<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cermati 3 Hal Ini saat Tentukan Tema dan Interior Rumah</title><description>Saat membangun rumah, interior atau tema yang ada di dalamnya tidak bisa luput dari perhatian.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162185/cermati-3-hal-ini-saat-tentukan-tema-dan-interior-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162185/cermati-3-hal-ini-saat-tentukan-tema-dan-interior-rumah"/><item><title>Cermati 3 Hal Ini saat Tentukan Tema dan Interior Rumah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162185/cermati-3-hal-ini-saat-tentukan-tema-dan-interior-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/02/470/2162185/cermati-3-hal-ini-saat-tentukan-tema-dan-interior-rumah</guid><pubDate>Minggu 02 Februari 2020 19:36 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/02/470/2162185/cermati-3-hal-ini-saat-tentukan-tema-dan-interior-rumah-jOvOpyU824.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Interior Rumah (Foto: Okezone.com/Theatlas Building)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/02/470/2162185/cermati-3-hal-ini-saat-tentukan-tema-dan-interior-rumah-jOvOpyU824.jpg</image><title>Ilustrasi Interior Rumah (Foto: Okezone.com/Theatlas Building)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Saat membangun rumah, tentunya interior atau tema yang ada di dalamnya tidak luput dari perhatian. Penggunaan tema, khususnya pada perumahan mungil yang kian menjamur di tengah keterbatasan lahan menjadi perhatian kaum milenial yang membangun rumah.
Pasalnya, dengan pemilihan tema yang tepat, rumah yang lahannya terbatas akan memiliki kesan yang nyaman sehingga membuat penghuninya betah berlama-lama di dalam rumah.
Menurut buku &amp;lsquo;Gaya dan Tema Rumah Mungil&amp;rsquo; karya Imelda S. yang terbit tahun 2005, Minggu (2/2/2020), tema adalah konsep desain yang bisa berasal dari segala hal. Apa pun yang menarik perhatian kita dapat dijadikan tema.
Hal ini membuat pemilihan tema sangat luas, sesuatu yang kecil dan sepele pun dapat menjadi tema yang menawan. Misalnya tema warna, tema bunga, buah, binatang, rumpul, dan apa saja yang menarik perhatian kita.
Baca Juga: Cara Mudah Desain Rumah Mungil Terlihat Estetik
Tema yang diangkat bisa diterapkan dalam bentuk pemilihan warna, corak, motif, atau pernak-pernik yang mewakili tema yang dipilih.
Pada dasarnya, semua gaya dan tema interior dapat diterapkan pada rumah mungil sepanjang furnitur yang digunakan tidak besar dan terkesan berat. Tetapi gaya dan tema yang dipilih hendaknya juga disesuaikan dengan beberapa pertimbangan matang. Berikut ini 3 pertimbangan menentukan tema rumah di tengah keterbatasan lahan:
1. Selera Penghuni Rumah
Pemilihan gaya interior sebaiknya tidak hanya karena mengikuti tren, tetapi benar-benar disesuaikan dengan selera pribadi. Tren interior rumah tentu tidak seperti tren mode pakaian yang masih dapat diikuti dan diganti setiap harinya.
Cara yang cukup efektif ialah bertanya kepada diri sendiri dan anggota di rumah, gaya dan tema apa yang sekiranya sesuai untuk diterapkan.
Baca Juga: Tata Rumah Sesuai Fengshui Biar Makin Hoki2. Sifat Khas Penghuni Rumah
Sifat khas orang yang mendiami rumah akan mempengaruhi gaya dan tema interior yang dipilih.
Misalnya, penghuni rumah yang menyukai ketenangan mungkin cenderung  memilih tema warna biru sedangkan penghuni yang aktif dan menyukai  kehangatan lebih memilih tema-tema yang ceria. Sementara itu, keluarga  yang memegang teguh budaya daerah akan penuh dengan tema modern. Berbeda  dengan keluarga serba praktis, pasti lebih condong ke gaya modern.
Penerapan tema dan gaya ini akan sangat baik bila benar-benar terasa  pas bagi penghuni rumah. Jika tidak, penghuni rumah mungkin akan merasa  tidak betah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2013/03/27/9355/58273_medium.jpg&quot; alt=&quot;Desain Rumah Sehat untuk Kawasan Kumuh&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
3. Kebutuhan dan Kemampuan
Namun dalam menentukan tema dan interior rumah, kamu juga harus  mencermati biaya yang dimiliki. Kamu harus memperhitungkan anggaran yang  sekiranya dikeluarkan.
