<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Misi Dagang 2020, Kemendag Incar 11 Negara Tujuan Ekspor</title><description>Kemendag terus melakukan upaya peningkatan ekspor dengan melanjutkan misi dagang ke berbagai negara di dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2158921/misi-dagang-2020-kemendag-incar-11-negara-tujuan-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2158921/misi-dagang-2020-kemendag-incar-11-negara-tujuan-ekspor"/><item><title>Misi Dagang 2020, Kemendag Incar 11 Negara Tujuan Ekspor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2158921/misi-dagang-2020-kemendag-incar-11-negara-tujuan-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2158921/misi-dagang-2020-kemendag-incar-11-negara-tujuan-ekspor</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/320/2158921/misi-dagang-2020-kemendag-incar-11-negara-tujuan-ekspor-TFwH2yFyFO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kontainer (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/320/2158921/misi-dagang-2020-kemendag-incar-11-negara-tujuan-ekspor-TFwH2yFyFO.jpg</image><title>Kontainer (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Kemendag terus melakukan upaya peningkatan ekspor dengan melanjutkan misi dagang ke berbagai negara di dunia. Misi dagang ini dilakukan untuk menggenjot dan meraih target pertumbuhan ekspor Indonesia.

Melalui misi dagang, Kemendag bersama para pelaku usaha eksportir dari berbagai sektor akan melakukan promosi produk dan melakukan transaksi secara langsung dengan pembeli dari mancanegara.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Minta Ekspor Produk PT PAL hingga Pindad Diperluas 
Mengutip instagram Kemendag, Jakarta, Senin (27/1/2020), tahun ini, Kemendag menargetkan ekspor dengan berbagai negara nontradisional, seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Prancis, Tiongkok, Swiss, saudi Arabia dan Australia.

Misi dagang 2020 juga menargetkan perluasan akses ke pasar nontradisional, seperti Azerbaijian, Vietnam, Rusia, dan Myanmar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekspor Sapi Australia Paling Banyak ke Indonesia
Ada beberapa target yang ingin dijangkau terdiri dari target ekspor nonmigas negara tradisional dan negara non tradisional. Untuk negara negara tradisional yaitu Perancis sebesar USD979,4 juta yang akan dilaksanakan bulan Mei dan Swiss senilai USD847,7 juta akan dilaksanakan di bulan Mei untuk di Benua Eropa.
Bagi Benua Asia akan ada target untuk negara Uni Emirat Arab dengan  jumlah USD1,46 miliar di bulan September atau November , Tiongkok  sebesar USD28,17 miliar di bulan November bagi negara tradisional,  sedangkan Saudi Arabia senilai USD1,7  miliar akan dilakukan bulan  September atau November, Myanmar USD892,9 di bulan Agustus, serta  Vietnam senilai USD6,11 miliar pada bulan Agustus untuk negara  nontradisional.

Benua Australia dengan target USD2,12 miliar pada 11-12 Februari  untuk negara tradisional, Benua Amerika senilai USD19,42 miliar di bulan  Juni atau Juli untuk negara tradisional, dan negara Rusia USD905,3  miliar pada bulan April untuk target ekspor nonmigas negara  nontradisional.</description><content:encoded>JAKARTA - Kemendag terus melakukan upaya peningkatan ekspor dengan melanjutkan misi dagang ke berbagai negara di dunia. Misi dagang ini dilakukan untuk menggenjot dan meraih target pertumbuhan ekspor Indonesia.

Melalui misi dagang, Kemendag bersama para pelaku usaha eksportir dari berbagai sektor akan melakukan promosi produk dan melakukan transaksi secara langsung dengan pembeli dari mancanegara.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jokowi Minta Ekspor Produk PT PAL hingga Pindad Diperluas 
Mengutip instagram Kemendag, Jakarta, Senin (27/1/2020), tahun ini, Kemendag menargetkan ekspor dengan berbagai negara nontradisional, seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Prancis, Tiongkok, Swiss, saudi Arabia dan Australia.

Misi dagang 2020 juga menargetkan perluasan akses ke pasar nontradisional, seperti Azerbaijian, Vietnam, Rusia, dan Myanmar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekspor Sapi Australia Paling Banyak ke Indonesia
Ada beberapa target yang ingin dijangkau terdiri dari target ekspor nonmigas negara tradisional dan negara non tradisional. Untuk negara negara tradisional yaitu Perancis sebesar USD979,4 juta yang akan dilaksanakan bulan Mei dan Swiss senilai USD847,7 juta akan dilaksanakan di bulan Mei untuk di Benua Eropa.
Bagi Benua Asia akan ada target untuk negara Uni Emirat Arab dengan  jumlah USD1,46 miliar di bulan September atau November , Tiongkok  sebesar USD28,17 miliar di bulan November bagi negara tradisional,  sedangkan Saudi Arabia senilai USD1,7  miliar akan dilakukan bulan  September atau November, Myanmar USD892,9 di bulan Agustus, serta  Vietnam senilai USD6,11 miliar pada bulan Agustus untuk negara  nontradisional.

Benua Australia dengan target USD2,12 miliar pada 11-12 Februari  untuk negara tradisional, Benua Amerika senilai USD19,42 miliar di bulan  Juni atau Juli untuk negara tradisional, dan negara Rusia USD905,3  miliar pada bulan April untuk target ekspor nonmigas negara  nontradisional.</content:encoded></item></channel></rss>
