<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Listing Naik 69,52%, Saham Putra Rajawali Kencana Autoreject</title><description>PT Putra Rajawali Kencana Tbk resmi mencatatkan saham perdana (listing)  di BEI pada perdagangan hari ini, Rabu  (29/1/2020).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/278/2159896/listing-naik-69-52-saham-putra-rajawali-kencana-autoreject</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/278/2159896/listing-naik-69-52-saham-putra-rajawali-kencana-autoreject"/><item><title>Listing Naik 69,52%, Saham Putra Rajawali Kencana Autoreject</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/278/2159896/listing-naik-69-52-saham-putra-rajawali-kencana-autoreject</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/278/2159896/listing-naik-69-52-saham-putra-rajawali-kencana-autoreject</guid><pubDate>Rabu 29 Januari 2020 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/29/278/2159896/listing-naik-69-52-saham-putra-rajawali-kencana-autoreject-FplbgvRDfe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO Pura Trans (Foto: Okezone.com/Yohana Artha Uly)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/29/278/2159896/listing-naik-69-52-saham-putra-rajawali-kencana-autoreject-FplbgvRDfe.jpg</image><title>IPO Pura Trans (Foto: Okezone.com/Yohana Artha Uly)</title></images><description>JAKARTA - PT Putra Rajawali Kencana Tbk resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Rabu (29/1/2020). Emiten berkode saham PURA itu menjadi perusahaan ke-8 yang tercatat pada tahun ini.

Melalui skema penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), perseroan yang bergerak di bidang logistik itu, melepas 1,8 miliar saham atau setara 33,95% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp105 per saham, sehingga perseroan dapat meraup dana segar sebesar Rp1,8 miliar.
&amp;nbsp;Baca juga: Bergerak di Bidang Logistik, Putra Rajawali Kencana Listing di Bursa Hari Ini
Pada pembukaan perdagangan, saham PURA  naik 73 poin ke level Rp178 per lembar dari harga IPO, atau mengalami kenaikan 69,52%. Saham PURA ditransaksikan sebanyak 63 kali dengan volume sebanyak 18.549 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp323,82 juta.

Dengan demikian, saham PURA langsung terkena penolakan otomatis (auto rejection) oleh Jakarta Automated Trading System (JATS), karena kenaikan harga saham melebihi ketentuan persentase tertinggi harian khusus saham IPO.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Besok, Putra Rajawali Kencana Siap Melantai di BEI
Dalam ketentuan perdagangan perdana saham yang baru dicatatkan dapat terkena auto rejection jika naik atau turun berlaku dua kali lipatnya. Terdiri dari sebesar 70% untuk harga saham Rp50-Rp200, 50% untuk harga saham Rp200-Rp5.000, dan 40% untuk harga saham di atas Rp5.000.

&quot;Masuk BEI adalah bagian strategis perseroan dalam meningkatkan kapasitas armada dan tata kelola yang lebih baik,&quot; ujar Direktur Utama Putra Rajawali Kencana Ariel Wibisono di BEI, Jakarta, Rabu (29/1/2020).
Menurutnya, selama masa penawaran umum saham PURA mencatatkan  kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 59,18 kali dari jumlah  saham yang ditawarkan untuk porsi pooling. &quot;Jauh melebihi ekpektasi yang  diharapkan oleh perseroan,&quot; tambahnya.

Selain melepas saham, perseroan juga menerbitkan 1,2 miliar waran  seri I atau setara 34,27% dari total modal yang ditempatkan dan disetor  penuh. Harga pelaksanaan untuk waran seri I sebesar Rp106.

