<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jalan Pintas 12,76 Km di Bali, Denpasar ke Singaraja Cuma 2 jam</title><description>PUPR membangun jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 km.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162051/jalan-pintas-12-76-km-di-bali-denpasar-ke-singaraja-cuma-2-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162051/jalan-pintas-12-76-km-di-bali-denpasar-ke-singaraja-cuma-2-jam"/><item><title>Jalan Pintas 12,76 Km di Bali, Denpasar ke Singaraja Cuma 2 jam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162051/jalan-pintas-12-76-km-di-bali-denpasar-ke-singaraja-cuma-2-jam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/320/2162051/jalan-pintas-12-76-km-di-bali-denpasar-ke-singaraja-cuma-2-jam</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2020 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/02/320/2162051/jalan-pintas-12-76-km-di-bali-denpasar-ke-singaraja-cuma-2-jam-93xEDQYreT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja (Foto: dok. Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/02/320/2162051/jalan-pintas-12-76-km-di-bali-denpasar-ke-singaraja-cuma-2-jam-93xEDQYreT.jpg</image><title>Jalan Pintas Mengwitani-Singaraja (Foto: dok. Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum &amp;amp; Perumahan Rakyat, RI (PUPR) membangun jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 km.
Pengembangan jalan ini  memperpendek jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja dari 3 jam menjadi 2 jam. Selain itu, juga akan berdampak pada pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan.
Baca Juga: Tol Serpong-Cinere Seksi I Akan Beroperasi Awal Tahun Depan
&quot;Pembangunan ini dapat meningkatkan faktor keamanan pengendara karena rancangan jalan mengurangi jumlah kelokan. Dari 15 kelokan yang ada, dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan,&quot; tulis akun instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum &amp;amp; Perumahan Rakyat, RI (PUPR) @kemenpupr, Minggu (2/2/2020).
Kemiringan tanjakannya yang tadi 10 -15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat. Secara keseluruhan, akan dibangun jalan pintas di 10 lokasi.
Baca Juga: Menteri Basuki Telepon Kepala BPTJ Pertanyakan Tarif Tol yang Naik
Dalam penjelasannya, 10 titik jalan pintas yang memiliki panjang 12,76km ini meliputi 6 titik di wilayah Kabupaten Buleleng, dan 4 titik di wilayah Tabahan.
Dari 10 titik tersebut sudah ada 4 titik yang telah selesai di bangun yaitu jalan pintas 3 panjang jalan 480 meter, alokasi dana sebesar Rp12,1 miliar. Jalan pintas 4 panjang jalan 1.096 meter, dan dilengkapi dua jembatan sepanjang 198 meter dan 287 meter, alokasi dana jalan ini memakan uang sebesar Rp116,2 miliar.
Sedakan pembangunan di titik 5 dan 6 memiliki panjang jalan sepanjang 1.740 meter, panjang jembatan 210 alokasi anggaran telah memakan dana Rp140,6 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum &amp;amp; Perumahan Rakyat, RI (PUPR) membangun jalan pintas (shortcut) ruas Mengwitani-Singaraja dengan panjang sekitar 12,76 km.
Pengembangan jalan ini  memperpendek jarak tempuh dari Denpasar ke Singaraja dari 3 jam menjadi 2 jam. Selain itu, juga akan berdampak pada pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan.
Baca Juga: Tol Serpong-Cinere Seksi I Akan Beroperasi Awal Tahun Depan
&quot;Pembangunan ini dapat meningkatkan faktor keamanan pengendara karena rancangan jalan mengurangi jumlah kelokan. Dari 15 kelokan yang ada, dengan shortcut jadi hanya 5 kelokan,&quot; tulis akun instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum &amp;amp; Perumahan Rakyat, RI (PUPR) @kemenpupr, Minggu (2/2/2020).
Kemiringan tanjakannya yang tadi 10 -15 derajat sehingga kerap macet dan tidak nyaman, nantinya turun lebih landai tingkat kemiringannya menjadi 6 derajat. Secara keseluruhan, akan dibangun jalan pintas di 10 lokasi.
Baca Juga: Menteri Basuki Telepon Kepala BPTJ Pertanyakan Tarif Tol yang Naik
Dalam penjelasannya, 10 titik jalan pintas yang memiliki panjang 12,76km ini meliputi 6 titik di wilayah Kabupaten Buleleng, dan 4 titik di wilayah Tabahan.
Dari 10 titik tersebut sudah ada 4 titik yang telah selesai di bangun yaitu jalan pintas 3 panjang jalan 480 meter, alokasi dana sebesar Rp12,1 miliar. Jalan pintas 4 panjang jalan 1.096 meter, dan dilengkapi dua jembatan sepanjang 198 meter dan 287 meter, alokasi dana jalan ini memakan uang sebesar Rp116,2 miliar.
Sedakan pembangunan di titik 5 dan 6 memiliki panjang jalan sepanjang 1.740 meter, panjang jembatan 210 alokasi anggaran telah memakan dana Rp140,6 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
