<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri ESDM Siapkan Insentif untuk Program Gasifikasi Batu Bara</title><description>Pemerintah tengah membuka peluang untuk memberikan insentif pengurangan royalti batubara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162005/menteri-esdm-siapkan-insentif-untuk-program-gasifikasi-batu-bara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162005/menteri-esdm-siapkan-insentif-untuk-program-gasifikasi-batu-bara"/><item><title>Menteri ESDM Siapkan Insentif untuk Program Gasifikasi Batu Bara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162005/menteri-esdm-siapkan-insentif-untuk-program-gasifikasi-batu-bara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162005/menteri-esdm-siapkan-insentif-untuk-program-gasifikasi-batu-bara</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2020 09:41 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/02/320/2162005/menteri-esdm-siapkan-insentif-untuk-program-gasifikasi-batu-bara-wNJ3m40KBj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Batu Bara (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/02/320/2162005/menteri-esdm-siapkan-insentif-untuk-program-gasifikasi-batu-bara-wNJ3m40KBj.jpg</image><title>Batu Bara (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah tengah membuka peluang untuk memberikan insentif pengurangan royalti batu bara. Hal ini sebagai upaya mendorong Program gasifikasi batu bara atau coal to Dimethyl Ether (DME).
&amp;ldquo;Kami juga sedang menyiapkan insentif untuk program DME ini, baik kebijakan harga batu bara-nya maupun penyesuaian royalti batubara,&amp;rdquo; kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dilansir dari laman Setkab, Minggu (2/2/2020).
Baca Juga: Harga Acuan Batu bara Naik Tipis Jadi USD66,3 per Ton
Adapun, salah satu proyek gasifikasi batu bara saat ini tengah dikerjasamakan oleh Pertamina dan PT Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim &amp;amp; Air Products. Proyek ini dinilai sudah cukup ekonomis lantaran PTBA akan memasok batu bara dengan kalori rendah dengan harga terjangkau.
&amp;ldquo;Pada tahun 2023 proyek Coal to DME kerjasama Bukit Asam dan Pertamina diharapkan dapat memproduksi 1,4 Juta Ton DME yang dapat mensubtitusi LPG,&amp;rdquo; jelas Arifin.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/27/52778/266179_medium.jpg&quot; alt=&quot;ESDM Pastikan Tambah Kuota Produksi Batu Bara Jadi 585 Juta Ton pada Tahun 2018&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Nantinya, konsumsi batu bara yang dibutuhkan PTBA sebanyak 8 juta ton per tahun dengan GAR 4.000 kcal/kg untuk hasilkan 1,4 juta DME, 300 ribu Methanol dan 4,25 juta ton MEG. Salah satu dukungan yang dilakukan Pemerintah adalah dengan memberikan harga khusus bahan baku gasifikasi di kisaran USD20 &amp;ndash; 21 per ton.
&amp;ldquo;Sudah (ditetapkan) kalau bisa di bawah lagi. Kita dorong proyek yang memang memanfaatkan batu bara untuk hilirisasi,&amp;rdquo; ungkap Arifin.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah tengah membuka peluang untuk memberikan insentif pengurangan royalti batu bara. Hal ini sebagai upaya mendorong Program gasifikasi batu bara atau coal to Dimethyl Ether (DME).
&amp;ldquo;Kami juga sedang menyiapkan insentif untuk program DME ini, baik kebijakan harga batu bara-nya maupun penyesuaian royalti batubara,&amp;rdquo; kata Menteri ESDM Arifin Tasrif dilansir dari laman Setkab, Minggu (2/2/2020).
Baca Juga: Harga Acuan Batu bara Naik Tipis Jadi USD66,3 per Ton
Adapun, salah satu proyek gasifikasi batu bara saat ini tengah dikerjasamakan oleh Pertamina dan PT Bukit Asam (PTBA) Tanjung Enim &amp;amp; Air Products. Proyek ini dinilai sudah cukup ekonomis lantaran PTBA akan memasok batu bara dengan kalori rendah dengan harga terjangkau.
&amp;ldquo;Pada tahun 2023 proyek Coal to DME kerjasama Bukit Asam dan Pertamina diharapkan dapat memproduksi 1,4 Juta Ton DME yang dapat mensubtitusi LPG,&amp;rdquo; jelas Arifin.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2018/08/27/52778/266179_medium.jpg&quot; alt=&quot;ESDM Pastikan Tambah Kuota Produksi Batu Bara Jadi 585 Juta Ton pada Tahun 2018&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Nantinya, konsumsi batu bara yang dibutuhkan PTBA sebanyak 8 juta ton per tahun dengan GAR 4.000 kcal/kg untuk hasilkan 1,4 juta DME, 300 ribu Methanol dan 4,25 juta ton MEG. Salah satu dukungan yang dilakukan Pemerintah adalah dengan memberikan harga khusus bahan baku gasifikasi di kisaran USD20 &amp;ndash; 21 per ton.
&amp;ldquo;Sudah (ditetapkan) kalau bisa di bawah lagi. Kita dorong proyek yang memang memanfaatkan batu bara untuk hilirisasi,&amp;rdquo; ungkap Arifin.</content:encoded></item></channel></rss>
