<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menaker: 38 TKI di China dalam Kondisi Sehat</title><description>Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan, saat ini terdapat 78.000 TKI di Taiwan dan 63.000 TKI di Hong Kong.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/03/320/2162785/menaker-38-tki-di-china-dalam-kondisi-sehat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/03/320/2162785/menaker-38-tki-di-china-dalam-kondisi-sehat"/><item><title>Menaker: 38 TKI di China dalam Kondisi Sehat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/03/320/2162785/menaker-38-tki-di-china-dalam-kondisi-sehat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/03/320/2162785/menaker-38-tki-di-china-dalam-kondisi-sehat</guid><pubDate>Senin 03 Februari 2020 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/03/320/2162785/menaker-38-tki-di-china-dalam-kondisi-sehat-xqqY1m8uv4.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/03/320/2162785/menaker-38-tki-di-china-dalam-kondisi-sehat-xqqY1m8uv4.JPG</image><title>Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan, saat ini terdapat 78.000 tenaga kerja Indonesia (TKI)  di Taiwan dan 63.000 TKI di Hong Kong. Sedangkan untuk di China sendiri terdapat 38 TKI.
Dia menyatakan, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan para TKI di ketiga negara tersebut. Di mana, hingga saat ini para TKI dipastikan masih dalam kondisi sehat dan tidak terpapar virus korona.
Baca Juga: Swedia Deportasi Tenaga Kerja Asing di Bidang Teknologi, Kenapa?
&quot;Di sana Alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat. Mudah-mudahan terus sehat tidak terpapar virus,&quot; ujar Ida ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (3/2/2020).
Dia mengatakan, pemerintah bakal melakukan pengiriman masker untuk kebutuhan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Hong Kong dan Taiwan. Para WNI tersebut membutuhkan masker sebagai antisipasi dari penyebaran virus korona yang berasal dari Wuhan, China.
&quot;Kebutuhan mereka (WNI) di sana sekarang ini adalah masker,&quot; ujar Ida.
Baca Juga: Wabah Virus Korona, Pekerja Indonesia di Luar Negeri Diimbau Tetap Tenang
Kendati demikian, dirinya tak merinci berapa jumlah masker yang akan dikirim pemerintah ke Hong Kong dan Taiwan. Dia hanya memastikan, proses pengiriman rencanannya dilakukan esok hari, Selasa (4/2/2020), dengan melibatkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Ida mengaku, saat ini masker memang menjadi salah satu komoditas yang mulai sulit ditemui di Indonesia, meski demikian pengiriman masker dari Indonesia untuk WNI di Hong Kong dan Taiwan akan tetap dilakukan. &quot;Mudah-mudahan besok bisa dikirim masker karena di sana juga sudah mulai kesulitan,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah menyatakan, saat ini terdapat 78.000 tenaga kerja Indonesia (TKI)  di Taiwan dan 63.000 TKI di Hong Kong. Sedangkan untuk di China sendiri terdapat 38 TKI.
Dia menyatakan, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan para TKI di ketiga negara tersebut. Di mana, hingga saat ini para TKI dipastikan masih dalam kondisi sehat dan tidak terpapar virus korona.
Baca Juga: Swedia Deportasi Tenaga Kerja Asing di Bidang Teknologi, Kenapa?
&quot;Di sana Alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat. Mudah-mudahan terus sehat tidak terpapar virus,&quot; ujar Ida ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (3/2/2020).
Dia mengatakan, pemerintah bakal melakukan pengiriman masker untuk kebutuhan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Hong Kong dan Taiwan. Para WNI tersebut membutuhkan masker sebagai antisipasi dari penyebaran virus korona yang berasal dari Wuhan, China.
&quot;Kebutuhan mereka (WNI) di sana sekarang ini adalah masker,&quot; ujar Ida.
Baca Juga: Wabah Virus Korona, Pekerja Indonesia di Luar Negeri Diimbau Tetap Tenang
Kendati demikian, dirinya tak merinci berapa jumlah masker yang akan dikirim pemerintah ke Hong Kong dan Taiwan. Dia hanya memastikan, proses pengiriman rencanannya dilakukan esok hari, Selasa (4/2/2020), dengan melibatkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Ida mengaku, saat ini masker memang menjadi salah satu komoditas yang mulai sulit ditemui di Indonesia, meski demikian pengiriman masker dari Indonesia untuk WNI di Hong Kong dan Taiwan akan tetap dilakukan. &quot;Mudah-mudahan besok bisa dikirim masker karena di sana juga sudah mulai kesulitan,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