Di mana, waran diberikan secara cuma-cuma pada setiap pemegang tiga  saham baru yang namanya tercatat pada tanggal penjatahan. Dalam aksi  korporasi ini, Putra Rajawali Kencana menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas  sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Ariel menargetkan, usai IPO perseroan dapat membukukan pendapatan  sekitar Rp188 miliar dan Rp268 miliar pada 2020 dan 2021. Sedangkan,  untuk laba kotor pendapatan (gross profit) Perseroan memproyeksikan akan  tumbuh sekitar 207% dan 54% pada 2020 dan 2021.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menjalankan beberapa  strategi usaha yakni  menambah jumlah armada, menambahkan ekspansi pasar  ke luar Jawa. &quot;Serta perseroan akan meningkatkan penggunaan teknologi  dalam angkutan jasa darat, serta penggunaan armada truk terbaru dan  efisiensi biaya operasi,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Putra Rajawali Kencana Tbk resmi mencatatkan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini, Rabu (29/1/2020). Emiten berkode saham PURA itu menjadi perusahaan ke-8 yang tercatat pada tahun ini.

Melalui skema penawaran saham perdana (initial public offering/IPO), perseroan yang bergerak di bidang logistik itu, melepas 1,8 miliar saham atau setara 33,95% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp105 per saham, sehingga perseroan dapat meraup dana segar sebesar Rp1,8 miliar.
&amp;nbsp;Baca juga: Bergerak di Bidang Logistik, Putra Rajawali Kencana Listing di Bursa Hari Ini
Pada pembukaan perdagangan, saham PURA  naik 73 poin ke level Rp178 per lembar dari harga IPO, atau mengalami kenaikan 69,52%. Saham PURA ditransaksikan sebanyak 63 kali dengan volume sebanyak 18.549 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp323,82 juta.

Dengan demikian, saham PURA langsung terkena penolakan otomatis (auto rejection) oleh Jakarta Automated Trading System (JATS), karena kenaikan harga saham melebihi ketentuan persentase tertinggi harian khusus saham IPO.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Besok, Putra Rajawali Kencana Siap Melantai di BEI
Dalam ketentuan perdagangan perdana saham yang baru dicatatkan dapat terkena auto rejection jika naik atau turun berlaku dua kali lipatnya. Terdiri dari sebesar 70% untuk harga saham Rp50-Rp200, 50% untuk harga saham Rp200-Rp5.000, dan 40% untuk harga saham di atas Rp5.000.

&quot;Masuk BEI adalah bagian strategis perseroan dalam meningkatkan kapasitas armada dan tata kelola yang lebih baik,&quot; ujar Direktur Utama Putra Rajawali Kencana Ariel Wibisono di BEI, Jakarta, Rabu (29/1/2020).
Menurutnya, selama masa penawaran umum saham PURA mencatatkan  kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 59,18 kali dari jumlah  saham yang ditawarkan untuk porsi pooling. &quot;Jauh melebihi ekpektasi yang  diharapkan oleh perseroan,&quot; tambahnya.

Selain melepas saham, perseroan juga menerbitkan 1,2 miliar waran  seri I atau setara 34,27% dari total modal yang ditempatkan dan disetor  penuh. Harga pelaksanaan untuk waran seri I sebesar Rp106.

Di mana, waran diberikan secara cuma-cuma pada setiap pemegang tiga  saham baru yang namanya tercatat pada tanggal penjatahan. Dalam aksi  korporasi ini, Putra Rajawali Kencana menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas  sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
Ariel menargetkan, usai IPO perseroan dapat membukukan pendapatan  sekitar Rp188 miliar dan Rp268 miliar pada 2020 dan 2021. Sedangkan,  untuk laba kotor pendapatan (gross profit) Perseroan memproyeksikan akan  tumbuh sekitar 207% dan 54% pada 2020 dan 2021.

Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan menjalankan beberapa  strategi usaha yakni  menambah jumlah armada, menambahkan ekspansi pasar  ke luar Jawa. &quot;Serta perseroan akan meningkatkan penggunaan teknologi  dalam angkutan jasa darat, serta penggunaan armada truk terbaru dan  efisiensi biaya operasi,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
