<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>      Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi Kedua di Negara G20</title><description>Kondisi ketidakpastian yang membayangi perekonomian global di sepanjang tahun 2019 berdampak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/20/2159404/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-tertinggi-kedua-di-negara-g20</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/20/2159404/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-tertinggi-kedua-di-negara-g20"/><item><title>      Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi Kedua di Negara G20</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/20/2159404/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-tertinggi-kedua-di-negara-g20</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/20/2159404/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-tertinggi-kedua-di-negara-g20</guid><pubDate>Selasa 28 Januari 2020 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/28/20/2159404/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-tertinggi-kedua-di-negara-g20-1f45cig1FH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/28/20/2159404/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-tertinggi-kedua-di-negara-g20-1f45cig1FH.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kondisi ketidakpastian yang membayangi perekonomian global di sepanjang tahun 2019 berdampak kepada negara-negara di dunia. Meskipun begitu, perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh dikisaran 5% pada tahun lalu.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Selasa (28/1/2020), sejak kuartal II-2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di peringkat kedua di antara negara-negara anggota G20. Indonesia berada di bawah China pada peringkat pertama dan diatas India yang menduduki peringkat ketiga.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ekonomi Dunia Masih Dibayangi Ketidakpastian, Ini Penjelasannya
Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kurtal I-2019 adalah 5,07%, lalu 5,05% di kuartal II-2019 dan 5,02% di kurtal III-2019. Sedangkan pertumbuhan ekonomi China di kuartal I-2019 adalah 6,40%, 6,20% di kuartal II-2019 dan 6,00% di kuartal III-2019.

Sedangkan ekonomi India di kuartal I-2019 sebenarnya tumbuh lebih baik dari Indonesia dengan 5,83%. Kemudian di kuartal II-2019 langsung anjlok dengan 5,01% dan turun lagi menjadi 4,55% di kuartal III-2019.
Baca Juga: Bersama Hary Tanoe, Menko Airlangga Paparkan Proyeksi Ekonomi Nasional
Salah satu bukti ekonomi Indonesia masih stabil adalah dengan rendahnya angka inflasi di sepanjang 2019. Adapun angka inflasi di 2019 adalah sebesar 2,72% (year on year/yoy) lebih rendah dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran 3,13%.
Lalu angka tingkat pengangguran juga terus berada di tren yang  menurun. Jika mengacu pada data per Agustus 2019, angka pengangguran  berada di angka 5,28%.

Kemudian untuk gini rasio juga trennya menurun terus sejak Maret  2015. Angka gini rasio pada maret 2015 adalah 0,408% dan turun menjadi  0,380% di September 2019.

Sementara itu untuk tingkat kemiskinan juga trennya terus menurun  sejak Maret 2015. Pada Maret 2015, angka kemiskinan sekitar 11,22% dan  turun menjadi 9,22% di September 2019.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kondisi ketidakpastian yang membayangi perekonomian global di sepanjang tahun 2019 berdampak kepada negara-negara di dunia. Meskipun begitu, perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh dikisaran 5% pada tahun lalu.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Selasa (28/1/2020), sejak kuartal II-2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di peringkat kedua di antara negara-negara anggota G20. Indonesia berada di bawah China pada peringkat pertama dan diatas India yang menduduki peringkat ketiga.
&amp;nbsp;Baca Juga: Ekonomi Dunia Masih Dibayangi Ketidakpastian, Ini Penjelasannya
Adapun pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kurtal I-2019 adalah 5,07%, lalu 5,05% di kuartal II-2019 dan 5,02% di kurtal III-2019. Sedangkan pertumbuhan ekonomi China di kuartal I-2019 adalah 6,40%, 6,20% di kuartal II-2019 dan 6,00% di kuartal III-2019.

Sedangkan ekonomi India di kuartal I-2019 sebenarnya tumbuh lebih baik dari Indonesia dengan 5,83%. Kemudian di kuartal II-2019 langsung anjlok dengan 5,01% dan turun lagi menjadi 4,55% di kuartal III-2019.
Baca Juga: Bersama Hary Tanoe, Menko Airlangga Paparkan Proyeksi Ekonomi Nasional
Salah satu bukti ekonomi Indonesia masih stabil adalah dengan rendahnya angka inflasi di sepanjang 2019. Adapun angka inflasi di 2019 adalah sebesar 2,72% (year on year/yoy) lebih rendah dari tahun sebelumnya yang berada di kisaran 3,13%.
Lalu angka tingkat pengangguran juga terus berada di tren yang  menurun. Jika mengacu pada data per Agustus 2019, angka pengangguran  berada di angka 5,28%.

Kemudian untuk gini rasio juga trennya menurun terus sejak Maret  2015. Angka gini rasio pada maret 2015 adalah 0,408% dan turun menjadi  0,380% di September 2019.

Sementara itu untuk tingkat kemiskinan juga trennya terus menurun  sejak Maret 2015. Pada Maret 2015, angka kemiskinan sekitar 11,22% dan  turun menjadi 9,22% di September 2019.
</content:encoded></item></channel></rss>
