<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kota Lama Semarang, Kawasan yang Dapat Gelar World Heritage City UNESCO</title><description>Kawasan Kota Lama yang terletak di Kota Semarang dikenal memiliki  bangunan bersejarah dengan bangunan arsitektur yang bergaya Eropa.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162058/kota-lama-semarang-kawasan-yang-dapat-gelar-world-heritage-city-unesco</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162058/kota-lama-semarang-kawasan-yang-dapat-gelar-world-heritage-city-unesco"/><item><title>Kota Lama Semarang, Kawasan yang Dapat Gelar World Heritage City UNESCO</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162058/kota-lama-semarang-kawasan-yang-dapat-gelar-world-heritage-city-unesco</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162058/kota-lama-semarang-kawasan-yang-dapat-gelar-world-heritage-city-unesco</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2020 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Hairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/02/470/2162058/kota-lama-semarang-kawasan-yang-dapat-gelar-world-heritage-city-unesco-fX4WCe8K4l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kota Lama Semarang (Foto: Instagram Kementerian PUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/02/470/2162058/kota-lama-semarang-kawasan-yang-dapat-gelar-world-heritage-city-unesco-fX4WCe8K4l.jpg</image><title>Kota Lama Semarang (Foto: Instagram Kementerian PUPR)</title></images><description>JAKARTA - Kawasan Kota Lama yang terletak di Kota Semarang dikenal memiliki bangunan bersejarah dengan bangunan arsitektur yang bergaya Eropa. Menurut sejarah, kawasan ini dulunya pernah menjadi pusat kegiatan perekonomian pada masa Hindia Belanda.
Sejak tahun 2016, Kota Lama Semarang telah masuk dalam daftar usulan untuk mendapatkan status World Heritage City UNESCO.
Baca Juga: 5 Kota Termahal di Asia, Hong Kong Jadi Juaranya!
&quot;Kawasan Kota Lama Semarang dikenal memiliki bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa. Dulunya, kawasan ini pernah menjadi pusat kegiatan perekonomian pada masa Hindia Belanda,&quot; tulis akun instagram resmi Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum &amp;amp; Perumahan Rakyat, RI (PUPR) @kemenpupr, Minggu (2/2/2020).
Penataan kawasan Kota Lama Semarang dilakukan agar kawasan lebih rapi, nyaman dan bisa menjadi tujuan wisata. Selama ini, wisatawan yang berkunjung ke Semarang lebih banyak berkunjung ke Candi Borobudur atau Pulau Karimunjawa.
Baca Juga: Daftar Kota Termahal bagi Ekspatriat
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Ciptakarya juga memberikan fasilitas tambahan di seputar kawasan Kota Lama Semarang seperti tempat duduk panjang, tempat sampah, juga lampu penerangan jalan utama, trotoar, tempat cuci tangan.
Penataan lainnya meliputi pekerjaan jalan, dan perbaikan drainase, halte hingga 2 kolam retensi Berok dan Bubakan yang akan dipompa dan dialirkan menuju Kali Semarang. Kawasan ini juga dilengkapi dengan street furniture agar kawasan ini bisa digunakan sebagai fasilitas pendukung sebagai tempat wisatawan berswafoto.</description><content:encoded>JAKARTA - Kawasan Kota Lama yang terletak di Kota Semarang dikenal memiliki bangunan bersejarah dengan bangunan arsitektur yang bergaya Eropa. Menurut sejarah, kawasan ini dulunya pernah menjadi pusat kegiatan perekonomian pada masa Hindia Belanda.
Sejak tahun 2016, Kota Lama Semarang telah masuk dalam daftar usulan untuk mendapatkan status World Heritage City UNESCO.
Baca Juga: 5 Kota Termahal di Asia, Hong Kong Jadi Juaranya!
&quot;Kawasan Kota Lama Semarang dikenal memiliki bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa. Dulunya, kawasan ini pernah menjadi pusat kegiatan perekonomian pada masa Hindia Belanda,&quot; tulis akun instagram resmi Kementerian Kementerian Pekerjaan Umum &amp;amp; Perumahan Rakyat, RI (PUPR) @kemenpupr, Minggu (2/2/2020).
Penataan kawasan Kota Lama Semarang dilakukan agar kawasan lebih rapi, nyaman dan bisa menjadi tujuan wisata. Selama ini, wisatawan yang berkunjung ke Semarang lebih banyak berkunjung ke Candi Borobudur atau Pulau Karimunjawa.
Baca Juga: Daftar Kota Termahal bagi Ekspatriat
Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Ciptakarya juga memberikan fasilitas tambahan di seputar kawasan Kota Lama Semarang seperti tempat duduk panjang, tempat sampah, juga lampu penerangan jalan utama, trotoar, tempat cuci tangan.
Penataan lainnya meliputi pekerjaan jalan, dan perbaikan drainase, halte hingga 2 kolam retensi Berok dan Bubakan yang akan dipompa dan dialirkan menuju Kali Semarang. Kawasan ini juga dilengkapi dengan street furniture agar kawasan ini bisa digunakan sebagai fasilitas pendukung sebagai tempat wisatawan berswafoto.</content:encoded></item></channel></rss>
