<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Virus Korona, Kemenparekraf Cari Potensi Wisman Baru Selain China </title><description>Kemenparekraf masih mencari cara agar kunjungan wisatawan asing ke Indonesia tidak menurun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159141/dampak-virus-korona-kemenparekraf-cari-potensi-wisman-baru-selain-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159141/dampak-virus-korona-kemenparekraf-cari-potensi-wisman-baru-selain-china"/><item><title>Dampak Virus Korona, Kemenparekraf Cari Potensi Wisman Baru Selain China </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159141/dampak-virus-korona-kemenparekraf-cari-potensi-wisman-baru-selain-china</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/27/320/2159141/dampak-virus-korona-kemenparekraf-cari-potensi-wisman-baru-selain-china</guid><pubDate>Senin 27 Januari 2020 20:24 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/27/320/2159141/dampak-virus-korona-kemenparekraf-cari-potensi-wisman-baru-selain-china-eeaSwbrNEH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Korona Berdampak pada Jumlah Wisman ke Indonesia. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/27/320/2159141/dampak-virus-korona-kemenparekraf-cari-potensi-wisman-baru-selain-china-eeaSwbrNEH.jpg</image><title>Virus Korona Berdampak pada Jumlah Wisman ke Indonesia. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) masih mencari cara agar kunjungan wisatawan asing ke Indonesia tidak menurun pada tahun ini. Di mana potensi wisata mancanegara dari China diperkirakan akan berkurang akibat wabah virus korona.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengungkapkan, pemerintah tidak ingin bergantung dari China. Pasalnya, banyak potensi lain yang besar dan akan dikejar utamanya di negara-negara bagian Eropa.
Baca Juga: BPS Catat Kenaikan Jumlah Wisman Capai 3,55%
&quot;Banyak potensi lain terutama yang jarak jauh. Seperti Amerika dan Eropa. Pariwisata kita tidak boleh ke satu negara, strategi kita juga wisatawan yang berkualitas,&quot; ujar dia di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (27/1/2020).
Baca Juga: Oktober, Turis Malaysia Paling Banyak Piknik ke Indonesia
Kemudian, lanjut dia, Kemenparekraf juga akan mengincar beberapa wisatawan asing yang potensinya cukup tinggi. &quot;Seperti Australia dan New Zealand,&quot; ungkap dia.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan tidak ada lagi penerbangan dari dan menuju Wuhan China ke Indonesia. Di mana daerah Wuhan, China saat ini menjadi perhatian karena penyebaran virus korona.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah berkoordinasi dengan  otoritas di Wuhan untuk menutup jalur penerbangan. Bahkan Kemenhub sudah  lakukan itu sudah sejak Minggu lalu.
&quot;Kami (Kemenhub) sudah berkoordinasi dengan otoritas di Wuhan. Kita  sepakat untuk saling menutup penerbangan dari Indonesia ke Wuhan atau  sebaliknya. Itu dilakukan sejak Kamis dan Jumat, Minggu lalu,&quot; ujar Budi  di kantornya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) masih mencari cara agar kunjungan wisatawan asing ke Indonesia tidak menurun pada tahun ini. Di mana potensi wisata mancanegara dari China diperkirakan akan berkurang akibat wabah virus korona.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengungkapkan, pemerintah tidak ingin bergantung dari China. Pasalnya, banyak potensi lain yang besar dan akan dikejar utamanya di negara-negara bagian Eropa.
Baca Juga: BPS Catat Kenaikan Jumlah Wisman Capai 3,55%
&quot;Banyak potensi lain terutama yang jarak jauh. Seperti Amerika dan Eropa. Pariwisata kita tidak boleh ke satu negara, strategi kita juga wisatawan yang berkualitas,&quot; ujar dia di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (27/1/2020).
Baca Juga: Oktober, Turis Malaysia Paling Banyak Piknik ke Indonesia
Kemudian, lanjut dia, Kemenparekraf juga akan mengincar beberapa wisatawan asing yang potensinya cukup tinggi. &quot;Seperti Australia dan New Zealand,&quot; ungkap dia.
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan tidak ada lagi penerbangan dari dan menuju Wuhan China ke Indonesia. Di mana daerah Wuhan, China saat ini menjadi perhatian karena penyebaran virus korona.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sudah berkoordinasi dengan  otoritas di Wuhan untuk menutup jalur penerbangan. Bahkan Kemenhub sudah  lakukan itu sudah sejak Minggu lalu.
&quot;Kami (Kemenhub) sudah berkoordinasi dengan otoritas di Wuhan. Kita  sepakat untuk saling menutup penerbangan dari Indonesia ke Wuhan atau  sebaliknya. Itu dilakukan sejak Kamis dan Jumat, Minggu lalu,&quot; ujar Budi  di kantornya.</content:encoded></item></channel></rss>
