal dari China ini  semakin meningkatkan kekhawatiran seluruh dunia atas darurat kesehatan akibat merebaknya Korona.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bursa Saham Asia Dibuka Menguat Ditopang Angin Segar dari Pertemuan AS-China
Melansir CNN, Jakarta, Kamis (23/1/2020), indeks saham Hang Seng (HSI) Hong Kong terpantau turun 0,9% pada pagi ini. Sementara Shanghai Composite juga turun sebesar 0,7%. Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan juga kena imbas dengan turun 0,6%.

Kerugian ini memang disebabkan oleh tersebarnya virus Korona. Awal pekan ini, ekuitas turun ketika China mengonfirmasi bahwa virus Korona berasal dari Kota Wuhan di China bagian tengah dan dapat menular antar manusia.
 
Baca juga: Bursa Asia Dibuka Menguat di Tengah Harapan Perang Dagang China-AS
Penyebaran virus ini dimulai ketika jutaan orang melakukan perjalanan untuk Tahun Baru Imlek 2020. Sebanyak lebih dari 500 orang telah terinfeksi, sebagian besar di pusat China. Virus Korona ini juga sudah menyebar hingga ke Amerika Serikat (AS).Industri transportasi China juga mengalami kerugian.  Maskapai-maskapai di China, khususnya penerbangan internasional, bahkan  menawarkan penumpangnya untuk melakukan pembatalan penerbangan ke China,  apalagi ke daerah Wuhan.

Sementara itu, untuk sektor kereta api, China juga menyarakan  penumpang untuk membatalkan pesanannya dan akan mengembalikan uang para  calon penumpang.

Daerah Wuhan juga sudah menutup bandara dan stasiun untuk penumpang  yang akan pergi atau datang ke wilayah itu. Karena otoritas China  berkeinginan untuk mencegah penyebaran Virus Korona.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Saham-saham di Asia terpantau turun pada hari ini. Hal ini sebabkan oleh jumlah kematian dari Virus Korona melonjak menjadi 17 korban.

Lonjakan kematian akibat virus yang berasal dari China ini  semakin meningkatkan kekhawatiran seluruh dunia atas darurat kesehatan akibat merebaknya Korona.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bursa Saham Asia Dibuka Menguat Ditopang Angin Segar dari Pertemuan AS-China
Melansir CNN, Jakarta, Kamis (23/1/2020), indeks saham Hang Seng (HSI) Hong Kong terpantau turun 0,9% pada pagi ini. Sementara Shanghai Composite juga turun sebesar 0,7%. Nikkei 225 Jepang dan Kospi Korea Selatan juga kena imbas dengan turun 0,6%.

Kerugian ini memang disebabkan oleh tersebarnya virus Korona. Awal pekan ini, ekuitas turun ketika China mengonfirmasi bahwa virus Korona berasal dari Kota Wuhan di China bagian tengah dan dapat menular antar manusia.
 
Baca juga: Bursa Asia Dibuka Menguat di Tengah Harapan Perang Dagang China-AS
Penyebaran virus ini dimulai ketika jutaan orang melakukan perjalanan untuk Tahun Baru Imlek 2020. Sebanyak lebih dari 500 orang telah terinfeksi, sebagian besar di pusat China. Virus Korona ini juga sudah menyebar hingga ke Amerika Serikat (AS).Industri transportasi China juga mengalami kerugian.  Maskapai-maskapai di China, khususnya penerbangan internasional, bahkan  menawarkan penumpangnya untuk melakukan pembatalan penerbangan ke China,  apalagi ke daerah Wuhan.

Sementara itu, untuk sektor kereta api, China juga menyarakan  penumpang untuk membatalkan pesanannya dan akan mengembalikan uang para  calon penumpang.

Daerah Wuhan juga sudah menutup bandara dan stasiun untuk penumpang  yang akan pergi atau datang ke wilayah itu. Karena otoritas China  berkeinginan untuk mencegah penyebaran Virus Korona.</content:encoded></item></channel></rss>
