<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peserta Ujian SKD CPNS Jangan Percaya Calo, Itu Omong Kosong Besar   </title><description>SKD Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 akan terbebas dari calo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161076/peserta-ujian-skd-cpns-jangan-percaya-calo-itu-omong-kosong-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161076/peserta-ujian-skd-cpns-jangan-percaya-calo-itu-omong-kosong-besar"/><item><title>Peserta Ujian SKD CPNS Jangan Percaya Calo, Itu Omong Kosong Besar   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161076/peserta-ujian-skd-cpns-jangan-percaya-calo-itu-omong-kosong-besar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/01/31/320/2161076/peserta-ujian-skd-cpns-jangan-percaya-calo-itu-omong-kosong-besar</guid><pubDate>Jum'at 31 Januari 2020 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/01/31/320/2161076/peserta-ujian-skd-cpns-jangan-percaya-calo-itu-omong-kosong-besar-mff0Ojq9T6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ujian SKD CPNS 2019 (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/01/31/320/2161076/peserta-ujian-skd-cpns-jangan-percaya-calo-itu-omong-kosong-besar-mff0Ojq9T6.jpg</image><title>Ujian SKD CPNS 2019 (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)</title></images><description>
JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) memastikan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 akan terbebas dari calo. Sebab, seluruh sistem tes kini seluruhnya menggunakan sistem komputer atau yang biasa disebut Computer Assisted Test (CAT).
Baca Juga: Suami Istri Kompak Ikut SKD CPNS, Netizen: Jomblo Bisa Apa?
Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih mengatakan, seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini diyakini bisa menutup celah calo dan menyaring individu terbaik. Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak menggunakan cara-cara tidak sehat dengan menyewa calo ketika akan mengikuti SKD.

&amp;ldquo;Saya minta para peserta untuk selalu berhati-hati jika ada yang mengiming-imingi dan menjanjikan bisa meloloskan. Itu omong kosong besar,&amp;rdquo; ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Jumat (31/1/2020).
Baca Juga: Tes SKD CPNS, Fasilitas Komputer untuk Peserta Disabilitas Ditambah
Sri menambahkan, dengan sistem ini juga merupakan salah satu cara bagi pemerintah untuk menutup celah dari oknum-oknum yang menjanjikan bisa meloloskan peserta sebagai CPNS. Sebab, lewat sistem CAT ini, peserta dapat langsung melihat dan mengetahui hasil dari tiga substansi materi yang diujikan segera setelah ujian berakhir.

Bahkan, para pengantar di ruang tunggu dapat melihat langsung hasilnya segera setelah soal dijawab. Sebab, panitia menyiapkan layar khusus yang ada diluar ruangan yang mana hasilnya bisa dipantau oleh orang tua ataupun keluarga yang mendampinginya.

Dengan tak adanya celah bagi para calo, peserta dapat fokus untuk  menjalani tahapan seleksi untuk memperebutkan formasi yang telah  dilamar.

&quot;Melalui tahapan seleksi dengan sistem CAT ini, kami berharap bisa  menyaring lulusan-lulusan terbaik dari seluruh perguruan tinggi di  Indonesia,&quot; kata Sri.

Sebagai informasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai  Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 mulai dilaksanakan pada 27  Januari lalu dan akan berakhir di 28 Februari 2020 mendatang.

Ada 425 titik lokasi (Tilok) akan memfasilitasi pelaksanaan SKD CPNS  2019. Adapun rinciannya adalah 33 titik lokasi disiapkan oleh Badan  Kepegawaian Negara (BKN) baik itu di pusat maupun daerah, sedangkan 391  titik sisannya merupakan titik lokasi mandiri yang mana seluruh  pembiayaan dibiayai oleh instansi penyelenggara.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) memastikan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 akan terbebas dari calo. Sebab, seluruh sistem tes kini seluruhnya menggunakan sistem komputer atau yang biasa disebut Computer Assisted Test (CAT).
Baca Juga: Suami Istri Kompak Ikut SKD CPNS, Netizen: Jomblo Bisa Apa?
Kepala Biro SDM dan Umum Kementerian PANRB Sri Rejeki Nawangsasih mengatakan, seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) ini diyakini bisa menutup celah calo dan menyaring individu terbaik. Oleh karena itu, dirinya mengimbau kepada seluruh peserta untuk tidak menggunakan cara-cara tidak sehat dengan menyewa calo ketika akan mengikuti SKD.

&amp;ldquo;Saya minta para peserta untuk selalu berhati-hati jika ada yang mengiming-imingi dan menjanjikan bisa meloloskan. Itu omong kosong besar,&amp;rdquo; ujarnya mengutip dari keterangan tertulis, Jumat (31/1/2020).
Baca Juga: Tes SKD CPNS, Fasilitas Komputer untuk Peserta Disabilitas Ditambah
Sri menambahkan, dengan sistem ini juga merupakan salah satu cara bagi pemerintah untuk menutup celah dari oknum-oknum yang menjanjikan bisa meloloskan peserta sebagai CPNS. Sebab, lewat sistem CAT ini, peserta dapat langsung melihat dan mengetahui hasil dari tiga substansi materi yang diujikan segera setelah ujian berakhir.

Bahkan, para pengantar di ruang tunggu dapat melihat langsung hasilnya segera setelah soal dijawab. Sebab, panitia menyiapkan layar khusus yang ada diluar ruangan yang mana hasilnya bisa dipantau oleh orang tua ataupun keluarga yang mendampinginya.

Dengan tak adanya celah bagi para calo, peserta dapat fokus untuk  menjalani tahapan seleksi untuk memperebutkan formasi yang telah  dilamar.

&quot;Melalui tahapan seleksi dengan sistem CAT ini, kami berharap bisa  menyaring lulusan-lulusan terbaik dari seluruh perguruan tinggi di  Indonesia,&quot; kata Sri.

Sebagai informasi, seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai  Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 mulai dilaksanakan pada 27  Januari lalu dan akan berakhir di 28 Februari 2020 mendatang.

Ada 425 titik lokasi (Tilok) akan memfasilitasi pelaksanaan SKD CPNS  2019. Adapun rinciannya adalah 33 titik lokasi disiapkan oleh Badan  Kepegawaian Negara (BKN) baik itu di pusat maupun daerah, sedangkan 391  titik sisannya merupakan titik lokasi mandiri yang mana seluruh  pembiayaan dibiayai oleh instansi penyelenggara.

</content:encoded></item></channel></rss>
