<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   KCIC&amp;#8206; Benarkan Pekerja Kontrak Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Suspect Virus Korona</title><description>Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, menerima dua pasien suspect virus corona atau 2019-nCoV.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159063/kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159063/kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona"/><item><title>   KCIC&amp;#8206; Benarkan Pekerja Kontrak Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Suspect Virus Korona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159063/kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159063/kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/320/2159063/kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona-ptcVQ8ok3g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penanganan Virus Korona di China (Foto: EPA/BBC Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/320/2159063/kcic-8206-benarkan-pekerja-kontrak-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-suspect-virus-korona-ptcVQ8ok3g.jpg</image><title>Penanganan Virus Korona di China (Foto: EPA/BBC Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, menerima dua pasien suspect virus corona atau 2019-nCoV. Salah satu dari dua pasien tersebut diduga adalah pekerja dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Baca Juga: Waspada Virus Korona, Pekerja Kereta Cepat Jakarta-Bandung Di-screening
Menanggapi hal tersebut Humas PT KCIC&amp;lrm; Denny Yusdiana mengatakan, pasien yang dimaksud adalah bukan pekerja dari PT KCIC. Namun, yang bersangkutan merupakan pekerja dari kontraktor mitra KCIC yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

&quot;Betul, pasien tersebut adalah salah satu pekerja dari kontraktor proyek KCJB ini adalah prosedur preventif,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (27/1/2020).
Baca Juga: Wabah Virus Korona, Menhub: Tak Ada Lagi Penerbangan ke Wuhan
Menurut Denny, awalnya perusahaan melakukan pemeriksaan kepada pekerja tersebut karena mulai menunjukan gejala demam. Barulah setelah itu, perusahaan dengan sigap langsung meminta agar pegawai yang bersangkutan untuk dirujuk ke rumah sakit agar segera menadapatkan penanganan.

&quot;Jadi semua pekerja yang menunjukan gejala demam dan flu serta memiliki riwayat perjalanan keluar negeri maka management kereta cepat langsung memintakan seger dirujuk ke rumah sakit agar segera ditangani,&quot; jelasnya.
Pasca-kejadian tersebut, perusahaan akan terus melakukan pemeriksaan  kepada seluruh pekerja dan mitra perusahaan. Khususnya bagi mereka yang  habis melakukan perjalanan dinas maupun tenaga kerja asal China.

&quot;Tidak hanya TKA tetapi pekerja lokal juga selama melakukan  perjalanan baik dinas atau keperluan lainnya ke negara dengan sebaran  virus corona,&quot; jelasnya.

Sebelumnya, Direktur HR LA &amp;amp; Asset KCIC Puspita Anggraeni  mengatakan, saat ini manajemen KCIC bekerja sama dengan seluruh  kontraktor yang terlibat dalam proyek KCJB untuk terus melakukan  monitoring seluruh pekerja.

Menurutnya, sejak terjadinya wabah virus korona, pihaknya telah  memberlakukan prosedur screening berupa pemeriksaan kesehatan bagi  seluruh karyawan dan kontraktor KCJB yang baru tiba dari perjalanan  termasuk transit dari luar negeri.

Bahkan pengecekan juga dilakukan kepada para keluarga serta tamu yang  mengunjungi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai tindakan  pencegahan masuknya virus berbahaya tersebut ke lingkungan kerja.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bekerja sama dengan  beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta dan Bandung dengan pola standar  yang diberlakukan untuk menangani penyakit menular

Di sisi lain, dilakukan pula tindakan antisipasi seperti mewajibkan  setiap karyawan untuk menggunakan masker di lingkungan kerja KCJB serta  tindakan-tindakan pencegahan lainnya sesuai dengan imbauan Kementerian  Kesehatan.

&quot;Terhadap tenaga kerja yang yang telah berdinas dari luar negeri dan  keluar masuk proyek kami, kami wajibkan screening kesehatan, dan  termasuk update kondisi kesehatannya,&quot; ujarnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, menerima dua pasien suspect virus corona atau 2019-nCoV. Salah satu dari dua pasien tersebut diduga adalah pekerja dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).
Baca Juga: Waspada Virus Korona, Pekerja Kereta Cepat Jakarta-Bandung Di-screening
Menanggapi hal tersebut Humas PT KCIC&amp;lrm; Denny Yusdiana mengatakan, pasien yang dimaksud adalah bukan pekerja dari PT KCIC. Namun, yang bersangkutan merupakan pekerja dari kontraktor mitra KCIC yang menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

&quot;Betul, pasien tersebut adalah salah satu pekerja dari kontraktor proyek KCJB ini adalah prosedur preventif,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (27/1/2020).
Baca Juga: Wabah Virus Korona, Menhub: Tak Ada Lagi Penerbangan ke Wuhan
Menurut Denny, awalnya perusahaan melakukan pemeriksaan kepada pekerja tersebut karena mulai menunjukan gejala demam. Barulah setelah itu, perusahaan dengan sigap langsung meminta agar pegawai yang bersangkutan untuk dirujuk ke rumah sakit agar segera menadapatkan penanganan.

&quot;Jadi semua pekerja yang menunjukan gejala demam dan flu serta memiliki riwayat perjalanan keluar negeri maka management kereta cepat langsung memintakan seger dirujuk ke rumah sakit agar segera ditangani,&quot; jelasnya.
Pasca-kejadian tersebut, perusahaan akan terus melakukan pemeriksaan  kepada seluruh pekerja dan mitra perusahaan. Khususnya bagi mereka yang  habis melakukan perjalanan dinas maupun tenaga kerja asal China.

&quot;Tidak hanya TKA tetapi pekerja lokal juga selama melakukan  perjalanan baik dinas atau keperluan lainnya ke negara dengan sebaran  virus corona,&quot; jelasnya.

Sebelumnya, Direktur HR LA &amp;amp; Asset KCIC Puspita Anggraeni  mengatakan, saat ini manajemen KCIC bekerja sama dengan seluruh  kontraktor yang terlibat dalam proyek KCJB untuk terus melakukan  monitoring seluruh pekerja.

Menurutnya, sejak terjadinya wabah virus korona, pihaknya telah  memberlakukan prosedur screening berupa pemeriksaan kesehatan bagi  seluruh karyawan dan kontraktor KCJB yang baru tiba dari perjalanan  termasuk transit dari luar negeri.

Bahkan pengecekan juga dilakukan kepada para keluarga serta tamu yang  mengunjungi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sebagai tindakan  pencegahan masuknya virus berbahaya tersebut ke lingkungan kerja.

Adapun pemeriksaan kesehatan yang dilakukan bekerja sama dengan  beberapa rumah sakit yang ada di Jakarta dan Bandung dengan pola standar  yang diberlakukan untuk menangani penyakit menular

Di sisi lain, dilakukan pula tindakan antisipasi seperti mewajibkan  setiap karyawan untuk menggunakan masker di lingkungan kerja KCJB serta  tindakan-tindakan pencegahan lainnya sesuai dengan imbauan Kementerian  Kesehatan.

&quot;Terhadap tenaga kerja yang yang telah berdinas dari luar negeri dan  keluar masuk proyek kami, kami wajibkan screening kesehatan, dan  termasuk update kondisi kesehatannya,&quot; ujarnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
