<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Minyak Dunia Anjlok 'Terkena' Virus Korona</title><description>Harga minyak dunia anjlok 2% pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161023/harga-minyak-dunia-anjlok-terkena-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161023/harga-minyak-dunia-anjlok-terkena-virus-korona"/><item><title>Harga Minyak Dunia Anjlok 'Terkena' Virus Korona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161023/harga-minyak-dunia-anjlok-terkena-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161023/harga-minyak-dunia-anjlok-terkena-virus-korona</guid><pubDate>Jum'at 31 Januari 2020 08:08 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/31/320/2161023/harga-minyak-dunia-anjlok-terkena-virus-korona-QRtgWbbusi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minyak (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/31/320/2161023/harga-minyak-dunia-anjlok-terkena-virus-korona-QRtgWbbusi.jpg</image><title>Minyak (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Harga minyak dunia anjlok 2% pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat karena kekhawatiran virus corona atau coronavirus yang terus menyebar berdampak pada ekonomi global. Harga minyak ini turun ke level terendah dalam tiga bulan terakhir.
Baca Juga: Virus Korona Sebabkan Harga Minyak Mentah Turun hingga 2,3%
Sementara itu, pelaku pasar juga mempertimbangkan pertemuan OPEC lebih cepat untuk membahas rencana pemangkasan produksi minyak.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (31/1/2020), harga minyak mentah Brent turun USD1,52 atau 2,5%, menjadi USD58,29 per barel. Sebelumnya, harga minyak sempat turun ke level terendah pada 8 Oktober 2019 sebesar USD57,7 per barel
Baca Juga: Harga Minyak Bervariasi Imbas Virus Korona hingga Rencana OPEC
Minyak mentah AS turun USD1,19 atau 2,2%, menjadi USD52,14 per barel, setelah mencapai sesi rendah di USD51,66 per barel sejak 10 Oktober.
Harga minyak turun ke posisi terendah tiga bulan karena investor  mencoba menilai kerusakan ekonomi yang mungkin ditimbulkan oleh virus  korona dan dampaknya terhadap permintaan minyak mentah dan  produk-produknya.

&quot;Influencer harga bearish utama tetap sebagai coronavirus yang  tampaknya memiliki banyak risiko tambahan penyebaran daripada setiap  saran terdekat penahanan,&quot; kata presiden Ritterbusch and Associates Jim  Ritterbusch.

&quot;Sampai tren kesehatan ini dibalik, tren turun tajam bulan ini pada minyak juga tidak mungkin dibalik,&quot;

Apalagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah  virus corona di China yang telah menewaskan 170 orang sebagai darurat  kesehatan global yang menjadi perhatian internasional.</description><content:encoded>NEW YORK - Harga minyak dunia anjlok 2% pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat karena kekhawatiran virus corona atau coronavirus yang terus menyebar berdampak pada ekonomi global. Harga minyak ini turun ke level terendah dalam tiga bulan terakhir.
Baca Juga: Virus Korona Sebabkan Harga Minyak Mentah Turun hingga 2,3%
Sementara itu, pelaku pasar juga mempertimbangkan pertemuan OPEC lebih cepat untuk membahas rencana pemangkasan produksi minyak.

Melansir Reuters, Jakarta, Jumat (31/1/2020), harga minyak mentah Brent turun USD1,52 atau 2,5%, menjadi USD58,29 per barel. Sebelumnya, harga minyak sempat turun ke level terendah pada 8 Oktober 2019 sebesar USD57,7 per barel
Baca Juga: Harga Minyak Bervariasi Imbas Virus Korona hingga Rencana OPEC
Minyak mentah AS turun USD1,19 atau 2,2%, menjadi USD52,14 per barel, setelah mencapai sesi rendah di USD51,66 per barel sejak 10 Oktober.
Harga minyak turun ke posisi terendah tiga bulan karena investor  mencoba menilai kerusakan ekonomi yang mungkin ditimbulkan oleh virus  korona dan dampaknya terhadap permintaan minyak mentah dan  produk-produknya.

&quot;Influencer harga bearish utama tetap sebagai coronavirus yang  tampaknya memiliki banyak risiko tambahan penyebaran daripada setiap  saran terdekat penahanan,&quot; kata presiden Ritterbusch and Associates Jim  Ritterbusch.

&quot;Sampai tren kesehatan ini dibalik, tren turun tajam bulan ini pada minyak juga tidak mungkin dibalik,&quot;

Apalagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah  virus corona di China yang telah menewaskan 170 orang sebagai darurat  kesehatan global yang menjadi perhatian internasional.</content:encoded></item></channel></rss>
