<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wall Street Menguat Sikapi Pernyataan WHO soal Virus Korona</title><description>Oraganisasi Kesehatan Dunia meyakini bahwa China mampu mengatasi wabah virus corona</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/278/2159744/wall-street-menguat-sikapi-pernyataan-who-soal-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/278/2159744/wall-street-menguat-sikapi-pernyataan-who-soal-virus-korona"/><item><title>Wall Street Menguat Sikapi Pernyataan WHO soal Virus Korona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/278/2159744/wall-street-menguat-sikapi-pernyataan-who-soal-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/28/278/2159744/wall-street-menguat-sikapi-pernyataan-who-soal-virus-korona</guid><pubDate>Selasa 28 Januari 2020 21:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/28/278/2159744/wall-street-menguat-sikapi-pernyataan-who-soal-virus-korona-6rbLlwdUrH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street. (Foto: Okezone.com/Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/28/278/2159744/wall-street-menguat-sikapi-pernyataan-who-soal-virus-korona-6rbLlwdUrH.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street. (Foto: Okezone.com/Ilustrasi Reuters)</title></images><description>NEW YORK -  Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka balik menguat, setelah anjlok dalam perdagangan sebelumnya. Oraganisasi Kesehatan Dunia meyakini bahwa China mampu mengatasi wabah virus corona, yang telah mengkhawatirkan salah satunya investor di pasar saham AS.
Pada perdagangan kemarin, indeks S&amp;amp;P 500 mengalami hari terburuk dalam hampir empat bulan terakhir, di tengah kekhawatiran bahwa wabah koronavirus dapat menekan pertumbuhan ekonomi global. Namun pada perdagangan kali ini kembali menguat.
Baca Juga: Wall Street Anjlok hingga 1% Imbas Kekhawatiran Virus Korona
Dow Jones naik 112 poin atau 0,39%.  S&amp;amp;P 500 naik 17,75 poin atau 0,55% dan Nasdaq naik 68,5 poin atau 0,76%. Demikian dilansir dari Reuters, Selasa (28/1/2020).
Pasar di seluruh dunia stabil karena Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan yakin dengan kemampuan China untuk menahan wabah virus yang telah menewaskan 106 orang tersebut.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok Imbas Kekhawatiran Virus Korona
Menurut Analis Citi Tobias Levkovich, ekonomi dan pasar AS memang belum terlalu terpengaruh terhadap perlambatan besar karena wabah virus. Pasalnya, investor masih menaruh fokus pada ekonomi di dalam negeri.Investor terus mencermati hasil Apple Inc setelah pasar tutup. Nikkei  Asian Review melaporkan bahwa rencana perusahaan untuk meningkatkan  produksi iPhone sebesar 10% pada semester pertama tahun ini dapat  mencapai hambatan karena corona virus menyebar di pasar utama seperti  China.
Raksasa industri AS 3M Co sahamnya turun 2,3% setelah perusahaan  memperkirakan laba 2020 di bawah ekspektasi dan nyaris melewatkan  perkiraan pendapatan triwulanan, karena menghadapi penurunan permintaan  di Asia.</description><content:encoded>NEW YORK -  Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street dibuka balik menguat, setelah anjlok dalam perdagangan sebelumnya. Oraganisasi Kesehatan Dunia meyakini bahwa China mampu mengatasi wabah virus corona, yang telah mengkhawatirkan salah satunya investor di pasar saham AS.
Pada perdagangan kemarin, indeks S&amp;amp;P 500 mengalami hari terburuk dalam hampir empat bulan terakhir, di tengah kekhawatiran bahwa wabah koronavirus dapat menekan pertumbuhan ekonomi global. Namun pada perdagangan kali ini kembali menguat.
Baca Juga: Wall Street Anjlok hingga 1% Imbas Kekhawatiran Virus Korona
Dow Jones naik 112 poin atau 0,39%.  S&amp;amp;P 500 naik 17,75 poin atau 0,55% dan Nasdaq naik 68,5 poin atau 0,76%. Demikian dilansir dari Reuters, Selasa (28/1/2020).
Pasar di seluruh dunia stabil karena Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan yakin dengan kemampuan China untuk menahan wabah virus yang telah menewaskan 106 orang tersebut.
Baca Juga: Wall Street Ditutup Anjlok Imbas Kekhawatiran Virus Korona
Menurut Analis Citi Tobias Levkovich, ekonomi dan pasar AS memang belum terlalu terpengaruh terhadap perlambatan besar karena wabah virus. Pasalnya, investor masih menaruh fokus pada ekonomi di dalam negeri.Investor terus mencermati hasil Apple Inc setelah pasar tutup. Nikkei  Asian Review melaporkan bahwa rencana perusahaan untuk meningkatkan  produksi iPhone sebesar 10% pada semester pertama tahun ini dapat  mencapai hambatan karena corona virus menyebar di pasar utama seperti  China.
Raksasa industri AS 3M Co sahamnya turun 2,3% setelah perusahaan  memperkirakan laba 2020 di bawah ekspektasi dan nyaris melewatkan  perkiraan pendapatan triwulanan, karena menghadapi penurunan permintaan  di Asia.</content:encoded></item></channel></rss>
