<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Startup Binaan SoftBank Rugi Besar dan Pecat Ratusan Karyawan</title><description>Startup robotika dan kecerdasan buatan terkoneksi cloud, CloudMinds tampaknya mengalami tantangan besar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/320/2159931/startup-binaan-softbank-rugi-besar-dan-pecat-ratusan-karyawan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/320/2159931/startup-binaan-softbank-rugi-besar-dan-pecat-ratusan-karyawan"/><item><title>   Startup Binaan SoftBank Rugi Besar dan Pecat Ratusan Karyawan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/320/2159931/startup-binaan-softbank-rugi-besar-dan-pecat-ratusan-karyawan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/29/320/2159931/startup-binaan-softbank-rugi-besar-dan-pecat-ratusan-karyawan</guid><pubDate>Rabu 29 Januari 2020 10:59 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/29/320/2159931/startup-binaan-softbank-rugi-besar-dan-pecat-ratusan-karyawan-aY1o2BgDhS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Startup (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/29/320/2159931/startup-binaan-softbank-rugi-besar-dan-pecat-ratusan-karyawan-aY1o2BgDhS.jpg</image><title>Startup (Foto: Shutterstock)</title></images><description> 
JAKARTA - Startup robotika dan kecerdasan buatan terkoneksi cloud, CloudMinds tampaknya mengalami tantangan besar. Startup yang disokong SoftBank ini melakukan PHK sekitar 175-225 orang total dari 700 pekerja CloudMinds di China. Namun, sebagian tenaga kerja yang kena PHK mendapatkan pesangon.

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (29/1/2020), CloudMinds memangkas tenaga kerja karena telah kehabisan banyak uang untuk mendaftar di pasar saham. CloudMinds dipimpin oleh mantan pemimpin riset China Mobile Bill Huang.
Baca Juga: Gagal Investasi di WeWork, Bos Softbank: Kami Ciptakan Monster
Para investor menanyakan tentang pandangan CEO Masayoshi Son terkait seberapa cepat teknologi dapat berjalan.

Pada 2019, CloudMind merencanakan untuk mendaftarkan diri di pasar saham Amerika Serikat (AS) dengan prediksi pertumbuhan yang cepat untuk robot cerdas yang terhubung dengan cloud. Namun saat roadshow, para investor bersikap dingin karena tidak terbiasa dengan perusahaan serta tidak yakin tentang model bisnisnya.
Baca Juga: Akui Salah Langkah, Bos SoftBank Ungkap Rugi USD6,5 Miliar dari Uber dan WeWork
Investor khawatir untuk berinvestasi di perusahaan yang didukung SoftBank ini. Saat ini, CloudMinds berharap dapat mencatatkan sahamnya di China, setelah upaya di bursa Hong Kong gagal.
CloudMinds memiliki kerugian hampir Rp1,3 triliun (USD100 juta dengan  kurs Rp13.644/USD) hingga Juni tahun lalu. Sementara kerugian pada 2018  tercatat Rp886 miliar (USD65 juta).

Imbas kejadian ini, CloudMinds juga menutup kantornya yang berada di  Silicon Valley dan dipindahkan ke kantor di Irvine, California.

Produk CloudMinds yang terdiri dari robot humanoid XR-1 dan Cloud  Pepper, versi tambahan dari robot Pepper yang disempurnakan cloud dari  divisi robotik SoftBank. Banyak produk yang tidak dikomersialkan secara  penuh, CloudMinds berjuang untuk menarik konsumen dengan Cloud Pepper.
</description><content:encoded> 
JAKARTA - Startup robotika dan kecerdasan buatan terkoneksi cloud, CloudMinds tampaknya mengalami tantangan besar. Startup yang disokong SoftBank ini melakukan PHK sekitar 175-225 orang total dari 700 pekerja CloudMinds di China. Namun, sebagian tenaga kerja yang kena PHK mendapatkan pesangon.

Melansir Reuters, Jakarta, Rabu (29/1/2020), CloudMinds memangkas tenaga kerja karena telah kehabisan banyak uang untuk mendaftar di pasar saham. CloudMinds dipimpin oleh mantan pemimpin riset China Mobile Bill Huang.
Baca Juga: Gagal Investasi di WeWork, Bos Softbank: Kami Ciptakan Monster
Para investor menanyakan tentang pandangan CEO Masayoshi Son terkait seberapa cepat teknologi dapat berjalan.

Pada 2019, CloudMind merencanakan untuk mendaftarkan diri di pasar saham Amerika Serikat (AS) dengan prediksi pertumbuhan yang cepat untuk robot cerdas yang terhubung dengan cloud. Namun saat roadshow, para investor bersikap dingin karena tidak terbiasa dengan perusahaan serta tidak yakin tentang model bisnisnya.
Baca Juga: Akui Salah Langkah, Bos SoftBank Ungkap Rugi USD6,5 Miliar dari Uber dan WeWork
Investor khawatir untuk berinvestasi di perusahaan yang didukung SoftBank ini. Saat ini, CloudMinds berharap dapat mencatatkan sahamnya di China, setelah upaya di bursa Hong Kong gagal.
CloudMinds memiliki kerugian hampir Rp1,3 triliun (USD100 juta dengan  kurs Rp13.644/USD) hingga Juni tahun lalu. Sementara kerugian pada 2018  tercatat Rp886 miliar (USD65 juta).

Imbas kejadian ini, CloudMinds juga menutup kantornya yang berada di  Silicon Valley dan dipindahkan ke kantor di Irvine, California.

Produk CloudMinds yang terdiri dari robot humanoid XR-1 dan Cloud  Pepper, versi tambahan dari robot Pepper yang disempurnakan cloud dari  divisi robotik SoftBank. Banyak produk yang tidak dikomersialkan secara  penuh, CloudMinds berjuang untuk menarik konsumen dengan Cloud Pepper.
</content:encoded></item></channel></rss>