Anggaran ini juga harus memasukkan unsur jangka waktu pelaksanaan.  Jika biaya terbatas, sebaiknya hindari pemilihan gaya atau tema yang  menuntut detail dan penyelesaian rumit karena akan merogoh kocek yang  cukup tinggi.
Namun hal ini tidak berarti kita tidak mendapatkan hasil yang indah  dan menarik hanya karena keterbatasan dana. Kreativitas yang tinggi  pasti lebih dibutuhkan dalam menciptakan estetika interior rumah mungil  di lahan terbatas ini.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Saat membangun rumah, tentunya interior atau tema yang ada di dalamnya tidak luput dari perhatian. Penggunaan tema, khususnya pada perumahan mungil yang kian menjamur di tengah keterbatasan lahan menjadi perhatian kaum milenial yang membangun rumah.
Pasalnya, dengan pemilihan tema yang tepat, rumah yang lahannya terbatas akan memiliki kesan yang nyaman sehingga membuat penghuninya betah berlama-lama di dalam rumah.
Menurut buku &amp;lsquo;Gaya dan Tema Rumah Mungil&amp;rsquo; karya Imelda S. yang terbit tahun 2005, Minggu (2/2/2020), tema adalah konsep desain yang bisa berasal dari segala hal. Apa pun yang menarik perhatian kita dapat dijadikan tema.
Hal ini membuat pemilihan tema sangat luas, sesuatu yang kecil dan sepele pun dapat menjadi tema yang menawan. Misalnya tema warna, tema bunga, buah, binatang, rumpul, dan apa saja yang menarik perhatian kita.
Baca Juga: Cara Mudah Desain Rumah Mungil Terlihat Estetik
Tema yang diangkat bisa diterapkan dalam bentuk pemilihan warna, corak, motif, atau pernak-pernik yang mewakili tema yang dipilih.
Pada dasarnya, semua gaya dan tema interior dapat diterapkan pada rumah mungil sepanjang furnitur yang digunakan tidak besar dan terkesan berat. Tetapi gaya dan tema yang dipilih hendaknya juga disesuaikan dengan beberapa pertimbangan matang. Berikut ini 3 pertimbangan menentukan tema rumah di tengah keterbatasan lahan:
1. Selera Penghuni Rumah
Pemilihan gaya interior sebaiknya tidak hanya karena mengikuti tren, tetapi benar-benar disesuaikan dengan selera pribadi. Tren interior rumah tentu tidak seperti tren mode pakaian yang masih dapat diikuti dan diganti setiap harinya.
Cara yang cukup efektif ialah bertanya kepada diri sendiri dan anggota di rumah, gaya dan tema apa yang sekiranya sesuai untuk diterapkan.
Baca Juga: Tata Rumah Sesuai Fengshui Biar Makin Hoki2. Sifat Khas Penghuni Rumah
Sifat khas orang yang mendiami rumah akan mempengaruhi gaya dan tema interior yang dipilih.
Misalnya, penghuni rumah yang menyukai ketenangan mungkin cenderung  memilih tema warna biru sedangkan penghuni yang aktif dan menyukai  kehangatan lebih memilih tema-tema yang ceria. Sementara itu, keluarga  yang memegang teguh budaya daerah akan penuh dengan tema modern. Berbeda  dengan keluarga serba praktis, pasti lebih condong ke gaya modern.
Penerapan tema dan gaya ini akan sangat baik bila benar-benar terasa  pas bagi penghuni rumah. Jika tidak, penghuni rumah mungkin akan merasa  tidak betah.
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2013/03/27/9355/58273_medium.jpg&quot; alt=&quot;Desain Rumah Sehat untuk Kawasan Kumuh&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
3. Kebutuhan dan Kemampuan
Namun dalam menentukan tema dan interior rumah, kamu juga harus  mencermati biaya yang dimiliki. Kamu harus memperhitungkan anggaran yang  sekiranya dikeluarkan.
Anggaran ini juga harus memasukkan unsur jangka waktu pelaksanaan.  Jika biaya terbatas, sebaiknya hindari pemilihan gaya atau tema yang  menuntut detail dan penyelesaian rumit karena akan merogoh kocek yang  cukup tinggi.
Namun hal ini tidak berarti kita tidak mendapatkan hasil yang indah  dan menarik hanya karena keterbatasan dana. Kreativitas yang tinggi  pasti lebih dibutuhkan dalam menciptakan estetika interior rumah mungil  di lahan terbatas ini.</content:encoded></item></channel></rss>
