<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>7 Penumpang Pesawat ke Manado Diduga Kena Virus Korona</title><description>Tujuh orang penumpang pesawat Lion Air dikabarkan terindikasi virus korona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/26/320/2158427/7-penumpang-pesawat-ke-manado-diduga-kena-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/26/320/2158427/7-penumpang-pesawat-ke-manado-diduga-kena-virus-korona"/><item><title>7 Penumpang Pesawat ke Manado Diduga Kena Virus Korona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/26/320/2158427/7-penumpang-pesawat-ke-manado-diduga-kena-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/26/320/2158427/7-penumpang-pesawat-ke-manado-diduga-kena-virus-korona</guid><pubDate>Minggu 26 Januari 2020 10:46 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/26/320/2158427/7-penumpang-pesawat-ke-manado-diduga-kena-virus-korona-cb0MyAaX28.jpg" expression="full" type="image/jpeg">7 Penumpang Pesawat Diduga Kena Virus Korona (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/26/320/2158427/7-penumpang-pesawat-ke-manado-diduga-kena-virus-korona-cb0MyAaX28.jpg</image><title>7 Penumpang Pesawat Diduga Kena Virus Korona (Foto: Shutterstock)</title></images><description>MANADO &amp;ndash; Tujuh orang penumpang pesawat Lion Air dikabarkan terindikasi virus korona. Penumpang tersebut, datang dari Changsha, sebuah provinsi besar di China.
Baca Juga: Sudah Tersentuh Virus Korona, Garuda Belum Berencana Stop Rute Penerbangan ke Singapura
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan tujuh tamu dari Changsha yang dikabarkan terindikasi virus korona, sudah diperiksa.

&quot;Setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait, tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud,&quot; tutur dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (26/1/2020).
Baca Juga: Soal Virus Korona, Kemenhub Wanti-Wanti Maskapai Penerbangan
Penerbangan internasional bernomor JT-2742 tersebut, berangkat dari Bandar Udara Internasional Huanghua Changsha yang terletak di Changsha, Provinsi Hunan, Republik Rakyat Tiongkok (CSX) tujuan Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara (MDC).

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LJM berangkat sesuai jadwal pada 14.40 waktu setempat (Time in Changsha, Hunan) dan mendarat di Sam Ratulangi pukul 19.59 Waktu Indonesia Tengah (WITA, GMT+ 08). Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 176 tamu atau penumpang.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/22/60473/311571_medium.jpg&quot; alt=&quot;Cegah Masuknya Virus Korona, Bandara Soetta Cek Kesehatan Penumpang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum  keberangkatan seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan  berdasarkan ketentuan.

Ketika pesawat berada pada pelataran parkir bandar udara (apron)  untuk menurunkan penumpang, petugas kesehatan terlebih dahulu masuk ke  dalam kabin pesawat guna melakukan pemeriksaan kepada seluruh tamu dan  awak pesawat.

Hal tersebut sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan  kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang,  terutama tindakan antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan  dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Antisipasi dilakukan mengacu pada surat edaran dari Kementerian  Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 &quot;Pemberitahuan  Kewaspadaan Penyakit Polio&quot; pada 30 Desember 2019 dan No  PM.04.021111143/2020 &quot;Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit  Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya&quot; pada 03 Januari 2020.

Dalam langkah preventif pencegahan dimaksud, Lion Air telah  menjalankan operasional dengan melakukan penyemprotan cairan multiguna  pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta  menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan  cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular  pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air meminta kepada  seluruh unit terkait untuk menerapkan rekomendasi yang disampaikan.</description><content:encoded>MANADO &amp;ndash; Tujuh orang penumpang pesawat Lion Air dikabarkan terindikasi virus korona. Penumpang tersebut, datang dari Changsha, sebuah provinsi besar di China.
Baca Juga: Sudah Tersentuh Virus Korona, Garuda Belum Berencana Stop Rute Penerbangan ke Singapura
Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, menjelaskan tujuh tamu dari Changsha yang dikabarkan terindikasi virus korona, sudah diperiksa.

&quot;Setelah dilakukan pemeriksaan, pengecekan secara intensif oleh pihak terkait, tim medis beserta tim Kantor Kesehatan Pelabuhan/ KKP Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, dinyatakan negatif atau tidak terindikasi (tidak memiliki tanda-tanda) virus dimaksud,&quot; tutur dia dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (26/1/2020).
Baca Juga: Soal Virus Korona, Kemenhub Wanti-Wanti Maskapai Penerbangan
Penerbangan internasional bernomor JT-2742 tersebut, berangkat dari Bandar Udara Internasional Huanghua Changsha yang terletak di Changsha, Provinsi Hunan, Republik Rakyat Tiongkok (CSX) tujuan Manado melalui Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Sulawesi Utara (MDC).

Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LJM berangkat sesuai jadwal pada 14.40 waktu setempat (Time in Changsha, Hunan) dan mendarat di Sam Ratulangi pukul 19.59 Waktu Indonesia Tengah (WITA, GMT+ 08). Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 176 tamu atau penumpang.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/01/22/60473/311571_medium.jpg&quot; alt=&quot;Cegah Masuknya Virus Korona, Bandara Soetta Cek Kesehatan Penumpang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Penerbangan JT-2742 sudah dipersiapkan dengan baik, sebelum  keberangkatan seluruh kru dan tamu menjalani pemeriksaan kesehatan  berdasarkan ketentuan.

Ketika pesawat berada pada pelataran parkir bandar udara (apron)  untuk menurunkan penumpang, petugas kesehatan terlebih dahulu masuk ke  dalam kabin pesawat guna melakukan pemeriksaan kepada seluruh tamu dan  awak pesawat.

Hal tersebut sebagai upaya memastikan keselamatan, keamanan dan  kenyamanan perjalanan udara kepada awak pesawat dan tamu atau penumpang,  terutama tindakan antisipasi sesuai pemberitahuan larangan perjalanan  dari otoritas Wuhan mengenai dampak wabah virus corona.

Antisipasi dilakukan mengacu pada surat edaran dari Kementerian  Kesehatan Republik Indonesia No. SR.01.0111/5888/2019 &quot;Pemberitahuan  Kewaspadaan Penyakit Polio&quot; pada 30 Desember 2019 dan No  PM.04.021111143/2020 &quot;Kesiapsiagaan dan Antisipasi Penyebaran Penyakit  Pneumonia Berat yang belum diketahui etiologinya&quot; pada 03 Januari 2020.

Dalam langkah preventif pencegahan dimaksud, Lion Air telah  menjalankan operasional dengan melakukan penyemprotan cairan multiguna  pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku serta  menyediakan dan menggunakan masker, sarung tangan (hand gloves) dan  cairan/ gel pembersih tangan (hand sanitizer) guna antisipasi tertular  pada awak pesawat dan petugas layanan darat.

Departemen Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Lion Air meminta kepada  seluruh unit terkait untuk menerapkan rekomendasi yang disampaikan.</content:encoded></item></channel></rss>
